Episode 9. Akan segera menikah

336 24 0
                                        

Lalu semuanya pun sontak saja terkejut mengetahui Suzy ingin mendonorkan darahnya untuk Jisoo.

Mereka senang mendengar Suzy ingin mendonorkan darahnya untuk Jisoo tapi mereka takut jika kondisi Suzy tidak sedang baik-baik saja saat ini.

Mereka takut jika Suzy mendonorkan darahnya untuk Jisoo kondisinya nanti akan sedikit lebih buruk. Sekarang saja Dia terlihat lemas dan lesu, selain karena sedih melihat Jisoo seperti itu, sepertinya Suzy juga mulai sakit, wajahnya saja terlihat sedikit pucat dari biasanya.

"Sayang, kamu yakin mau donorin darah kamu untuk Jisoo?" tanya cemas Min ho sembari mengalihkan atensinya kearah Suzy dan menepuk pundaknya pelan.

Suzy tak menjawab, dia hanya mengangguk lemah sembari berjalan mengikuti dokter Mita ke ruang transfusi darah.

"Mas, mbak Suzy baik baik saja kan? jika kondisinya tidak baik-baik saja ntar takutnya setelah darahnya diambil mbak Suzy jadi lemah kondisinya. Takutnya jadi sakit dan kekurangan darah." Hye Kyo terlihat menatap cemas kearah Min ho sembari tangannya yang tetap menggenggam erat tangan Joong Ki yang saat itu tengah duduk di sebelahnya.

Min ho pun merenung sejenak kemudian mengangguk, "Dia tadi pagi baik baik saja, keadaannya sehat, dan tubuhnya juga keliatan bugar. Tapi setelah lihat kondisi Jisoo, kondisinya jadi seperti itu. Huufftt .. semoga dia baik baik saja ya, dan Jisoo juga segera pulih."

Beberapa saat kemudian ...

Saat ini Min ho dan semuanya sudah berada di ruang rawat Jisoo.

Ya, setelah Jisoo di kabarkan baik baik saja, ia pun segera di rujuk dan di pindahkan ke ruang rawat.

Ruangannya sih terlihat sedikit mewah dari biasanya. Ada AC, kamar mandi dalam, dan juga satu ruangan hanya terisi satu pasien saja, yaitu Jisoo sendiri.

Sebenarnya Min ho tak enak pada Joong Ki karena Joong Ki lah yang menyarankan Min ho untuk mengambil ruangan ini dan biaya rumah sakit serta semuanya akan dia yang membayarnya.

Sungguh .. baik betul calon besannya ini.

Eugghh ...

Semuanya pun sontak saja mengalihkan atensinya kearah Jisoo sewaktu mendengar Jisoo mengerang.

Dan benar, ternyata Jisoo perlahan lahan mulai membuka matanya dan mengedipkannya beberapa saat.

"Jisoo .. nak kamu sudah sadar?" Jisoo pun langsung mengalihkan atensinya kearah Min ho disaat mendengarnya bersuara.

Disana Jisoo melihat semuanya tersenyum bahagia melihat kondisinya yang sudah sadar, bahkan sesaat atensinya tak sengaja terarah pada Taehyung, ia pun melihat Taehyung juga tersenyum kearahnya.

Rasa rasanya begitu senang melihat mereka senyum seperti ini, bahkan Jisoo pun perlahan lahan juga turut tersenyum di saat merasakan elusan lembut di kepalanya.

Namun, sewaktu Jisoo tengah menikmati elusan di kepalanya tetiba saja ia mendengar suara pintu terbuka dari luar, dan juga suara langkah kaki yang semula jauh perlahan lahan mulai mendekat kearahnya.

Tap ...

Tap ...

Tap ...

Semakin dekat dan dekat sampai Jisoo dapat melihat siapa orang yang masuk ke ruangannya itu.

"Bunda ..."

Senyum itu, tangisan itu, dan wajah itu Jisoo begitu merindukannya. Ia sangat merasa bersalah atas tindakan bodohnya tadi yang mampu membuat bunda yang begitu di sayanginya bersedih seperti ini.

"Bunda, maafkan aku Bun, maafkan aku karena aku sudah membuat bunda bersedih seperti ini .." tangis Jisoo seketika pecah meski dengan suara tertahan.

Lalu Suzy yang saat itu sedang berdiri di depan ranjang rawat Jisoo perlahan lahan mulai mendekat kearahnya, menyentuh keningnya dan di kecupnya kening itu beberapa saat.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang