Episode 104. Rencana Honeymoon ke Paris

91 3 0
                                        

Lalu, setelah keduanya keluar dari kamar mandi tampak Taehyung membawa Jisoo menuju ke taman rumah sakit itu. Dalam setiap langkahnya, Taehyung tetap menggandeng tangan Jisoo dengan kelembutan yang tak tergantikan. Sementara Jisoo, tanpa mengucapkan sepatah kata pun, dengan penuh keyakinan mengikuti langkah Taehyung di belakangnya.

Sebenarnya ia tidak tahu apa maksud Taehyung membawanya ke taman rumah sakit, namun karena ia tahu ini adalah yang terbaik ia pun lebih memilih untuk diam dan mengikutinya.

Lalu sesampainya di taman yang indah itu, Taehyung dengan lembut membawa Jisoo untuk beristirahat di sebuah bangku yang terletak di tengah-tengah taman. Di sekeliling mereka, suasana taman dipenuhi dengan kehidupan dan keceriaan, orang-orang berlalu lalang dengan sibuknya, dan suara tawa serta senyuman melintas di udara.

Lalu, Taehyung yang menyadari bahwa tangan Jisoo memerah akibat genggaman orang sebelumnya, dengan cepat meraih tangan Jisoo dan mengusapnya dengan lembut. Ia memberikan sentuhan penuh kasih, seolah-olah dengan setiap usapannya, rasa nyeri akibat genggaman orang tersebut bisa sembuh. Meskipun pada kenyataannya, usapan itu tidak memiliki efek fisik yang nyata.

"Sayang, sebenarnya orang tadi siapa sih, kok bisa dia kasar kayak gitu sama kamu?" tanya Taehyung sembari menggenggam lembut tangan Jisoo dan mengalihkan perhatiannya ke arah Jisoo. Pandangan lembut dan perhatian serta kekhawatiran yang tulus tampak memancar dari mata Taehyung yang ia tunjukkan kepada Jisoo mengetahui ada orang asing yang berbuat kasar kepada istrinya.

Lalu, Jisoo yang mengetahui kekhawatiran di mata Taehyung langsung saja tersenyum. "Dia teman SMA ku dulu. Bisa dibilang dia tuh suka sama aku. Anaknya nakal banget, kayak ibaratnya preman sekolah lah ya. Dia terus ngejar-ngejar aku tapi setelah tahu aku hamil dia jadi berhenti ngejar-ngejar aku. Ehm, sayang, makasih ya udah nolongin aku tadi. Andai aja tadi kamu nggak datang, aku nggak tahu apa yang akan terjadi sama aku. Mungkin aja dia udah bawa aku pergi. Anaknya itu nekat banget sayang. Dia juga suka kasar. Tapi untungnya tadi ada kamu yang bisa nolongin aku. Makasih ya, tapi lain kali jangan kasar lagi sama orang."

Jisoo dengan lembut menyandarkan kepalanya di pundak Taehyung, merasakan kehangatan yang terpancar dari tubuhnya. Dalam momen intim itu, ia melingkarkan tangannya di sekitar lengan kekar Taehyung, merasakan kekuatan dan keamanan yang ia berikan. Dalam sekejap, Jisoo memutuskan untuk menutup matanya, membiarkan dirinya tenggelam dalam perasaan yang tak terlukiskan.

"Iya, sayang. Maaf ya tadi aku udah kasar sama dia, soalnya gimana ya aku emosi banget lihat dia kasar gitu sama kamu. Aku nggak mau lihat istri aku dikasarin sama orang. Ngomong-ngomong kamu kok bisa sampai sana sih, kan di kamar rawat bunda ada toiletnya, kamu tinggal gunain itu aja lah, ngapain sampai sini segala. Kan jadi ketemu sama orang tadi kan, untung aja tadi aku tiba-tiba ada feeling untuk aku harus ke toilet. Jadi bisa aku nolongin kamu dari dia. Oh iya sayang, bentar lagi kan aku harus sibuk ngantor ya, gimana kalau setelah kamu lahiran kita langsung pindah ke apartemen aku? nanti aku bakal cariin kamu art plus baby sitter biar dia bisa bantuin kamu bersih-bersih sama jagain anak kita ...,"

"Sebenarnya beberapa hari ini aku ada meeting penting sama klien dari luar kota terus juga pergi ngecek-ngecek kerjaan keluar daerah. Tapi karena aku masih harus jagain kamu, jadi aku serahin itu semua itu sama orang kepercayaan aku. Nggak papa kan kalau kita pindah tinggal di apartemen? nanti kalau seumpama kamu pengen tinggal sama bunda lagi nanti bakal aku turutin kok. Tapi itu kalau akhir pekan atau pas aku nggak sibuk. Gimana, sayang, kamu mau kan?" pinta Taehyung.

Sebenarnya sudah sejak lama Taehyung ingin mengajak Jisoo untuk pindah tinggal di apartemennya lagi. Selain Karena pekerjaannya banyak, Taehyung juga harus mengecek kerjaannya yang lain di luar kota dan mengurus pekerjaan keduanya. Ada banyak hal yang harus Taehyung kerjakan, namun karena tidak ingin meninggalkan Jisoo dalam kondisi hamil seperti ini, Taehyung pun dengan berat hati harus bolak-balik pergi ke kantor dengan jarak yang begitu jauh dan menyerahkan pekerjaannya yang membutuhkan keberadaannya di luar kota kepada orang bawahannya.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang