Jaga Kepercayaan

405 41 2
                                        

Katrina sejak tadi terlihat gelisah, meski ia duduk diam namun rasa khawatir dan cemas menyerang dalam diamnya. Calon ibu itu bahkan menggigit kukunya mencoba tenang sama halnya dengan Natalie, Winter, Yerima dan yang lainnya menunggu kepastian apakah rencana penangkapan Ferdinand berhasil atau tidak. Cukup melegakan ternyata mereka berhasil menangkap Ferdinand dan membawa pulang anak - anak.
Jonas, Martin, Cakra dan Ruanth tiba lebih dulu.

"Mami!" teriak Zion yang berlari saat terlepas dari gendongan Martin

Yerima tak kuasa menahan tangis memeluk putranya yang sudah beberapa hari tidak ia lihat. Ada sedikit luka lebam ditubuh putranya

"Ini sakit?"

"Sedikit, ini kena tembok orang jahat itu dorong abang dia mau bawa Rui, abang jaga Rui" ucap bocah lelaki itu

Yerima mengusap pelan kepala sang anak lega dan bersyukur memeluk Zionatra dengan erat di satu sisi Ruisha sudah bersama Natalie

"Rui tidak apa - apa kan?" tanya Natalie lembut pada putri sambungnya

Ruisha hanya mengangguk, menghapus air mata Natalie yang jatuh turun tanpa henti. Namun bukannya berhenti tangisnya malah semakin kencang

"Rui sudah disini Nda, jangan menangis"

"Nda seneng liat Rui lagi, Nda takut gak bisa ketemu Rui lagi tau!" ucapnya disela tangis

Ruisha beranjak mendekati Natalie memeluk erat ibu sambungnya itu. Meski sedikit tidak nyaman karena Ruisha sedikit menindih perutnya namun ia menyambut pelukan Ruisha.

Hati Katrina cukup lega, melihat dua keponakannya kembali kepelukan orang tuanya. Ia mengalihkan pandangan pada Jonas yang duduk memandang Ferdinand dan juga Samantha dan Lyanna yang di pindahkan ke mobil lain.

"Jo—"

Katrina mengarahkan pandangannya saat Lyanna perlahan datang mendekat. Ketiganya nampak canggung sekarang.

"Emm—Katrina"

"Ya?"

"Berhubung masih ada kesempatan untuk kita bertemu, gue minta maaf sebesar-besarnya untuk semua kesalahan gue di masa lalu, gue udah rusak hubungan kalian dengan cara yang kotor"

"Katrina— lo memang lebih layak buat dapetin cinta dan kasih sayang tulus Jonas, gue nyesel pernah sepelekan perasaannya dulu tapi gue tenang sekarang setidaknya dia punya pasangan yang cintanya sama - sama besar"

"Percaya sama gue, Jonas akan memperlakukan lo lebih baik dari waktu dia sama gue pacaran dulu"

Katrina tidak bisa berkata apapun hanya tersenyum tipis menanggapi.

"Gue sama Jonas udah gak ada apa - apa lagi Katrina, lo gak perlu khawatir kisah gue dan dia udah jadi masa lalu, Jonas berhak dapat yang lebih baik dari gue dan itu lo Katrina"

"Gue gak akan usik kalian lagi setelah ini, gue gak mau jadi seorang yang jahat di mata anak gue nanti"

"Ahh soal anak itu—" ucap Katrina

"Anak itu bukan anaknya Jonas, Rin. Gue gak bisa sebut ayahnya siapa, tapi gue pastikan Adrian bukan anaknya Jonas"

"Gue mau menata hidup gue setelah ini, seperti yang lo bilang sebelumnya Jonas, gue harus jadi lebih baik gue terima semua konsekuensinya, kalau gitu gue pamit"

"Lyanna tunggu!"

"Anak kamu gimana kalau kamu jalani hukuman dan itu pasti akan lama" tanya Katrina

"Gue titip ke panti asuhan selama gue jalani hukuman nanti, yang penting keberadaannya aman"

Never GoodbyeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang