Season IV :

119 14 3
                                        

Sejak tadi, Yesung terus saja melihat ke arah Kibum yang nampak Begitu sibuk dengan ponselnya. Tatapan matanya nampak aneh, dengan mata yang sayu dan bibir yang sedikit terbuka.

Sesekali dia menggigit bibir bawahnya seperti menahan sesuatu. Dengan telunjuknya, Yesung meraba lengan Kibum membuat Kibum meliriknya dengan tatapan dingin yang cukup mengerikan.

Semakin lama, gerakan tangan Yesung semakin intens, semakin membuat geli dan merinding. Kibum menangkap tangan Yesung yang tidak juga berhenti, kemudian menariknya hingga menciptakan jarak yang cukup dekat diantara mereka berdua.

" Bagaimana, hyung? " Ucap Yesung dengan senyum menggoda " Apa aku sudah cukup mahir dengan peranku kali ini? "

" Terlalu mendalami peran" Sahut Kibum " Yang kau hadapi kali ini juga bukan orang biasa"

Yesung mengangguk " Mafia! Tapi secara terang-terangan mengakui jika dia tidak menyukai lawan jenis. Bukankah ini sedikit creepy? "

" Ingat, tugasmu hanya menyelidiki. Tidak untuk menjadi sok jagoan"

Yesung nampak berfikir, dia bertanya " Kenapa mereka bisa kebal hukum, hyung? "

" Ada pejabat tinggi yang menyokong mereka. Dalam beberapa tahun, ada beberapa laporan artis-artis pendatang baru yang hilang tanpa kabar. Entah mereka sengaja di sembunyikan, atau bahkan dilenyapkan, sampai sekarang belum ada yang bisa memecahkan kasus ini"

" Mengerikan sekali "

" Mereka berkedok sebagai Agency pencari bakat. Mungkin, yang patuh akan tetap aman, tapi kita tidak tahu apa yang terjadi pada yang lain"

" Pantas saja aku dijadikan Idol"

" Kau, ingat lelaki yang waktu itu kita temui di di club malam? Yang kau buat mati ketakutan"

Yesung mencoba mengingatnya " Yang menyukaimu waktu itu? "

Kibum mengangguk " Dia adalah adik salah satu dari mereka. Kau bisa lihat sendiri jika orientasi seksualnya juga menyimpang"

" Tapi, hyung. Kemarin dikampusku ada mahasiswa baru dan, wajahnya mirip sekali dengan lelaki itu, Cantik. Namanya Jeonghan. "

" Jeonghan? "

" Sangat mirip!! Hampir tidak ada bedanya sama sekali. Hanya saja, jeonghan mengatakan dia tidak pernah pergi ke Club malam"

" Bisa saja itu dia yang sedang menyamar. Kau tetap harus Berhati-hati "

" Baiklah, hyung "

" Hyung lapar" Kibum meletakkan ponselnya kedalam saku celana. " Ryeowook tidak pulang hari ini. Heechul hyung juga pergi dengan Jun, jadi mau tidak mau kita harus keluar mencari makan. "

" Ini sudah tengah malam, hyung. Tidak baik makan di jam-jam begini. "

Sambil menggaruk dagunya, Kibum nampak berfikir " Tapi aku belum makan sejak siang tadi"

Yesung menepuk kening sambil menggeleng kan kepalanya " Kenapa tidak bilang dari tadi? Baiklah, kita cari makan diluar sekarang. Semoga saja masih ada yang menjual makanan"

Keduanya kemudian memutuskan untuk pergi keluar. Jam dinding menunjukkan pukul 02.00. Ini hampir pagi tapi mereka malah mencari makanan.

Kebetulan ini adalah Weekend dan Kibum juga mengambil cuti tahunannya selama beberapa hari. Tidak masalah besok ada yang tidak bisa bangun pagi.

Karena yang masih buka adalah tempat-tempat hiburan malam. Terpaksa mereka berdua masuk ke sebuah Club malam untuk mencari makanan.

" Untung saja aku pakai Jaket kulit, jadi penampilanku cukup tidak memalukan saat masuk kesini" Ujar Yesung yang nampak menikmati musik yang berisik sambil menyeruput jus jeruk miliknya " Ternyata, menjadi dewasa tidak seburuk itu"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 09 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Semua Sayang YesungCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang