Sedari awal di dalam toilet sampai hampir berjalan waktu setengah jam lamanya, Suzy dan Jisoo tidak mengatakan apapun.
Mereka hanya saling diam sembari Suzy membantu Jisoo melepas dan mengganti pakaiannya.
Namun, sesaat Jisoo sudah selesai mengganti pakaiannya dan beranjak akan keluar tetiba saja tubuhnya terasa begitu lemas. Perlahan kepalanya terasa begitu pusing dan berat sekali. Dalam kondisi seperti itu Jisoo pun mulai terasa oleng, tubuhnya yang begitu lemas dan hampir saja ambruk ke lantai membuat Suzy reflek memegangi bahu Jisoo.
Tatapannya terlihat terkejut dan sangat begitu panik. Dengan sekuat tenaga Suzy pun mulai memegangi bahu Jisoo dan berjalan perlahan menuju ke pintu toilet.
Dengan perlahan dan tertatih tatih, Suzy pun akhirnya tiba juga di depan pintu toilet. Di sana ia pun dengan segera membuka pintu toilet itu dan membawa Jisoo keluar dari dalam toilet dengan sedikit sempoyongan.
Lalu sesaat sampai di luar, Suzy pun mendapati adanya Hye Kyo di sana, wanita itu tengah duduk di sofa sembari memainkan ponselnya.
Sontak Suzy pun beranjak memanggil Hye Kyo, dan meminta Hye Kyo untuk membantunya memapah Jisoo.
"Ini Jisoo kenapa mbak, kenapa dia bisa pingsan seperti ini?" tanya Hye Kyo sembari membantu Suzy memapah Jisoo dan membaringkan tubuh Jisoo di sofa tempatnya duduk tadi.
Selain karena mereka perempuan, mereka juga tidaklah kuat untuk mengangkat tubuh Jisoo dan membaringkannya lagi di atas ranjang.
Ini saja mereka terlihat sedikit kesusahan dalam memapah Jisoo menuju sofa.
Haaahh ...
Setelah selesai membaringkan Tubuh Jisoo di sofa, dan membenarkan posisinya tidur, Suzy serta Hye Kyo pun bergegas untuk duduk di space kosong di sebelah kepala Jisoo.
Mereka nampak begitu lelah. Keringat mereka sedikit bercucuran dan nafas mereka pun tidak henti hentinya memburu sedari tadi.
Tubuh Jisoo lumayan berisi dan karena hal itu lah mungkin mereka sedikit kesusahan dalam memapahnya tadi menuju ke sofa.
"Nggak tau Kyo, tadi dia itu di dalem diem aja. Waktu ku tanya ku ajak ngobrol Jisoo cuma jawab iya tidak Mulu. Ekspresinya kayak tertekan dan tubuhnya juga masih terlihat lemes. Ehm anak mu, suamiku sama suamimu mana, kok kamu cuma sendirian aja di sini?" tanya Suzy sembari mengalihkan atensinya kearah Hye Kyo dan menepuk pundaknya perlahan.
Lalu Hye Kyo yang mendengar nama Taehyung di sebut pun membuatnya sedikit tersentak. Sembari mengalihkan atensinya kearah Suzy, Hye Kyo pun juga nampak tersenyum kearahnya. Senyum yang indah, namun terkesan dipaksakan.
"Ehm lagi keluar mbak mereka. Mas Joong Ki sama mas Min ho lagi makan di kantin rumah sakit, sementara Taehyung ... ehm Taehyung lagi keluar mbak, gatau kemana keluarnya. Mungkin ke kantin juga kali." sahut Hye Kyo sembari tetap tersenyum namun sesaat menyebutkan Taehyung, entah kenapa ekspresi dan gelagat Hye Kyo terlihat begitu aneh.
"Oh gitu, ehm sekarang jam berapa sih Kyo? kok udah pada laper aja, udah sore ya?" tanya Suzy sembari merogoh ponselnya dari dalam saku celananya, membukanya kemudian menganggukkan kepalanya di saat mendapati jam ternyata sudah lebih dari pukul setengah lima sore.
"Cepet banget ya, perasaan tadi masih siang loh, masih sekitar jam dua belasan. Ini kok tiba-tiba udah jam lima aja." sahut Suzy sembari menggelengkan kepalanya dan tetap menatap kearah layar ponselnya.
Perlahan dia mulai menekan kunci pin, membuka WhatsApp di ponselnya kemudian mengecek pesan pesan yang masuk.
Di sana ada rentetan pesan dari berbagai grup, teman teman dan juga rekan kerjanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta setelah Cinta
Fanfiction"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
