Sesion III : Pergi Ke Pesta

837 123 97
                                        

Sepertinya Yesung dan Ten sudah kehilangan harga diri mereka karena Fobia mereka terhadap, hantu.

Yesung bahkan tidak mau turun dari punggung Sehun dan karena Sehun sudah menganggap Yesung sebagai Saudaranya, dia hanya diam saja sambil menghela nafas panjang.

Sedangkan Ten yang meski ketakutan, sebagai Tim penyerang dia tidak mau harga dirinya semakin hancur. Hanya berusaha bersikap tenang meskipun sejak tadi matanya liar mencari keberadaan hantu itu disetiap sudut ruangan.

" Turunlah, " Kata Sehun sedikit berbisik.

" Jika hantu itu masih disini bagaimana?? " Balas Yesung.

" Jika dia masih ada disini, Henry yang akan kupukul"

" Kenapa Henry?? "

" Karena hanya dia saja yang bisa melihatnya "

Yesung mengangguk setuju " Cukup masuk akal. Bajingan itu terus saja menakutiku"

" Sekarang turunlah"

" Tidak mau! Aku suka disini, punggungmu sangat lebar dan nyaman"

" Cih! Bilang saja kalau kau memang mau kugendong."

Bukannya turun, Yesung malah mengeratkan pelukannya di leher Sehun sambil tersenyum kecil.

" Baiklah, aku rasa kita juga butuh bantuan Sehun untuk melakukan penyelidikan. Besok bisa kita mulai " Henry melihat Sehun dan Yesung bersamaan.

" Penyelidikan apa?? " Tanya Sehun bingung " Sepertinya belum ada kasus yang diberikan senior pada kita"

" Kasus yang sangat penting dan kita harus segera menyelesaikannya agar hantu wanita itu benar-benar pergi dari sini"

" Apa kami boleh ikut?? " Sahut Ten.

Johny melirik Ten dengan ekor matanya, dia mendengus dan mengatakan " Mendengar kata hantu saja kakimu sudah gemetar, mau ikut-ikutan menyelidiki kasus yang seperti itu??"

" Setidaknya jika kasus itu cepat selesai, masalah hantu juga akan selesai"

" Terserah kau saja!! " Desis Johny sedikit kesal.

" Lima orang sudah cukup untuk menyelidiki kasus ini." Henry mengangkat kedua bahunya dengan acuh " Kita bagi tugas dan aku rasa kita semua harus menyamar." Henry mengeluarkan Laptop dari dalam tas nya " Lelaki itu sedang menginap di sebuah hotel dan aku sudah memanipulasi sistem di hotel itu. Aku dan Sehun akan menyamar sebagai Pelayan hotel. Kalian berdua sebagai bagian keamanan"

" Lalu aku?? " Yesung bertanya dengan nada curiga " Jangan katakan kalau"

" Kau seharusnya sudah bisa menebak peran apa yang akan kau terima" Kata henry, senyum liciknya membuat Yesung kesal dan ingin sekali mencakar wajahnya dengan brutal " Terserah mau jadi Yesi, atau Yesa"

Mendengar nama Yesa disebut, wajah Ten sedikit memerah.

" Bajingan ini! Apa aku tidak bisa jadi laki-laki saja??? Aku juga bisa jadi pelayan kan?? "

Henry menggelengkan kepalanya " Aku butuh seorang wanita untuk melakukan pendekatan dengan lelaki itu "

" Kita bisa mengajak Amber!! "

" Amber ada pekerjaan lain dan mau tidak mau, kau harus mau" Henry lagi-lagi tersenyum licik.

" Maksudmu, Yesung-sshi akan menyamar menjadi wanita untuk menggoda tunanganku? "

" Supaya kau juga tahu kalau tunanganmu itu itu adalah bajingan dan predator yang kejam"

Semua mata tertuju pada Henry yang berbicara sendirian.

Semua Sayang YesungCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang