Episode 124. Hari Anniversary Pernikahan Taehyung dan Jisoo

117 12 3
                                        

Kini sudah lebih dari beberapa Minggu semenjak Jisoo mendatangi Jennie ke kantor Taehyung dan memberinya peringatan.

Jisoo sudah cukup sabar menghadapi Jennie yang semakin lama semakin jauh darinya. Persahabatannya dengan Jennie kini semakin renggang dan putus.

Sejak hari itu Jennie tidak lagi pernah menghubunginya. Mengiriminya pesan atau spam chat seperti biasa. Jennie juga mengeluarkannya dari grup obrolan tanpa alasan yang jelas.

Perasaan kehilangan dan kebingungan melanda Jisoo. Dia mencoba mencari jawaban atas perubahan tiba-tiba ini. Apakah semua ini terjadi karena masalah minggu lalu, atau ada alasan lain di baliknya? meskipun ada banyak dugaan yang muncul di kepalanya, tidak ada satupun yang mampu melampaui perasaannya. Jisoo merasa seperti ada yang hilang dalam kehidupannya, seperti kepingan puzzle yang hilang dari gambar yang sempurna.

Kini, Jisoo dan Taehyung duduk di dalam mobil mewah mereka, tersenyum bahagia satu sama lain. Mereka berdua tidak sabar untuk merayakan momen istimewa ini bersama keluarga dan teman-teman terdekat mereka.

"Kamu terlihat sangat cantik malam ini, sayang," ucap Taehyung sambil menatap Jisoo dengan penuh cinta.

Jisoo tersenyum malu-malu, "Terima kasih, sayang. Kamu juga terlihat tampan seperti biasa."

Mereka berdua saling tersenyum dan saling mencintai satu sama lain. Meskipun telah satu tahun berlalu sejak pernikahan mereka, cinta mereka masih tetap berkobar dan semakin kuat.

Setelah beberapa saat perjalanan, mereka akhirnya tiba di hotel berbintang lima tempat acara mereka akan berlangsung. Mereka disambut dengan hangat oleh staf hotel dan segera diantar ke ruang pesta yang telah disiapkan dengan indah.

Pesta itu begitu meriah dengan dekorasi yang megah dan mewah. Teman-teman dan rekan bisnis Taehyung sudah berkumpul di sana, menunggu kedatangan pasangan itu.

"Selamat ulang tahun, Hyun Woo sayang!" ucap Jisoo sambil memeluk anak kecil mereka yang lucu dan menggemaskan.

Hyun Woo terlihat senang dengan perhatian yang diberikan oleh kedua orangtuanya. Dia tertawa riang dan membalas pelukan mereka dengan penuh kasih sayang.

Acara dimulai dengan sambutan dari Taehyung yang mengucapkan terima kasih kepada semua tamu yang hadir. Mereka semua menikmati makanan lezat dan minuman yang disajikan dengan indah.

Tiba-tiba, lampu di ruangan itu mati dan semua terdiam. Suasana menjadi hening sejenak sebelum seorang penyanyi terkenal muncul di panggung dan mulai menyanyikan lagu romantis yang membuat semua orang terpesona.

Jisoo dan Taehyung berdansa bersama di tengah ruangan, tersenyum bahagia satu sama lain. Mereka merasa begitu bersyukur telah menemukan cinta sejati dalam satu sama lain dan memiliki keluarga yang bahagia.

Malam itu dipenuhi dengan kebahagiaan dan kenangan yang tak terlupakan. Semua orang merayakan satu tahun pernikahan yang indah antara Taehyung dan Jisoo, serta ulang tahun pertama Hyun Woo dengan penuh cinta dan kebahagiaan. Semua orang merasa bahagia menyambut hari anniversary yang istimewa ini, mengingat Taehyung juga merupakan bos mereka yang sangat dihormati. Mereka merayakannya dengan riang gembira, saling memberikan ucapan dan hadiah dengan penuh kasih sayang.

Namun, itu tidak dengan Jennie. Sekretaris Taehyung, sekaligus mantan teman Jisoo itu tampak berdiri di area makanan dan tengah meminum sebuah minuman dengan muka kesal, marah dan tajam kearah Jisoo yang tengah berdansa dengan Taehyung. Ia merasa bahwa seharusnya dirinya yang berada di posisi Jisoo, bukan wanita itu. Jennie merasa bahwa Taehyung seharusnya menjadi miliknya, bukan milik Jisoo.

Namun, Jennie tahu bahwa perasaannya tidak akan pernah terwujud. Taehyung adalah bosnya dan Jisoo adalah istrinya. Jennie hanya bisa meratapi nasibnya yang tidak beruntung ini.

Sementara itu, di tengah keramaian pesta, Taehyung dan Jisoo terlihat begitu bahagia. Mereka terus berdansa dengan penuh cinta dan kebahagiaan, sementara Hyun Woo, anak mereka yang lucu dan menggemaskan, tertawa riang di pangkuan neneknya, Hye Kyo.

Jennie memutuskan untuk pergi ke luar sejenak untuk menenangkan dirinya. Ia merasa bahwa ia tidak bisa lagi menahan rasa cemburunya terhadap Jisoo.

..................................

Sementara di luar, Jennie duduk di teras hotel itu. Dia duduk merenung di sana, menatap langit yang mulai gelap. Angin sepoi-sepoi menyapu wajahnya, membuatnya semakin terhanyut dalam pikirannya.

Tiba-tiba, suara langkah kaki yang familiar menghentikan lamunannya. Jennie menoleh dan melihat Sooyoung, temannya yang toxic abis dan super ceroboh, tiba-tiba datang dan mengagetkannya.

"Joy, Lo tau gue di sini?" tanya Jennie dan Sooyoung alias Joy langsung duduk di samping Jennie dan membisikkan sesuatu padanya.

"Oke juga tuh. Boleh tapi nanti ya, sekarang lagi rame banget. Gue nggak enak." sahut Jennie beberapa saat setelah bisikkan Sooyoung.

"Siap, nanti Lo lakuin sesuai komando gue aja. Lo tau kan nanti puncak acaranya ngapain?" tanya Sooyoung.

"Iya tau. Udah sekarang Lo segera cabut. Nanti ada yang liat Lo bisa bahaya." balas Jennie dan Sooyoung yang mendengarnya segera pergi dari sana.

"Oke, berarti gue harus segera siap-siap. Acara intinya mau segera di mulai." pikir Jennie dalam hatinya. Tanpa menunggu lama, Jennie bangkit dari tempat duduknya dan melangkah kembali masuk ke dalam hotel.

.......................................

Kini acara inti dari perayaan ulang tahun pernikahan Taehyung dan Jisoo yang pertama, serta ulang tahun pertama putra mereka, Hyun Woo, akan segera dimulai. Ruangan penuh dengan kegembiraan dan antusiasme.

Taehyung dan Jisoo berdiri di tengah ruangan, dengan Hyun Woo yang duduk di stroller di samping Jisoo. Di depan mereka, terdapat meja besar yang dipenuhi dengan kue ulang tahun ukuran jumbo yang memukau. Kue tersebut dihiasi dengan berbagai hiasan indah dan menarik, serta puluhan lilin yang berkelap-kelip.

Saat itu Taehyung dan Jisoo akan segera meniup lilin, namun tiba-tiba lampu di ruangan itu mati dan menciptakan ketegangan di antara mereka semua yang ada di ruangan itu.

Dalam beberapa saat ruangan gelap gulita, sampai suatu ketika lampu menyala dan semuanya di landa keterkejutan sesaat mendapati Hyun Woo tiba-tiba tidak ada di dalam strollernya.

Deg!

Semua orang, termasuk Jisoo dan Taehyung, merasa terkejut dan panik. Mereka segera memalingkan wajah mereka ke segala arah, mencari-cari Hyun Woo, namun tidak berhasil menemukannya. Rasa cemas Jisoo semakin memuncak, khawatir dengan keberadaan putranya yang tiba-tiba menghilang.

"Hyun Woo! Hyun Woo! Di mana kau, sayang?" teriak Jisoo dengan nada panik, suaranya bergema di seluruh ruangan.

Taehyung segera mengambil langkah cepat ke arah Jisoo, mencoba menenangkan wanita itu. "Jangan panik, sayang. Kita pasti akan menemukannya. Coba kita cari di sekitar sini."

Mereka berdua mulai berlari-lari kecil, mencari-cari Hyun Woo di sekitar ballroom hotel. Namun, semakin lama mereka mencari, semakin putus asa mereka merasa. Hyun Woo benar-benar menghilang tanpa jejak.

Saat itulah, Jisoo merasa air mata mulai mengalir di pipinya. Dia merasa bersalah karena tidak bisa menjaga anaknya dengan baik. Taehyung merasa sedih melihat keadaan Jisoo, namun dia tidak bisa menunjukkan kelemahan di depan wanita itu.

"Tidak apa-apa, sayang. Kita pasti akan menemukannya. Kita harus tetap tenang dan fokus," ujar Taehyung dengan suara tenang.

Mereka berdua, dibantu semua orang yang ada di ruangan itu terus mencari-cari Hyun Woo, berharap bisa menemukan jejak keberadaan anak itu.

Bersambung ...

Cinta setelah CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang