Episode 42. Darah Dibalas dengan Darah

144 5 0
                                        

"Ke mall? ngapain kamu ngajak kita ke mall? laper atau ingin beli sesuatu? kalau iya kan bisa pesen aja lewat hp kayak biasanya. Ini ngapain harus repot-repot ke mall segala? Mama lagi gak mood, Tae. Mama nggak mood ngapa-ngapain ini. Pengen pulang aja terus nenangin diri di kamar." sahut Hye Kyo.

Tawaran Taehyung untuk pergi ke mall mengejutkan Hye Kyo dan membuatnya bingung. Sejak dulu, Hye Kyo adalah penggemar berat mall. Dalam seminggu, dia bisa pergi ke mall hingga empat kali atau bahkan lebih.

Mall adalah tempat favorit Hye Kyo, tempat di mana dia bisa merasa tenang dan bahagia. Tapi hari ini, moodnya sedang tidak baik setelah pertemuan dengan beberapa wanita tadi. Hye Kyo, yang biasanya tak pernah menolak ajakan ke mall, kini tampak malas untuk pergi ke sana.

Hye Kyo merenung, mencoba mencari alasan yang baik untuk menolak ajakan Taehyung. Dia tahu, jika dia pergi, dia mungkin akan merasa lebih baik. Tapi sekarang, dia hanya ingin sendiri, merenung dan mencoba memahami perasaannya.

"Ma, udah yuk ikut aja. Kita sekalian refreshing Ma di sana, sekalian ini kan udah lumayan siang ya bahkan udah menjelang sore jadi mumpung kita belum makan lebih baik kita makan aja di sana. Lagi pula jarak dari butik mama ke mall Sridewi lumayan dekat kan. Jadi nggak papa ya Ma kita mampir sebentar ke sana." ajak Jisoo dengan penuh semangat.

Di sini Jisoo terus membujuk Hye Kyo. Ia mengatakan segala hal yang ia tahu untuk membujuk mertuanya itu. Lagipula, kondisi perutnya juga sudah lumayan lapar saat ini. Jadi mumpung sedang di luar Jisoo ingin sekali mampir ke sebuah kedai atau jika mereka sedang berada di mall ia ingin sekali mampir ke sebuah toko untuk makan di sana.

Rasa-rasanya sudah sejak lama sekali semenjak Jisoo pergi makan di luar seperti ini bersama Jennie, itu pun semasa SMA dan sesaat sebelum masalah dalam hidupnya terjadi.

Lalu Hye Kyo yang tak ada pilihan lain pun dengan terpaksa menganggukkan kepalanya. "Ya udah kita ke mall sekarang. Tapi jangan lama-lama ya, mama capek banget ini, pengen istirahat, lagi pula kalau seumpama Papamu pulang dari kantornya terus rumah dalam keadaan kosong bagaimana? Apa papamu nggak bakal bingung nyariin kita?"

Mendengar jawaban tersebut, Taehyung langsung menggelengkan kepalanya dan menepuk jidatnya dengan gemas. "Kan papa udah tahu kalau aku sama Jisoo mau keluar tadi pagi buat jemput bunda Suzy di rumah lamanya. Jadi papa nggak bakal nyariin kita. Tapi kalau mama bagaimana, emang mama belum izin sama papa kalau mama mau keluar?"

Taehyung terlihat tersenyum dan menaik-turunkan alisnya dengan geli. Melihat ekspresi bingung Hye Kyo, Taehyung semakin merasa lucu melihatnya.

"Ya udah yuk kita langsung ke mall aja, mumpung belum sore banget dan di jam-jam segini papa belum pulang juga dari kantornya. Jadi daripada capek ngobrol di sini mending kita langsung berangkat aja." setelahnya Taehyung terlihat menggandeng lengan Jisoo dan mengajaknya serta Hye Kyo  pergi meninggalkan butik itu.  Sebelumnya Hye Kyo sempat mengobrol sedikit banyak dengan bawahannya sebelum akhirnya dia menyetujui ajakan Taehyung untuk pergi ke mall.

............................

Di sepanjang perjalanan, mereka terlihat mengobrol asik sampai tanpa sadar perjalanan mereka telah tiba di parkiran besar di depan mall. Di sana Taehyung segera memarkirkan mobilnya di space kosong di tengah-tengah parkiran yang lumayan ramai dengan kendaraan.

Setelah memarkirkan mobil, Taehyung melepas sabuk pengamannya dan mengajak istri serta mamanya keluar dari mobil. Setibanya di luar mereka pun terlihat berjalan beriringan menuju ke pintu masuk mall, siap untuk menikmati waktu bersama dan mencari hidangan lezat untuk makan siang. Hye Kyo merasa senang bisa menghabiskan waktu bersama keluarganya, meski pada awalnya merasa enggan.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang