Melihat wajah Taehyung yang tampak begitu serius, dan fokus pada ponselnya membuat Jisoo mengerutkan keningnya. "Sayang, di kantor ada masalah ya?" tanya Jisoo dengan nada yang penuh kekhawatiran.
Pertanyaan Jisoo berhasil menarik perhatian Taehyung. Dengan cepat, ia mematikan ponselnya dan menaruhnya kembali di dalam dashboard.
Lalu, dengan mengalihkan pandangannya kearah Jisoo dan menghela nafas berat, Taehyung menjawab, "Tidak ada, sayang. Tidak ada masalah di kantor. Semuanya baik-baik saja."
Namun, jawaban Taehyung yang tampak tidak jujur membuat Jisoo seketika mengerutkan keningnya. Telepon yang diterima Taehyung sebelumnya sudah cukup menjelaskan bahwa ada masalah di kantor. Jisoo tidak tahu persis apa masalahnya, tetapi dari percakapan itu, ia bisa menangkap bahwa perusahaan yang dipimpin Taehyung sedang menghadapi suatu masalah.
"Nggak usah bohong, aku tadi dengar semuanya. Perusahaan kamu mengalami masalah kan sekarang?" ucap Jisoo dengan lembut. "Kalau iya, nanti setelah membawa Ayah dan Bunda pulang, kamu antar aku pulang dulu. Setelah itu, kamu bisa langsung ke kantor. Atau, kalau nggak, nanti saat kamu ke kantor, aku ikut saja dan aku akan tunggu kamu di mobil. Yuk, kita jalan lagi, nanti kamu terlambat loh pergi ke kantornya." Meski suaranya lembut, ada sedikit nada memaksa dalam ucapannya.
Mendengar itu, Taehyung hanya bisa tersenyum dan mengangguk. "Ya udah, kita jalan sekarang ya," katanya, kemudian kembali menyalakan mesin mobil dan melaju dengan kecepatan sedang. Ia tahu, Jisoo selalu tahu apa yang terbaik untuknya.
............................................
Setelah selesai mengantarkan Suzy dan Min Ho pulang, kini perjalanan Taehyung dan Jisoo mulai mengarah ke arah kantor Taehyung. Di tengah perjalanan mereka terus membicarakan banyak hal sampai tanpa terasa perjalanan mereka telah tiba di depan kantor Taehyung.
Dari luar tampak biasa saja, tak ada satupun yang aneh ataupun terjadi keributan di dalamnya. Namun, setelah Taehyung dan Jisoo turun dari mobil dan berjalan memasuki kantor, dari posisi mereka berada sekarang samar-samar mereka mendengar sebuah teriakan keras dari seorang wanita. Suaranya terdengar jauh, namun cukup keras untuk didengar oleh mereka. Suaranya terdengar marah, seolah-olah ia sedang memarahi seseorang.
Lalu tanpa menunggu lama, Taehyung dan Jisoo berjalan mendekati sumber suara itu. Semakin dekat mereka, semakin keras suara itu terdengar, hingga akhirnya tibalah mereka di sana.
Setibanya di sana mereka pun begitu terkejut sewaktu melihat seorang wanita yang tampak familiar bagi Taehyung sedang memarahi karyawannya di ruang tunggu. Wanita itu tampaknya begitu larut dalam emosinya hingga tidak menyadari kedatangan Taehyung dan Jisoo. Ia terus saja memarahi karyawan tersebut yang tampak berusaha menenangkan situasi.
"Cepat panggil Taehyung kemari! Aku perlu bicara dengannya. Ada beberapa hal yang perlu aku sampaikan. Jadi, sebelum aku benar-benar marah, segera hubungi Taehyung dan minta dia untuk menemuiku sekarang juga!" ujar wanita itu dengan suara keras dan penuh penekanan. Suasana ruang tunggu semakin tegang dengan perintah wanita tersebut.
Ehemm!
Taehyung tampak terbatuk-batuk sebelum akhirnya melangkah mendekati wanita itu. "Ada urusan apa Anda mencari saya?" tanya Taehyung dengan nada yang dingin.
Mendengar suara Taehyung, wanita yang sejak tadi terus berteriak dan memaki-maki bawahan Taehyung itu segera menghentikan makiannya dan membalikkan badannya. Dia tampak terkejut melihat Taehyung sudah berada tepat di hadapannya. Apalagi tatapan Taehyung kali ini terlihat begitu dingin dan mengintimidasi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta setelah Cinta
Fanfiction"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
