Entah bagaimana Ceritanya Changmin sekarang selalu menempeli Yesung seperti kotoran. Kemana Saja yesung pergi dengan teman-temannya, tidak perduli dia akan mendepat tendangan dari Kyuhyun atau pukulan dari Siwon, asal bersama Yesung, Changmin akan melupakan segalanya.
Bahkan Yesung berfikir, mungkin Changmin memang sudah gila. Apalagi setelah insiden pernyataan Cinta Waktu itu, bukannya menjauh Changmin malah akan selalu datang apabila jika Yesung hanya meliriknya saja.
Pagi ini Changmin membelikan sekotak Coklat karena dia tau kalau Yesung sangat menyukai makanan manis tersebut.
Dengan langkah riang dia memasuki gerbang sekolah dan saat melihat Yesung juga baru tiba bersama teman-temannya diapun bergegas menghampiri ketiga orang itu " Yesung-ee" Panggilnya lembut.
Merasa namanya dipanggil Yesung menoleh kebelakang dan memutar bola matanya begitu tahu siapa yang memanggilnya barusan.
" Ini, aku belikan untukmu" Changmin menyerahkan sekotak coklat pada Yesung dengan senyum cerah, secerah mentari pagi ini.
Yesung lalu mengintip sedikit isi kotak yang dibawakan Changmin untuknya dan sedetik kemudian matanya bersinar cerah " Coklat" Pekiknya girang.
Melihat Reaksi Yesung yang berlebihan, hati Changmin seperti disirami seribu bunga.
Yesung lalu merangkul lengan Changmin dan mengucapkan Terimakasih dengan sangat bahagia " Bagaimana kau bisa tahu aku sangat mencintai Coklat" Yesung mengajak Changmin berjalan bersama meninggalkan Kyuhyun dan Siwon yang terperangah.
" Sebenarnya aku hanya menebak saja, karena orang manis sepertimu pasti sukanya makanan yang manis-manis juga"
Yesung merasa tersipu hingga wajahnya memerah dan dengan sangat sopan dia memukul lengan Changmin sambil berkata " Jangan menggodaku"
Changmin tertawa kecil setelahnya dia memejamkan mata saat Yesung sedikit berjinjit. Jantungnya berdebar-debar tidak karuan. Apakah Yesung akan menghadiahinya sebuah ciuman? Ah, senangnya.
" Changmin-ah"
" Iya sayang"
" Changmin-ah, "
" Ehm? "
" CHANGMIN-AH?? " Yesung berteriak ditelinga Changmin membuat Changmin sedikit melompat dari tempatnya berdiri.
Lalu dia melihat Kotak ditangannya yang ternyata sama sekali belum ia berikan pada Yesung. Berarti yang tadi itu? Sialan!
" Kenapa kau memanggilku? " Tanya Yesung dengan nada galaknya seperti biasa.
" I-ini, ini aku belikan kau ini" Changmin memberikan kotaknya pada Yesung dan Yesung menerimanya dengan enggan.
" Kau, tidak berniat mengerjaiku kan" Ucap Yesung curiga.
Changmin menggelengkan kepalanya.
" Baiklah, " Yesung mengangkat bahu sambil berlalu meninggalkan Changmin begitu saja. Bahkan dia memutuskan untuk merangkul lengan Siwon membuat changmin hanya bisa menggigit bibirnya yang sedikit bergetar.
" Aku tidak tahu kepalanya terbentur dimana" Yesung berbisik pada Siwon dan siwon hanya tersenyum menanggapinya.
Perjalanan masih panjang. Changmin menyemangati dirinya sendiri lalu dia mengembalikan senyumnya dan berjalan dengan percaya diri menyusul Yesung masuk kedalam kelas.
Yesung duduk dan teringat pada kotak yang diberikan oleh Changmin tadi. Dengan was-was dia membuka sedikit celah kotak itu dan mengintipnya takut Changmin menaruh sesuatu yang berbahaya didalam kotak itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Sayang Yesung
FanfictionIntinya ini cerita keluarga. Yesung baru saja di tinggalkan oleh Ayahnya yang meninggal dunia karena sakit keras. Setelah ayahnya meninggal, dia harus di usir dari rumahnya karena ayahnya meninggalkan banyak hutang. Ayahnya berpesan agar Yesung menc...
