*Part 58*

33 4 5
                                        

Hanbin masih menunggu Matthew dan Jiung di halte bus.

"Mana mereka?  Kenapa lama banget?" Pikirnya.

Akhirnya motor Jiung terlihat. Hanbin lega sekali. Mereka berhenti di depannya.

"Lo liat gak tadi muka Hao?  Haha.. Dia keliatan bete Banget," Kata Matthew.

"Iya gw juga liat dari kaca spion. Tatapan matanya tajem banget kayak pengen makan orang haha..."

"Keliatannya rencana kita berhasil," Kata Hanbin. 

"Iya sayang kita berhasil. Hao beneran cemburu."

"Berarti dia beneran suka sama gw?"

"Cemburu kan artinya Cinta. Udah pasti Hao suka sama lo," Kata Hanbin.

Jiung senang sekali mendengarnya.

"Akhirnya cinta sepihak gw terbalas juga."

"Jadi lo jangan nyerah buat deketin Hao, dia cuma lagi marah dan mungkin dia belum jujur sama perasaannya sendiri," Kata Matthew. 

"Gw akan terus deketin dia sampai dia yakin buat nerima gw."

"Goodluck Jiung."

"Thanks kalian udah mau bantuin gw."

"Kita kan temen harus saling bantu."

"Sayang kita pulang sekarang yuk, udah mendung banget," Ajak Hanbin.  

"Ayo sayang."

Matthew turun dari motor Jiung, lalu duduk di belakang Hanbin.

"Ayo lo ikut ke rumah gw aja. Papah sama mamah  nanyain lo terus," Kata Matthew. 

"Okey. Gw juga kangen sama mereka."

Hanbin mulai menghidupkan mesin motornya, lalu mereka pergi. Kedua motor itu berjalan beriringan.  Matthew dan Hanbin terlihat asyik mengobrol.

"Andai ada Hao disini, gw juga pengen mesra-mesraan kayak mereka," Pikir Jiung. 


Sepanjang perjalanan Hao terus memikirkan kejadian tadi. Suasana hatinya semakin tidak baik.

"Mereka kayaknya sengaja banget mesra-mesraan di depan gw. Jiung pasti pengen nunjukkin kalo dia baik-baik aja tanpa gw. Iya  tau gw emang gak ada artinya buat dia, gw juga bisa kok tanpa dia. Gw akan buktiin kalo gw bisa lebih bahagia dari dia. Gw gak boleh keliatan lemah lagi," Batinnya. 

Akhirnya Hao sampai di depan apartemennya.  Dia segera turun dari mobil lalu masuk ke dalam. 

Di tempat lain mereka juga sudah sampai di depan rumah Matthew. Lalu mereka masuk ke dalam.

"Mah aku pulang.."

Mamah Matthew segera menghampiri anaknya.

"Kamu sudah pulang. Eh ada Jiung juga."

"Selamat sore tante."

"Kamu kemana saja?  Kenapa jarang main kesini?"

"Maaf tante lagi banyak tugas."

"Bohong Mah. Itu alesan doang. Jiung lagi sibuk pacaran," Kata Matthew.

"Kamu udah punya pacar?"

"Belom tante. Anak tante yg pacaran terus sampe aku dilupain."

"Gw gak pernah lupa sama lo. Tiap hari kita ketemu di sekolah."

"Kalo kamu sudah punya pacar kenalin sama tante."

CINTA SEPIHAKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang