Ruanth terlihat gelisah. Shasha sedang diperiksa. Welinda melihat itu menenangkan putranya.
"Ru, jangan khawatir Shasha pasti baik - baik aja" Ucap Welin
"Ruanth, bisa jelaskan pada nenek?" Ucap Sofia.
Ruanth menghela nafasnya. Ia menceritakan semuanya.
"Pada intinya dokter cuma kasih dua pilihan, Shasha atau bayi kita yang hidup dan Shasha memilih bayi, dan resikonya seperti ini masuk dan keluar rumah sakit dan Shasha akan lebih sering drop jadi dia gak bisa terlalu capek" Ucap Ruanth
"Prediksi dokter, Shasha hanya bisa bertahan 5 atau 6 bulan kalaupun ada keajaiban dia bisa bertahan paling tidak satu tahun" Ucap Ruanth.
"Astaga, Shasha kenapa kamu gak bilang nenek atau ayahmu Ru, kami akan carikan dokter terbaik untuk Shasha" Ucap Sofia
"Percuma Nek hasilnya akan tetap sama, Shasha akan ngeyel mempertahankan bayinya ketimbang dirinya, dia sendiri yang memilih menyerah" Ucap Ruanth
"Nenek tahu bahkan dia memohon untuk Nata jadi istri kedua Ru agar nanti Nata bisa bantu rawat anak Ru kalau Sha udah gak ada" Ucap Ruanth lagi
"Ruanth merasa Shasha terjebak rasa bersalah karena dia harus menikah dengan Ru, padahal dia sama sekali tidak perlu melakukan itu" Ucap Ruanth
"Setelah dari Jogja kemarin dan bertemu Nata,Ruanth pikir akan menyakiti keduanya jika menuruti permintaan Shasha, jujur nek Ruanth masih sangat menyayangi Nata, Ruanth coba untuk mengesampingkan ego Ru, Ruanth juga sudah bilang sama Nata kalau Ruanth memilih Shasha kemarin dan Nata terima itu" Ucap Ruanth
"Ruanth.. Maaf ini karena nenek" Ucap Sofia
"Ini udah takdir Ruanth Nek, lagi pula dari awal Ruanth yang membiarkan untuk Nata meninggalkan Ru , Ruanth sendiri yang enggak bisa memperjuangkan Nata, dan kini ada Shasha di samping Ru dan Ru gak bisa gitu aja tinggalin Sha dalam keadaan begini" Ucap Ruanth
Sofia sungguh menyesal, seandainya keegoisan dan amarah tidak menyelimutinya cucunya mungkin sudah bersama gadis pujaannya itu.
"Ruanth, nenek juga ikut andil disini, Nenek yang memaksa Natalie mengakhiri hubungan kalian, nenek bahkan merendahkannya saat itu" Ucap Sofia
"Nek, Ruanth percaya jika memang Ru dan Nata berjodoh akan ada jalannya kita bisa bersama kalaupun engga Ru bisa jodohin anak Ru sama anaknya Nata" Ucap Ruanth tersenyum
"Udah Nek, prioritas Ru adalah kesehatan Shasha dan anak Ru dan juga kuliah Ru, Ru harus balik ke China" Ucap Ruanth
"Apakah harus kembali kesana Ru?" Ucap Welin
"Iya Bun, Ru harus beresin kuliah Ru disana dan lagipula dokter Shasha termasuk bagus dan masih sepupunya Shasha, Bunda gak perlu khawatir" Ucap Ruanth
"Ruanth berangkat setelah pernikahan bang Windu" Ucap Ruanth
...
Hari ini Kediaman Wirawan cukup ramai, Suho mengundang Yerima, Jonas dan Cakra untuk makan malam bersama keluarga Wirawan tak lupa Kuncoro dan Euginia yang harus menunda pernikahan mereka karena ayah Ugi sedang sakit.
"Ugi om Halim apakabar?" Ucap Airin
"Sudah membaik kak, tapi belum bisa balik masih tahap pemulihan pasca operasi" Ucap Euginia
Yerima sedari tadi menahan rasa mualnya dari jogja kemarin mengapa perutnya mendadak tidak enak terus.
"Yerima kamu kok pucet gitu sakit?" Ucap Suho
"Ahh, engga pah" Ucap Yerima namun sedetik kemudian tangannya menutupi mulutnya
"Sayang are you okay?" Ucap Martin
