Sesion III : Pergi Dari Rumah Bag 2

935 126 46
                                        

Yesung berhenti di tempat pengisian Bensin dan beristirahat karena pantat nya sudah sangat pegal melakukan perjalanan selama hampir empat Jam.

Saat dia mengecek Ponselnya Ratusan Panggilan dan pesan masuk beruntun membuatnya pusing dan memutuskan untuk tak membacanya sama sekali.

Nama Semua Hyungnya tertera lengkap, termasuk Kangin yang saat ini sedang berada di perbatasan. Pasti Hyungnya yang lain mengabari Kangin Juga tentang kepergiannya.

Bahkan Nama Siwon, Kyu dan Hae ada dalam deretan Ratusan pesan yang masuk membuat nya mendengus kecil.

Sudah seperti ini baru semua orang mencarinya, menyebalkan.

Yesung duduk disebuah Bangku taman, dia duduk dan minum sambil melihat-lihat. Sepertinya dia sudah cukup Jauh dari Ibu Kota dan perjalanan ke desa masih sekitar dua belas jam lagi. Tapi, Yesung tidak akan putus asa karena tujuan utama nya adalah menjemput Nenek Jung Kembali pulang bersama nya.

Saat Yesung berniat memakan Roti yang tadi ia beli saat mengisi bensin. Seorang anak kecil tiba-tiba duduk disebelah nya. Anak kecil yang memakai pakaian agak lusuh. Jika dilihat seperti anak gelandangan yang juga sedang beristirahat.

Yesung mulai akan menyuapkan roti kedalam mulutnya, tapi anak kecil itu terus menerus melihat kearah Roti milik Yesung sambil memegangi perutnya yang berbunyi keras.

" Kau mau?" Tanya Yesung.

Anak kecil itu mengangguk sembari membasahi bibirnya yang terasa kering dengan lidahnya.

" Ambillah, sepertinya kau lebih lapar dariku" Kata Yesung menyerahkan roti miliknya pada anak kecil tadi.

" Terimakasih, Hyung"

" Ya, sama-sama"

Anak kecil itu makan terburu-buru seperti takut ada yang akan mengambil makanan nya jika ia terlalu lama menghabiskannya.

" Pelan-pelan, nanti tersedak" Kata Yesung " Ini, minumlah"

Mulut anak kecil yang penuh dengan roti itu sempat berhenti mengunyah ketika Yesung menyerahkan sebotol air mineral padanya.

" Ambillah, tidak apa-apa"

Anak kecil itu mengangguk dan menerima sebotol minuman itu dengan tersenyum tipis, dia lalu mengatakan " Aku tidak pernah melihat Hyung disini. Hyung Juga bawa tas besar. Apa Hyung akan pulang kampung?"

" Hah?"

" Ya, pulang kampung. Sebentar lagi kan hari Natal"

" Ehm, tidak. Aku ingin ke desa, menjemput Nenek ku pulang. Siapa namamu?"

" Aku Jeno, Hyung. Ehm, sebaiknya Hyung jangan lama-lama duduk disini. Apalagi Hyung membawa tas besar dan bukan asli orang sini"

Alis Yesung naik begitu tinggi mendengar nasihat Jeno " Memangnya kenapa?" Tanya Yesung.

" Disini banyak preman, Hyung. Sebaiknya Hyung cepat pergi dari sini"

" Benarkah?"

Jeno mengangguk setelah ia menghabiskan Roti pemberian Yesung tadi " Mereka itu selalu mengawasi kami para anak gelandangan. Aku takut mereka merampokmu jika Hyung terlalu lama duduk disini"

Sepertinya tidak ada salahnya jika Yesung mengikuti saran Jeno. Sebaiknya dia segera pergi dari tempat ini.

" Bocah sialan!! Siapa yang menyuruhmu untuk menasehati orang lain seperti itu. Biarkan saja pemuda manis ini duduk dan beristirahat disini. Kenapa kau begitu repot menyuruhnya untuk segera pergi, hah?"

Semua Sayang YesungCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang