Malam semakin larut, Hao dan Jiung sudah bersiap untuk tidur. Mereka berada dibawah selimut yg sama.
"Maaf yah gw cuma bawa satu selimut," Kata Hao.
"Gak apa-apa. Satu juga cukup. Biar kita bisa makin deket."
Hao semakin mendekatkan dirinya pada Jiung.
"Malam ini kayaknya lebih dingin dari kemaren," Katanya.
"Sini gw peluk biar gak dingin."
Jiung memasukkan tangannya ke bawah badan Hao, lalu memeluknya.
"Mmhh.. Hangatnya." Kata Hao.
"Andai kita bisa kayak gini terus. Gw akan seneng banget."
"Iyah. Gw juga gini terus sama lo, tapi jangan di rumah sakit. Lo harus cepet sembuh."
"Setelah gw sembuh lo mau ngapain?"
"Gw pengen liburan sama lo. Kita pergi ke tempat yg jauh. Ngabisin waktu berdua dari pagi sampe malem. Cuma kita berdua aja, gak usah ajak yg lain."
"Matthew sama Hanbin gak usah di ajak yah?"
"Iya gak usah. Kalo mereka ikut pasti ganggu. Kita gak bisa bebas berduaan."
"Okey nanti kita liburan bareng. Lo mau liburan kemana?"
"Gimana kalo ke Perancis. Gw pengen liat menara Eiffel."
"Ayo. Kita kesana. Gimana kalo liburan akhir tahun ini?"
"Ide bagus. Nanti gw minta izin sama mamih papih dulu."
"Mereka pasti ngizinin, lo kan perginya sama gw."
"Gw gak pernah liburan sama orang lain selain keluarga gw. Jadi gw pengen nyobain gimana rasanya liburan tanpa keluarga."
"Iyah nanti kita liburan berdua. Cuma kita aja. Lo dan gw."
Hao menatap mata Jiung yg ada di atas wajahnya.
"Gw sayang sama lo," Katanya.
"Gw juga sayang banget sama lo," Balas Jiung.
Hao tersenyum manis. Jiung memiringkan kepalanya lalu mencium lembut bibir Hao. Hao membalas dengan melumatnya.
Ciuman mereka semakin lama semakin dalam. Jiung memasukkan lidahnya ke dalam mulut Hao. Hao mengemutnya dengan nikmat.
"Mmphss.. Mmphss.. Mmphss.." Desah tertahan mereka mulai terdengar.
Jiung mengeluarkan lidahnya lalu kembali melumat bibir Hao. Keduanya terus bercumbu. Mata Hao mulai terasa berat akhirnya Hao tertidur, sementara Jiung masih asyik melumat bibir Hao sampai ia ketiduran.
•
•
Matahari sudah semakin tinggi. Sinarnya masuk ke kaca kamar Hanbin. Matthew mulai membuka matanya.
Hanbin masih terlelap sambil memeluknya.
Matthew teringat kejadian semalem, saat dirinya dan Hanbin saling memanjakan satu sama lain. Matthew tersenyum senang saat mengingatnya.
Tiba-tiba mata Hanbin terbuka, dia bangun.
"Selamat pagi sayang," Sapa Matthew.
"Pagi juga sayang. Kamu udah bangun dari tadi?"
"Enggak. Aku juga baru bangun."
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA SEPIHAK
FanficRasa sayang Jiung kepada Matthew lebih besar dari seorang sahabat. Tapi Matthew akhirnya berpacaran dengan Hanbin Disisi lain ada Hao yg diam-diam juga menyukai Hanbin. Jiung mencoba move on dari Matthew dengan mendekati Hao. Tapi tidak mudah bagi...
