Sesion III : Never Ending

521 95 109
                                        

Seseorang mengetuk Pintu Kamarnya membuat perhatian Yesung teralihkan kesana.

Suara berat Siwon terdengar lembut memanggil namanya tapi Yesung menghiraukannya.

Dia berbaring lalu mengubur dirinya kedalam selimut, berpura-pura tidur.

Ternyata Yesung lupa mengunci pintu dan Masuklah tiga bajingan yang ingin ia tendang pantat nya satu persatu kedalam kamarnya.

" Yesung-ah," Panggil Kyuhyun.

Yesung mengeluarkan kepalanya dari dalam selimut dan melihat ketiga teman-temannya tersebut berurutan " Kalian siapa?" Tanyanya.

" Aku tahu kau hanya sedang kesal karena aku mengatakan akan pergi ke Jerman. Tapi tidak perlu sampai seperti ini" Keluh Siwon.

" Kau siapa?"

" Yesung-ah" Panggil Kyuhyun sekali lagi.

" Aku tidak kenal kalian semua, sebaiknya kalian pergi dari kamarku" Yesung melempari ketiga temannya dengan bantal.

" Kami teman-temanmu" Jelas Hae ketika bantal mengenai wajahnya " Bagaimana bisa kau melupakan kami?"

" Teman apa? Teman-temanku tidak setinggi kalian semua. Jangan berbohong padaku" Yesung menangis seperti anak kecil.

Kyuhyun mendekat untuk memeluknya erat-erat, dia berbisik " Ada apa?? Kenapa harus seperti ini?"

" Aku tidak kenal kalian, kalian bukan teman-temanku"

Siwon dan Hae ikut mendekat dan juga memeluk teman mereka.

Tangis Yesung menjadi semakin keras terdengar membuat ketiga temannya ikut berurai air mata.

Mereka tahu Yesung sedang berbohong pada semua orang. Mereka tahu jika Yesung sedang lelah menghadapi kehidupan.

Siwon sudah sejak lama tahu jika Yesung mengalami depresi karena penyakitnya. Sungjoon selalu berusaha membuat Yesung merasa jika dia baik-baik saja tapi sebenarnya tidak semuanya benar.

Sungjoon mengatakan pada Siwon jika dia terlalu jujur tentang keadaan Yesung, yang ada Yesung akan semakin stres memikirkan dirinya sendiri.

Obat-obatan yang selama ini Sungjoon berikan bukan hanya sekedar Vitamin, tapi juga obat agar Yesung bisa bertahan dari rasa sakit dan depresinya.

" Pergi kalian semua" Rengek Yesung. Dia kemudian mendorong semua temannya menjauh setelah itu meraih tempat sampah untuk mencari pisau yang tadi ia buang " Kalau kalian tidak pergi aku akan" Yesung mengarahkan pisau ke kerongkongan nya " Ini yang kalian mau kan? Iya kan?" Katanya mengancam.

" Baiklah, baiklah! Kami akan pergi" Kata Kyuhyun menyerah " Berikan dulu pisau itu padaku"

Yesung menggelengkan kepalanya.

Tiba-tiba Kyuhyun berlutut, dia mengatakan " Aku bersedia memberikan hidupku, tapi kumohon jangan sakiti dirimu"

Kyuhyun dan Yesung sudah bersama sejak kecil, bagi Kyuhyun Yesung adalah hidup nya begitupun dengan Yesung.

" Yesung-ee, apa kau lupa tentang janji kita dulu. Hidup dan mati bersama? Aku sudah berjanji pada ibumu Untuk selalu menjagamu dan aku sudah gagal. Maafkan aku"

Yesung menggigit bibirnya yang bergetar. Mana mungkin dia melupakan janji itu.

" Kyuhyun-ah," gumamnya pelan. Dia kemudian menjatuhkan pisaunya dan ikut berlutut bersama Kyuhyun " Apa yang kau lakukan?"

Siwon langsung mengambil pisau itu lalu menyimpannya kedalam tas nya.

Merasa sudah aman, Kyuhyun berdiri dan Yesung mengikutinya.

Semua Sayang YesungCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang