Bel pulang sudah berbunyi. Para siswa mulai keluar dari kelas mereka.
Matthew dan Hanbin menghampiri meja Hao, untuk mengajaknya pulang.
"Ayo kita pulang sekarang," Ajak Hanbin.
"Hmm iyah."
Mereka bertiga keluar. Hao masih terlihat murung karena perkataan Lee Jeonghyeon masih menganggu pikirannya.
"Sayang aku mau main ke rumah kamu yah," Kata Matthew.
"Hmm boleh sayang. Kalo gitu kita ke rumah aku dulu, baru nanti malem aku anterin kamu pulang."
"Iya sayang. Aku pengen ngobrol-ngobrol sama papah kamu, biar bisa makin akrab."
"Gimana kalo kita beli sesuatu buat papah aku?"
"Ide bagus sayang. Papah kamu suka apa?"
Disaat mereka asyik berbincang, Hao hanya diam saja. Pikirannya sedang sangat kacau sekarang.
"Papah suka banget sama roti bakar keju sayang."
"Ya udah kita beli roti bakar dulu baru ke rumah kamu."
"Hmmm iyah. Aku mau ambil motor dulu yah."
"Iya sayang."
Hanbin pergi menuju ke tempat parkir.
"Hao.."
"Eoh kenapa Matt?"
"Lo yg kenapa dari tadi diem aja?"
"Gw gak apa-apa kok."
"Bohong. Lo berantem sama Jiung?"
"Enggak. Gw sama Jiung baik-baik aja."
"Kalo ada apa-apa cerita sama gw, jangan lo pendem sendirian."
"Hmm iyah Matt."
Mereka berhenti di depan gerbang masuk. Tak lama kemudian Hanbin menyusul mereka dengan motornya.
"Jiung belum dateng?" Tanyanya.
"Belum. Mungkin bentar lagi," Jawab Matthew.
"Kalo kalian mau balik duluan aja, gw gak apa-apa kok," Kata Hao.
"Sebenernya kita mampir ke suatu tempat dulu sih," Kata Matthew.
"Ya udah kalian pergi aja. Bentar lagi Jiung pasti dateng."
"Bener gak apa-apa kita tinggal?" Tanya Hanbin.
"Iya gak apa-apa."
"Nanti kalo Jiung marah karena kita gak jagain lo gimana?" Tanya Matthew.
"Jiung gak akan marah. Nanti gw yg bilang sama dia."
Matthew dan Hanbin masih sedikit ragu untuk meninggalkan Hao. Tiba-tiba dari jauh terlihat motor Jiung mendekat ke arah mereka.
"Nah itu Jiung. Udah kalian pergi sekarang aja," Kata Hao.
"Ya udah deh. Kita duluan yah," Pamit Matthew.
"Iyah. Hati-hati."
Matthew naik dan duduk di belakang Hanbin. Motor Hanbin mulai melaju, mereka berpapasan dengan motor Jiung.
"Jiung kita duluan yah," Kata Matthew.
"Mau kemana? Buru-buru banget."
"Ada deh."
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEPIHAK
FanfictionRasa sayang Jiung kepada Matthew lebih besar dari seorang sahabat. Tapi Matthew akhirnya berpacaran dengan Hanbin Disisi lain ada Hao yg diam-diam juga menyukai Hanbin. Jiung mencoba move on dari Matthew dengan mendekati Hao. Tapi tidak mudah bagi...
