Mereka sampai di depan apartemen Hao.
"Lo langsung istirahat jangan mikirin masalah Lee Jeonghyeon terus," Kata Jiung.
"Iyah. Lo mau mampir dulu?"
"Hah? Gw gak salah denger? Lo nawarin gw mampir?"
"Iya. Emang kenapa?"
"Ini pertama kalinya lo ngomong gitu. Biasanya lo langsung nyuruh gw pulang."
"Gw juga cuma basa basi doang."
"Thanks buat tawarannya, tapi gw tau lo capek, jadi gw mau pulang aja."
"Ya udah. Lo hati-hati."
"Pasti."
Jiung kembali menghidupkan motornya lalu dia pergi. Hao juga masuk ke dalam.
Di tempat lain Hanbin juga baru sampai di rumah Matthew.
"Ayo sayang masuk dulu," Ajak Matthew.
"Hmm iyah."
Mereka masuk ke dalam sana.
"Sepi banget, mamah kamu mana?" Tanya Hanbin.
"Mamah sama papah pergi ke rumah saudara, mungkin nanti malem baru pulang."
"Oh gitu."
"Bentar yah aku ambil minum dulu."
Matthew pergi ke arah dapur. Hanbin duduk di sofa. Tak lama kemudian Matthew kembali membawa dua gelas air dan buah-buahan. Lalu dia duduk di samping Hanbin.
"Sayang apa malam ini aku nginep aja disini?" Tanya Hanbin.
"Kamu mau nginep lagi?"
"Iya. Aku gak tega ninggalin kamu sendirian."
"Aku seneng banget kalo kamu mau nginep lagi."
"Bentar yah aku telfon mamah dulu."
"Hmm iyah."
Hanbin mengambil handphonenya lalu menghubungi mamahnya.
"Hallo Mah."
"Halo juga sayang. Kamu masih di sekolah?"
"Aku lagi di rumah Matthew mah."
"Oh di rumah Matthew."
"Mah aku mau minta izin buat nginep lagi disini boleh gak?"
"Ya boleh saja, tapi kamu harus minta izin juga sama orang tua Matthew."
"Iya Mah. Nanti aku bilang sama mereka, kebetulan orang tua Matthew lagi gak ada dirumah, mungkin pulangnya malem, jadi aku pengen nemenin Matthew."
"Orang tua Matthew pergi kemana?"
"Pergi ke rumah saudara tante, ada keponakan mamah yg baru lahiran," Jawab Matthew.
"Oh begitu. Papah kamu juga ikut?"
"Ikut tante."
"Jadi kamu di tinggal sendiri."
"Iya tante, tapi kata mamah nanti malem mereka pulang kok."
"Hanbin kamu harus temenin Matthew, kasihan dia."
"Iya mah aku akan temenin Matthew."
"Udah dulu yah sayang, papah kamu telfon."
"Iya mah."
Panggilan telepon mereka berakhir.
"Sayang aku mau mandi dulu yah gerah banget," Kata Matthew.
"Iya sayang."
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEPIHAK
FanfictionRasa sayang Jiung kepada Matthew lebih besar dari seorang sahabat. Tapi Matthew akhirnya berpacaran dengan Hanbin Disisi lain ada Hao yg diam-diam juga menyukai Hanbin. Jiung mencoba move on dari Matthew dengan mendekati Hao. Tapi tidak mudah bagi...
