Heechul hampir membakar seisi rumah jika saja dia sedang tidak berfikir jernih. Apalagi saat ini dirumah mereka ada beberapa anak kecil, jadi dia harus lebih bisa mengontrol emosinya.
Tapi, dia benar-benar mengutuk Ryeowook yang sudah dengan sangat berani menghabiskan wine mahal yang sengaja dia simpan dan dia sayang-sayang. Wine itu adalah hadiah dari seorang pengacara yang merupakan sahabat baiknya, Wine yang didatangkan langsung dari China saat sahabatnya itu datang mengunjungi dirinya.
Heechul berjanji akan membuat perhitungan dengan adiknya tersebut tapi tidak sekarang. Lihat saja nanti, siapa yang sudah berani menyentuh sesuatu yang dia sayang-sayang harus menerima resikonya.
Setelah Heechul berteriak memaki dan suaranya tak terdengar lagi, Yesung membuka telinganya yang ditutup oleh Kibum lalu ia melihat kearah hyungnya tersebut dan bertanya " Hyung F*ck itu artinya apa? "
Kibum berkedip dan tidak langsung menjawab karena dia sedang berfikir jawaban apa yang harus ia berikan untuk Yesung yang masih dibawah umur. Lalu dia menoleh kesamping dimana ada Kangin dan Ryeowook yang seolah buang badan untuk tidak ikut memberikan pilihan jawaban yang tepat.
" Hyung, " Yesung menarik pelan ujung kemeja Kibum membuat lelaki itu kembali menatapnya dan tersenyum kecil.
" Itu seperti kata-kata aku menyayangimu, kira-kira seperti itu artinya " Seru Kibum yang langsung dihadiahi tatapan mematikan oleh Kangin.
Yesung yang masih sangat polos hanya menganggukkan kepalanya " Kyuhyun sering mengucapkan itu jika aku memukulnya, itu artinya dia sayang padaku? "
Ryeowook hampir mencekik Kibum jika saja Kangin tidak mencegah nya.
" Tidak, tidak seperti itu"
Yesung hanya berkedip melihat gelagat aneh para Hyungnya lalu anak kecil menguap sambil mengusap matanya yang sudah sangat pedih karena mengantuk " Lalu seperti apa hyung" Entah sadar atau tidak, Yesung mendekat pada Kibum dan Tidur berbantal paha Hyungnya tersebut lalu memeluk perutnya erat " Ayah, " Gumamnya pelan.
Tangan Kibum dengan ragu menyentuh kepala adiknya lalu membelainya dengan penuh kasih sayang.
" Semoga besok dia melupakan kata-kata laknat itu" Kangin memutuskan untuk berbaring diikuti Ryeowook yang sudah mengambil posisi di sebelahnya.
Menunggu sampai Yesung benar-benar tertidur pulas barulah Kibum memperbaiki posisi tidur Yesung menjadi lebih nyaman lalu ia pun berbaring untuk mengistirahatkan tubuhnya yang terasa sangat lelah.
.
.
.
Seperti hari-hari biasanya, mereka berempat selalu menyempatkan untuk sarapan pagi bersama-sama. Yesung yang paling kecil selalu mendapat limpahan kasih sayang dari para Hyungnya. Tidak pernah kekurangan sesuatu apapun.
Heechul yang selalu mengoleskan selai coklat di rotinya, Ryeowook yang dengan penuh kasih sayang membuatkan susu coklat kesukaannya dan Kibum yang tidak pernah lupa memberikan uang jajan berlebih untuknya sehingga Yesung selalu menyisihkan sedikit dari uang jajan itu untuk ia tabung.
Meskipun dia tahu betul hyungnya tidak ada yang kekurangan uang sama sekali tapi Yesung hanya berusaha untuk tahu diri dan jadi anak yang baik sesuai wasiat terakhir ayah mereka.
Yesung terlihat sangat sibuk dengan buku-buku dan alat tulis diatas meja sambil mengunyah sarapan paginya. Ah, dia pasti lupa mengerjakan pekerjaan rumahnya sehingga ia harus mengerjakannya pagi ini.
"Astaga, aku sama sekali tidak mengerti. Bagaimana ini? " Dengan frustasi Yesung menjambak rambutnya sendiri sambil meracau tidak jelas membuat Kibum dan Kangin saling pandang sebentar " Kenapa didunia ini harus ada Kimia, Fisika. Ya Tuhan, cabut saja nyawaku!! "
KAMU SEDANG MEMBACA
Semua Sayang Yesung
FanfictionIntinya ini cerita keluarga. Yesung baru saja di tinggalkan oleh Ayahnya yang meninggal dunia karena sakit keras. Setelah ayahnya meninggal, dia harus di usir dari rumahnya karena ayahnya meninggalkan banyak hutang. Ayahnya berpesan agar Yesung menc...
