HATI-HATI SAAT MEMBACA, MUNGKIN DI BEBERAPA KALIMAT DI EPISODE INI CUKUP MENGURAS PIKIRAN DAN MUNGKIN AKAN MEMBUAT TIDAK NYAMAN BAGI BEBERAPA PEMBACA. AKU MOHON MAAF JIKA EPISODE INI TIDAK SESUAI DENGAN PERKIRAAN KALIAN. SO THANK YOU AND HAPPY READING 😘😘
.....................................
Sontak Jisoo pun langsung merinding sewaktu mendengar dua gaya baru yang disebutkan Taehyung. Ia bukanlah anak yang polos yang tidak mengetahui apa dua gaya baru itu. Sebelumnya Jisoo sempat membuka segelnya dan melakukan hubungan itu dengan mantan kekasihnya. Jadi, berkat pengalamannya, Jisoo tidak hanya mengetahui, tetapi juga mampu melakukan kedua gaya tersebut.
Namun, jika hanya untuk sekedar mengatakannya Jisoo tidak akan kuat. Selain dua gaya itu dulu adalah gaya favoritnya, Jisoo juga tidak akan kuat dengan sensasinya saat menggunakan gaya itu saat berhubungan badan.
Huufftt ...
"Ehm, gaya itu doggy style, woman on top, misionaris, spooning, standing, atau bahkan kamu nyuruh aku buat oral seks? maaf ya sebelumnya, semua gaya itu sudah pernah aku praktekkan dulu sama mantan pacarku. Kamu tahu kan gimana masa laluku dulu. Jadi saat berhubungan, mantan pacarku dulu sudah mengenalkanku dengan semua gaya itu. Jadi, gaya apa yang tadi kamu maksud?" Taehyung tentu saja terkejut mengetahui Jisoo tahu bahkan pernah mempraktekkan semua gaya-gaya itu.
Taehyung tau dengan masa lalu Jisoo seperti apa, tapi dengan Jisoo yang ternyata sudah mempraktekkan semua gaya itu tentu saja membuatnya terkejut. Dia tidak percaya jika Jisoo ternyata jauh lebih berpengalaman darinya. Pantas saja saat berhubungan kemarin Jisoo seperti sudah menguasainya. Jisoo terlihat lihai bahkan seringkali mengambil alih permainan.
"Kamu lumayan tau ya yang, ehm gaya yang ku tau sih cuma doggy style, sama woman on top, dan rencananya nanti aku mau ngajarin kamu dua gaya itu, tapi berhubung kamu sudah mengetahuinya bahkan jauh lebih mengetahui gaya-gaya lain dibanding aku, jadi sepertinya kamu deh yang harus mengajariku nanti," Jisoo yang saat itu menyimak ucapan Taehyung langsung saja menunduk malu selepas Taehyung mengatakan jika Jisoo jauh lebih lihai darinya.
Hhhh, Jisoo tidak kuat menerima pujian seperti itu. Pujian tentang berhubungan badan bukanlah sesuatu yang perlu dibanggakan. Namun, Jisoo juga cukup senang mengetahui Taehyung tidak merasa risih dengannya. Awalnya, Jisoo merasa khawatir bahwa Taehyung akan merasa risih dan tidak nyaman dengannya ketika mengetahui bahwa Jisoo lebih ahli dalam semua gaya dibandingkan dirinya.
Jisoo cukup takut, namun, selepas mengetahui Jika Taehyung ternyata tidak masalah dengan kelihaiannya dan pengalamannya dalam menggunakan gaya-gaya itu membuatnya merasa senang.
"Kamu nggak papa nih kalau aku sudah tau dan pernah mempraktekkan semua gaya itu? kamu nggak ngerasa risih atau gimana gitu setelah tau aku sudah pernah mempraktekkannya?" Jisoo masih cukup ragu, sampai akhirnya Taehyung meraih sebelah tangan Jisoo dan menggenggamnya dengan lembut.
"Fine-fine aja kok, nggak masalah kalau buat aku mah. Justru aku senang karena kamu sudah pernah mempraktekkan semua gaya itu dan nanti kamu bisa mengajarkannya padaku. Aku nggak ngerasa risih atau gimana-gimana sama kamu. Aku sekarang sudah mulai mencintaimu, jadi dengan perasaanku itu tidak akan mungkin aku untuk merasa risih atau nggak nyaman sama kamu. Yaudah sayang, kita login di hotel itu aja ya, mumpung deket nih dari posisi kita," setelahnya Taehyung membelokkan laju mobilnya memasuki kawasan sebuah hotel yang lumayan mewah saat itu.
Hotelnya mewah, namun, itu tidak ada apa-apanya dibanding beberapa hotel yang pernah Taehyung inapi sewaktu dirinya dan keluarganya berlibur di luar kota atau bahkan di luar negeri.
Lalu setibanya di dalam area hotel itu Taehyung pun segera melajukan mobilnya menuju ke parkiran dan memarkirkan mobilnya di sana.
"Lumayan rame ya yang login hari ini," heran Taehyung sewaktu melihat banyaknya kendaraan di parkiran saat itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta setelah Cinta
Fanfiction"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
