Episode 34. Jejak Kedewasaan Jisoo; Begitu mencerminkan sosok seorang Ibu

171 5 0
                                        

"Ehm tapi Bun, yang jadi pertanyaan aku sampai sekarang itu, bunda kan udah maaf ya berumur empat puluh tahun lebih, di usia bunda yang sudah segitu kok masih bisa hamil lagi ya? Ya tentu aja aku bersyukur sih, cuma kaget dan gak percaya aja. Kok bisa gitu loh." hingga kini Jisoo tetap tidak percaya dengan hal apa yang diketahuinya saat ini. Dia masih belum percaya jika sebentar lagi dia akan memiliki adik.

Karena usia Jisoo sekarang sudah lebih dari dua puluh tahun, jadi di usia yang sudah matang seperti itu pasti akan terasa aneh Jika ia memiliki seorang adik bayi. Pasti banyak orang yang akan menganggap adiknya itu sebagai anaknya. Karena jika adiknya lahir nanti dan kebetulan Jisoo tengah menggendongnya pasti adiknya itu akan lebih cocok memanggilnya Ibu daripada kakak.

Terlebih wajah, penampilan dan sikap Jisoo begitu mencerminkan sosok seorang ibu. Sejak dulu Jisoo terlihat begitu dewasa dari segi sikap maupun kepribadiannya. Jadi jika Jisoo menikah dan memiliki anak nanti pasti sikapnya akan jauh lebih dewasa dari sebelumnya.

"Ya bisalah, orang ayahmu hampir tiap saat nusukkin bunda terus kok. Ngajakin bunda perang sampe rasanya bunda mau pingsan, jadi kalau sekarang bunda hamil itu ya kamu jangan heran. Kelakuan ayahmu aja seperti itu." sahut Suzy tanpa malu sedikitpun. Dia mengatakan itu tanpa adanya sedikit keraguan di wajahnya. Tanpa adanya rasa sungkan atau tidak enak, Suzy mengatakannya tepat di depan semua orang. Di depan anak dan menantunya, juga di depan ibunya dan tentu saja di depan suaminya sendiri.

Tentu saja mendengar semua itu mereka yang paham pasti akan langsung terkejut dan tidak percaya dengan apa yang Suzy katakan. Mereka tidak percaya jika Suzy akan mengatakannya dengan semudah itu. Hal yang seharusnya dibicarakan secara pribadi antara suami dan istri, ini malah dikatakan langsung di depan semua orang.

"Sayang, ish!" marah Min Ho. Pria itu pun langsung saja menyikut lengan Suzy yang saat itu kebetulan tengah duduk di sebelahnya dan menatapnya begitu tajam.

Selepas mengatakan itu dan melihat kemarahan Min Ho, tentu seharusnya sebagai istri yang baik Suzy akan langsung meminta maaf padanya dan mengatakan jika dia keceplosan. Tapi melihat kemarahan Min Ho itu Suzy tampak tidak peduli. Dia hanya menoleh sekilas ke arah Min Ho dan menatapnya datar.

"Kenapa marah, kan bener apa yang aku ucapin itu. Kamu kan emang suka ngajakin aku perang sampai rasa-rasanya setelah aku perang sama kamu aku nggak bisa jalan lagi. Kedua kakiku serasa mau copot dan badanku juga berkeringat semua. Jadi setelah anak ini lahir, tolong kamu kurang-kurangin ya nafsumu itu. Umur kita sekarang sudah tidak muda lagi, jadi biarkan kita istirahat. Rasa-rasanya aku capek tahu melakukannya sama kamu hampir setiap saat. Jadi mumpung Jisoo sama Taehyung sudah menikah, biarkan mereka saja yang melanjutkan nafsumu itu. Biarkan mereka yang berperang sedangkan kita istirahat dan mengurus anak kita." ucap Suzy tanpa adanya rasa malu sedikitpun.

Di sini semuanya termasuk Jisoo masih begitu terkejut dengan apa yang dikatakan Suzy itu. Ia begitu paham dan mengerti dengan ucapannya, tapi merasa tidak percaya dengan ibunya yang mengatakannya semudah itu tanpa adanya rasa segan sedikitpun. jika seumpama dirinya pasti tidak akan mengatakan hal yang berbau pribadi di depan banyak orang seperti ini.

Karena seharusnya hal yang berbau pribadi seperti itu hanya dibahas antara suami dan istri. Itupun mereka bahas di tempat yang tertutup dan tidak ada seorangpun selain mereka. Jadi mengapa Suzy justru membahasnya di sini?

"Bunda, pembahasannya kayak gitu kalian bahas berdua di kamar aja lah. Jangan di sini. Emang kita keluarga tapi pembahasan pribadi seperti itu tidak baik dibahas di depan orang banyak seperti ini. Apalagi jika ada anak kecil di antara kita, pembahasan seperti itu tentu tidak baik untuk mereka. Jadi kumohon setelah ini Bunda jangan membahas itu lagi di depan orang banyak seperti ini ya. Cukup kalian berdua aja yang tahu." Ucapan Jisoo yang terdengar logis dan valid membuat semua orang mengangguk setuju. Mereka mengiyakan ucapan Jisoo karena ucapannya itu memang benar adanya. Namun, lain dengan Suzy, setelah mendengar ucapan dan nasehat Jisoo terhadapnya membuat Suzy memberenggut kesal seketika.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang