Natalie terlihat baru saja selesai memasukkan baju dalam koper. Natalie menghela nafasnya, lumayan banyak yang akan dibawa, meski hanya beberapa hari di Jogja namun terlihat seperti akan pindahan.
"Kebayang dek kalau kamu lahir, Nda sama Ayah mesti bawa koper tiga kayaknya" ucap Natalie mengusap usap perutnya
Ruanth masih berada di kantor dan Ruisha masih berada di sekolah. Sore ini mereka berencana untuk berangkat ke Jogjakarta menghadiri pernikahan Jaendra dan Wilana setidaknya juga membantu persiapan.
Setelahnya ia beralih pada laptopnya masih ada waktu sampai menunggu Ruanth pulang. Ia kembali fokus mengisi rapot anak - anak muridnya.
"Ruisha Natalie Satrya"
"Ayahnya Ruanth Juna Satrya ibunya Nata..Shasha Andriani Wijaya"
Sesuai dengan kurikulum, rapor untuk anak TK hanya berupa narasi, Natalie mulai mengisi penilaiannya terhadap Ruisha selama pembelajaran, senyum tercipta saat mengingat momen - momen Ruisha bersekolah.
"Kak Sha, lihat Ruisha pintar sekali, anak kak Sha tumbuh jadi anak yang mandiri, kak Sha pasti bangga iya kan? Kak Sha, akhirnya Nata benar - benar jadi bundanya dia"
Masih ingat kala Natalie jalan - jalan berdua dengan Shasha saat di Jogja? Shasha meminta Natalie menemaninya dan tentunya mengajak berbicara dari hati ke hati sebagai perempuan yang mencintai laki - laki yang sama.
Pada awalnya keduanya canggung tak ada satupun yang memulai pembicaraan saat itu. Namun keheningan itu terpecah saat Shasha berbicara untuk mengusir kecanggungan.
"Langitnya cantik"
"Iya" jawab Natalie
Memang sinar matahari yang akan mulai tenggelam itu nampak indah, kesukaan Ruanth.
"Kak Jun harusnya ikut dia pasti seneng" ucap Natalie
Shasha tersenyum, gadis di sampingnya ini memang lebih cocok disandingkan dengan Ruanth dibanding dirinya, wanita penyakitan yang hanya bisa merepotkan suaminya.
"Nat, kakak boleh tau kenapa kamu bisa suka Ruanth?"
"Kak, kamu cari penyakit kah?"
"Tinggal jawab apa susahnya?"
"Nata suka senyumnya kak Jun manis, dia itu pemarah tapi hatinya lembut, dan satu lagi dia mirip Renjun bias aku makanya gak dapet Renjun kopiannya pun engga apa - apa"
"Renjun?"
"Idol k-pop kak Sha coba deh liat mirip!"
Shasha mengetik sesuatu di handphonenya.
"Iya mirip"
"Tapi meskipun di balik kesabarannya yang setipis itu, dia memperlakukan perempuan dengan baik, dia enggak pernah kasar" ucap Natalie
"Kak Jun itu cinta pertama Nata, pertama kali ketemu di rumah pas Abang bawa dia main ke rumah, dia senyum manis sama Nata, kak Sha tau jantung Nata kayak dugdugdug berdetak lebih cepat, dan Nata selalu kebayang senyumnya kak Jun terus salah tingkah sendiri" ucap Natalie
Terlihat binar di wajah Natalie menceritakan hal itu.
"Terus?"
"Tapi Nata kecewa kak Jun ga seramah itu ternyata"
"Kenapa?"
"Salah Nata juga sih, dulu ngintilin dia terus hehe"
"Kalau kak Sha sendiri?"
