Episode 66. Rencana Menemui Jennie; Membangkitkan Keinginan dalam Dunia Kerja

137 4 0
                                        

"Iya sayang, kita pulang sekarang ya. Tapi, Kamu beneran nggak papa kan kalau aku beli ini, takutnya kalau kamu itu nggak suka sama barang ini terus nggak nyaman saat kita mau ngelakuin itu tapi minum ini dulu. Nggak papa kan sayang kalau aku beli ini?" Taehyung masih juga sedikit ragu dengan Jisoo yang mengatakan baik-baik saja saat dia membeli itu. Rasa-rasanya Jisoo seperti berat saat mengatakannya atau lebih tepatnya terpaksa.

"Iya sayang, nggak apa-apa kok, kamu boleh membeli itu, lagipula juga nggak ada salahnya kan kita mencoba itu. Yaudah sayang, kamu nggak usah pikirin itu lagi ya, kita langsung pulang sekarang. Soalnya ini udah siang banget, takutnya nanti ayah sama Bunda nyariin kita," sahut Jisoo mengingatkan Taehyung jika saat ini sudah begitu siang. Jisoo merasa takut jika kedua orang tuanya akan mencarinya karena mereka sudah pergi terlalu lama.

Taehyung yang mendengar ucapan Jisoo langsung saja menganggukkan kepalanya, "Ya udah sayang kita pulang sekarang ya, nanti kalau ditanyain ayah sama Bunda kenapa kita lama, kamu bilang aja kalau kita habis mampir di Alfamart setelah pulang dari makan bakso."

Dengan sigap, Taehyung dan Jisoo memasang sabuk pengaman di tubuh mereka. Kemudian, Taehyung menempatkan barang belanjaannya dengan hati-hati di bagian belakang mobil, dan menyalakan mesin mobilnya dengan suara yang menggelegar.

Mobil itu meluncur dengan lincah, menembus jalanan yang ramai dengan kecepatan yang mengagumkan. Taehyung memandang Jisoo dengan penuh kegembiraan, merasa senang dapat menghabiskan waktu bersama wanita yang dicintainya. Dalam hati, dia merasa bersyukur memiliki Jisoo sebagai pendamping hidupnya.

Sementara itu, Jisoo menikmati perjalanan mereka dengan senyuman di wajahnya. Dia merasa aman dan nyaman di samping Taehyung, seorang pria yang selalu berusaha melindungi dan memperhatikannya dengan baik.

Tak terasa, mobil itu semakin dekat dengan rumah mereka. Taehyung memperlambat laju mobilnya, memastikan keselamatan mereka di jalan raya yang semakin ramai.

..........................................


"Mas, ini kok mereka lama banget sih keluarnya, tadi ngomongnya cuma bentar, tapi ini udah hampir setengah jam loh mereka belum balik-balik. Sebenarnya mereka itu ke mana sih?! pergi ke mana mereka, kok sampai lama banget? apa jangan-jangan mereka bohongin aku ya, mereka pulang ke rumah Hye Kyo terus nggak balik lagi ke sini. Huh, awas aja ya, kalau sampai mereka datang ke sini aku nggak akan pernah maafin mereka, berani banget mereka bohongin aku!" Suzy tampak begitu marah selepas dia mengetahui jika Taehyung dan Jisoo sudah sangat begitu lama pergi meninggalkan rumah.

Dia dan Min Ho yang saat itu terus duduk di ruang tamu menunggu Taehyung dan Jisoo terasa begitu kesal selepas mengetahui mereka yang tak kunjung pulang. Sebenarnya Min Ho fine-fine aja mengetahui anak dan menantunya tak kunjung pulang mengingat mereka adalah pengantin baru, tapi itu berbeda dengan Suzy, wanita itu terlihat begitu kesal, bahkan kini mulai marah selepas mengetahui keduanya tak kunjung pulang ke rumah.

Entah itu karena hormon kehamilannya, atau mungkin karena kecemasannya yang semakin memuncak.

Min Ho merasa tak bisa berbuat banyak selain diam dan mencoba menenangkan Suzy yang semakin gelisah. Baginya, menghadapi Suzy dalam keadaan marah seperti ini terasa seperti menyeberangi medan perang yang penuh dengan ranjau.

"Tenang sayang, mereka kan baru banget menikah. Biarkan saja mereka menikmati waktu bersama. Mungkin mereka pergi jalan-jalan atau mencoba makanan baru. Kamu nggak perlu marah-marah seperti ini. Ingat dulu kita juga pernah jadi pengantin baru, kan? Jadi, santai saja ya." bukannya merasa tenang dengan semua saran Min Ho, Suzy justru terlihat semakin meradang dan matanya melotot tajam ke arah Min Ho yang saat itu langsung terpaku di tempatnya.

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang