Kini suasana ruangan rawat Jisoo terasa begitu tegang. Sedari tadi Hye Kyo dan juga Suzy sibuk mendandani Jisoo, serta mengganti pakaiannya dengan pakaian pengantin adat Jawa.
Sementara Min ho dan juga Joong Ki terlihat tengah duduk di kursi tunggu di depan ruangan sembari menyalakan rokok masing-masing.
"Bro, anak lu kemana, kok dari tadi gak keliatan dia?" tanya Min ho sembari menghembuskan asap rokok itu dari hidungnya dan menoleh sekilas kearah Joong Ki.
"Lagi di toilet dia, lagi ganti baju sekalian nyiapin diri, maklumlah namanya juga mau nikah ya pasti ada rasa groginya, mana dia Taehyung lagi, hahaha ... anak gue tuh orangnya pemalu dan gak PD an orangnya jadi ya pas denger kek gini pasti kaget banget lah. Kayak pas gue kasih tau perjodohannya waktu itu tuh, lu tau Taehyung langsung marah besar dan pergi gitu aja ke apartemennya ..
"Wuuihh .. kalo dah marah serem dia, bisa bisa semua orang habis kalo dah berurusan sama dia." ucap Joong Ki sembari menghembuskan asap rokok dari hidungnya, dan mendongakkan kepalanya menatap kearah langit langit ruangan.
Lalu di dalam ruang rawat Jisoo terlihat Jisoo telah selesai dengan dandanannya. Penampilan, dan wajahnya terlihat begitu sempurna. Jisoo sudah tak lagi pucat, dan wajahnya sangatlah terlihat menawan.
Hye Kyo dan Suzy memang sangat pandai merias Jisoo. Mereka mampu mengaplikasikan bedak, lipstik, dan segala macam periasan dengan tepat, sesuai dengan warna kulit Jisoo. Kini Jisoo terlihat sangat cantik dengan penampilan barunya, rambut yang diurai dan bibir yang diwarnai sesuai warna aslinya membuatnya tampak begitu sempurna.
"Nah selesai .. cantik banget ya mbak .. Jisoo, ternyata make up ku pas juga kalo di pakein di dia." ucap Hye Kyo sembari menaruh pensil alis yang di pegangnya di di dalam tasnya kembali di atas nakas.
"Iya mbak, anakku kan emang cantik orangnya. Mau dia pake atau gak pake make up pun mukanya tetep keliatan cantik. Tapi mbak Kyo, tadi parfum yang kamu pakein di Jisoo itu parfum apa? kok wanginya enak banget." tanya Suzy sembari mengalihkan atensinya kearah Hye Kyo.
Lalu Hye Kyo yang paham dengan pertanyaan Suzy pun langsung saja beranjak menuju nakas, kemudian membuka tas make up-nya dan mengambil sebotol parfum merk Dior dari dalam sana.
"Ini maksud mbak?" lalu Hye Kyo pun menyerahkan parfum itu pada Suzy dan Suzy pun juga beranjak menerima parfum itu kemudian mulai menyemprotkannya sedikit ke pergelangan tangannya.
Di sana Suzy pun mencium aroma begitu harum dan menenangkan dari parfum itu. Rasanya sangatlah harum seperti aroma bunga mawar dan juga buah buahan yang menyatu menjadi satu.
Bahkan di sana juga ada tercium aroma semerbak bunga lavender yang Aromanya begitu memikat hingga membuatnya ingin terus menciumnya.
"Harum banget mbak parfumnya. Beli di mana, kok bisa sih nemuin parfum sewangi ini." tanya Suzy sembari tetap menciumi pergelangan tangannya yang di semprot parfum Hye Kyo tadi, kemudian menutup matanya dan menikmati semilir angin dari aroma parfum itu yang mulai berhembus dan menghangatkan seisi jiwanya.
Hye Kyo pun tersenyum mendapati respon Suzy yang begitu suka dengan parfum miliknya itu.
Dia bahkan langsung menyerahkan parfum itu ke tangan Suzy dan menepuk pundaknya beberapa kali.
"Kalo mbak suka buat mbak aja deh parfumnya." sahut Hye Kyo sembari tersenyum.
Lalu Suzy yang kaget pun langsung saja membuka matanya dan mendapati botol parfum itu sudah berada di tangannya.
Rasa rasanya begitu kaget apalagi Hye Kyo juga sempat mengatakan untuk menyerahkan parfum itu pada Suzy lagi. Haduhh pasti membuat Suzy terkejut lah.
Parfum itu isinya masih sedikit full hanya berkurang sedikit saja, botol yang masih terlihat begitu bagus pun membuat Suzy menyangka jika parfum itu masihlah baru di beli.
Namun, jika Hye Kyo menyerahkan parfum itu pada Suzy apakah dia tidak merasa sayang?
Parfum itu merek Dior loh, dan ada sertifikat nya lagi. Haduhh harganya pasti seharga cincin satu gram ini, atau bahkan seharga tas branded yang taun lalu sempat Suzy lihat barangnya di layar televisi.
"Kamu apa nggak sayang Kyo? ini parfumnya masih full loh isinya, kamu ngasih ke aku apa kamu gak sayang, rasa rasanya masih baru kan ini?" tanya Suzy.
Lalu pembicaraan tentang parfum itu pun berlanjut sampai akhirnya Suzy menerima parfum pemberian Hye Kyo itu.
Sebelumnya Suzy memang terus menolak dengan berbagai alasan yang itu sangatlah masuk akal, tapi karena Hye Kyo yang keras kepala pun terus saja membujuk Suzy untuk menerima pemberiannya itu
"Mbak, ini parfumnya beli di mana sih emangnya, di luar negeri ya?" lagi Suzy sembari menyimpan parfum tadi di dalam tas selempang miliknya di atas nakas kemudian berjalan kembali kearah Hye Kyo yang saat itu sudah berpindah duduk di atas sofa di dekat pintu toilet.
"Ehm di par--" ucapan Hye Kyo pun sontak terputus di saat mendapati kemunculan Taehyung dari dalam toilet di sampingnya.
Penampilannya saat ini sangat begitu tampan, dan juga menawan. Dengan setelan jas hitam, celana hitam, kemeja putih serta sepatu pantofel yang juga hitam membuat penampilan Taehyung sangatlah berbeda dari biasanya. Dia terlihat sangat tampan, dan sorot matanya yang serius membuat Taehyung terlihat begitu keren dan juga berkelas.
Semua mata pun tak berkedip menatap kearah Taehyung. Mau itu Hye Kyo, Suzy bahkan Jisoo sekalipun terus menerus menatap kearahnya dan membuka mulutnya lebar-lebar.
"Kalian semua kenapa sih ngeliatin aku gitu banget, aneh ya penampilanku?" tanya Taehyung sembari berjalan menuju kearah Hye Kyo dan Suzy kemudian beranjak duduk di sampingnya.
Masih dengan sorot yang sama Hye Kyo dan Suzy pun langsung saja menggelengkan kepalanya bersamaan kemudian tersenyum kearah Taehyung.
"Ganteng banget Tae .. ganteng banget. Kamu udah begitu sempurna dengan penampilanmu saat ini." sahut Hye Kyo masih sembari tersenyum.
Beberapa saat kemudian ...
Setelah sebelumnya segala keperluan sudah siap, dan penghulu juga sudah tiba di ruangan Jisoo, tanpa menunggu lama pernikahan itu pun segera di langsungkan.
Suasana terasa begitu hening dan juga membuat deg degan kedua belah pihak. Sedari tadi wajah Taehyung begitu berkeringat dan tangannya juga mulai terlihat bergetar.
Sungguh, berada di posisinya sekarang membuat Taehyung begitu gugup. Dia tak berani menatap ke manapun karena kondisinya yang sudah sangatlah nervous.
Lalu sembari menjabat tangan Min ho dengan penuh keberanian Taehyung pun mulai memantapkan hatinya dan menganggukkan kepalanya untuk di langsungkannya ijab kabul itu.
Beberapa saat kemudian ...
Setelah pak penghulu selesai membacakan mereka Al Fatihah dan juga syahadat serta memberikan mereka beberapa pertanyaan kini urusan ijab kabul di serahkan kepada Min ho sepenuhnya.
Huufftt ...
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau saudara Kim Taehyung bin Song Joong Ki dengan anak saya yang bernama Kim Jisoo dengan maskawinnya berupa uang tunai dua puluh miliyar dibayar tunai." keringat Min ho pun terus saja bercucuran, tangannya yang bergetar serta mukanya yang juga mulai memerah membuat siapapun yang melihatnya menggelengkan kepala.
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Kim Jisoo binti Lee Min Ho dengan maskawinnya yang tersebut, tunai." sahut Taehyung begitu tegas, jelas dan tanpa keraguan sedikitpun.
Walau dari sorot matanya terlihat begitu grogi, namun ucapan Taehyung tadi terdengar begitu jelas dan juga tegas.
Seperti tidak ada keraguan dalam dirinya saat mengatakan itu semua.
"Bagaimana para saksi, sah?" pak penghulu pun mulai mengalihkan atensinya kearah Jong Ki dan yang lain kemudian tersenyum kearah mereka.
"SAH." ucap semuanya serentak tanpa sedikitpun keraguan.
Dan setelah kata SAH itu di ucapkan hubungan Taehyung dan Jisoo bukan lagi sebagai teman SMP melainkan sebagai suami istri. Kini mereka sudah sama sama terikat pada janji suci, dan menjadi satu keluarga.
Bersambung ...
KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta setelah Cinta
Fanfiction"Dasar wanita murahan, apa dengan menggoda suamiku seperti ini kau merasa hebat, hah?!" ucap Jisoo dengan suara yang penuh amarah. Jennie menoleh ke arah Jisoo dengan tatapan yang penuh keterkejutan. Ia tahu bahwa cepat atau lambat hal ini pasti ter...
