Sesaat Jisoo, Taehyung dan juga Joong Ki tengah asik dengan makanan mereka tetiba saja mereka tersentak sewaktu mendengar adanya suara dari Hye Kyo yang terdengar seperti berteriak marah. Dari nada bicaranya Hye Kyo terdengar seperti mengusir seseorang, tapi siapa, tentu mereka tidak tahu.
"Itu mamamu kok kayak lagi marah-marah gitu ya?" tanya Joong Ki sembari mengalihkan atensinya ke arah Jisoo dan Taehyung bergantian.
"Nggak tau pa, ada yang datang terus bikin mama marah kali. Yaudah, biar aku cek ke depan ya." Taehyung hendak bangkit dari duduknya ketika Jisoo tiba-tiba menahannya dengan lembut.
"Kamu makan aja ya, biar aku yang ngecek Mama di depan." setelah mengatakan itu Jisoo pun mulai bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ke depan tempat Hye Kyo berteriak-teriak.
"Ayolah tan, Saya cuma mau ngobrol sebentar sama Taehyung. Ada sebuah hal penting yang mau saya katakan sama dia. Please tan, sebentar aja." bujuk Tzuyu sembari tetap menahan pintu itu dengan kedua tangannya.
"Sekali nggak ya tetap nggak! udahlah Kamu menyerah saja, Saya tidak akan pernah membiarkan kamu bertemu dengan anak saya. Dulu kamu sudah menyakitinya jadi saya tidak akan pernah membiarkan anak saya bertemu ataupun mengobrol dengan perempuan jahat sepertimu." ucap marah Hye Kyo sembari terus mencoba menutup pintu itu yang semakin lama semakin susah untuk ditutup karena Tzuyu menahannya dengan kedua tangannya dan tenaganya yang ternyata jauh lebih kuat dari Hye Kyo.
Lalu sesampainya Jisoo di ruang tamu dia pun melihat mamanya tengah menutup pintu dengan susah payah. Dengan sekuat tenaga dan raut wajah yang penuh emosi Jisoo melihat mamanya alias Hye Kyo seperti tengah marah dengan seseorang. Di posisinya saat ini Jisoo tak melihat siapapun lagi selain mamanya.
Karena dia melihat pintu itu sudah hampir tertutup namun seperti ada yang menahannya dari luar. Lalu Jisoo pun beranjak mendekati Hye Kyo dan menepuk pundaknya dari belakang.
Sontak Hye Kyo pun terlonjak kaget dan langsung saja melepas tarikannya pada pintu.
"Jisoo, nak, kamu ngagetin aja sih, huufftt .. untung mama nggak ada penyakit jantung." ujar Hye Kyo sembari mengelus dadanya yang berdebar debar dan mengatur nafasnya yang terus saja memburu.
Lalu di saat yang bersamaan Tzuyu pun mulai membuka pintu itu karena tarikan Hye Kyo pada pintu itu sudah terlepas.
Di saat pintu terbuka, tatapan Jisoo langsung bertemu dengan tatapan Tzuyu. Di sana mereka hanya saling menatap dalam diam dan dengan sorot terkejut masing-masing.
"Ehm, mbak, Taehyungnya ada nggak Mbak? saya mau ngobrol sebentar dong sama dia." pinta Tzuyu pada Jisoo sembari mengatupkan kedua tangannya di depan dada dan menunjukkan ekspresi memelas di wajahnya.
Di sini Jisoo tak bereaksi apapun. Setelah ia mengingat siapa gadis di hadapannya ini, ia begitu malas bahkan enggan untuk menatapnya lagi. Jangankan untuk menatapnya, berada dekat dengannya pun Jisoo tak sudi.
Walaupun saat ini Jisoo belum sepenuhnya mencintai Taehyung, tetap saja Jisoo tidak rela untuk Taehyung berada dekat dengan mantannya ini. Selain karena cerita Taehyung yang mengatakan jika Tzuyu dulu pernah menyelingkuhinya pun, Jisoo juga sangat begitu risih dengan tatapannya itu.
Tatapan merendahkan dari Tzuyu langsung membuat Jisoo tak nyaman bahkan teringin marah padanya. Ia ingin langsung saja mengusir Tzuyu dari rumahnya, dan tak akan pernah mengizinkannya lagi untuk datang kemari.
Namun, karena Jisoo penasaran dengan apa yang akan Tzuyu katakan pada Taehyung pun membuatnya mengurungkan niatnya itu. Dengan sabar Jisoo pun mulai menyunggingkan senyum kepada Tzuyu, dan melipat kedua tangannya di depan dada.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta setelah Cinta
Fiksi Penggemar"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
