*Part 74*

30 5 1
                                        

Hao dan Jiung kembali ke kamar. Hao masih memikirkan tentang Lee Jeonghyeon .  Dia tidak percaya kalau pria itu adalah orang yg punya niat jahat pada Jiung. 

"Yang..."

Hao menatapnya.

"Udah lo jangan mikirin dia terus," Kata Jiung.

"Gimana gw gak mikirin dia. Gw masih gak yakin kalo Lee Jeonghyeon
pelakunya."

"Untuk masalah ini kita serahin aja sama pihak keamanan. Biarin mereka yg beresin semuanya. Kalo emang dia gak bersalah nanti dia juga pasti di bebasin lagi."

"Gw yakin dia gak salah. Lee Jeonghyeon gak mungkin ngelakuin hal jahat ke lo."



"Bisa aja. Dia punya cukup alesan buat ngelakuinnya."

"Apa alesannya?"

"Dia  dendam sama gw karna udah mukulin dia. Dia pasti cemburu karna gw deket terus sama lo. Orang yg cemburu kadang bisa ngelakuin hal yg nekat."

Perkataan Jiung memang masuk akal, membuat  Hao semakin bingung. 

"Kepala gw pusing banget," Katanya.

"Udah lo jangan kebanyakan mikir. Mending lo istirahat aja yah."

"Iyah."

Hao merebahkan tubuhnya.  Jiung juga tiduran di sampingnya.

"Masih pusing?" Tanyanya.

"Iyah."

Jiung mencium lembut kening Hao.

"Gw udah angkat beban pikiran lo, sekarang lo tidur jangan mikirin hal yg lain," Kata Jiung.

Hao mulai memejamkan matanya. Sepertinya ciuman Jiung berhasil. Pikiran Hao sudah lebih tenang sekarang.







Hanbin dan Matthew datang ke rumah sakit. Hao sedang tertidur di pelukan Jiung saat mereka masuk.

"Jiung...kita..."

"Suuut jangan berisik. Hao lagi tidur," Bisik Jiung.

"Oh sorry gw gak tau," Kata Matthew.

"Ngapain kalian kesini?" Tanya Jiung.

"Ya mau jengukin lo lah," Jawab Hanbin.

"Kemaren katanya  gak akan dateng kesini lagi?"

"Gw ngomong gitu karna kesel aja sama lo."

"Hao kayaknya pules banget tidurnya," Kata Matthew.

"Mungkin dia kecapean."

"Kecapean kenapa?" Tanya Hanbin.

"Wah parah Jiung ini masih siang. Bisa-bisanya lo sama Hao ngelakuin itu. Di rumah sakit pula."

"Jangan mikir macem-macem. Gw sama Hao  abis kena musibah tadi."

"Musibah apa?" Tanya Matthew. 

"Tadi ada yg masukkin ular ke kamar gw."

"Hah?  Ular?  Tapi lo gak digigit kan?" Tanya Matthew.

"Enggak. Gw gak apa-apa. Cuma agak shock aja. Ularnya banyak banget."

"Siapa yg masukin ular kesini?  Lo tau pelakunya?" Tanya Hanbin.

"Tadi kita udah cek rekaman CCTV. Pelakunya pakai jaket hitam sama masker, wajahnya gak keliatan."

"Yeah. Susah kalo wajahnya gak keliatan."

CINTA SEPIHAKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang