*Part 45*

30 7 0
                                        

Mereka sudah masuk ke dalam tempat Gym. Cukup banyak pengunjung yg datang. 

"Kita mau ngapain dulu?" Tanya Matthew. 

"Kita harus pemanasan dulu," Jawab Jiung.

Mereka mengahampiri dua buah alat treadmill.

"Kamu duluan," Kata Matthew.

Hanbin naik ke atas sana.

"Gw dulu?" Tanya Hao.

"Iya. Nanti gw ajarin caranya," Kata Jiung.

Hao naik ke treadmill yg satu lagi.

"Ini tombol buat nambah kecepatannya. Pelan-pelan dulu aja yah," Kata Jiung.

"Iyah."

Jiung menekan tombol itu. Treadmill mulai bergerak, Hao juga mulai menggerakkan kakinya.

Matthew juga mengajari Hanbin bagaimana cara menggunakannya.

"Nanti kalo kamu mau tambah kecepatan tinggal tekan tombol ini."

"Okey."

Hanbin dan Hao mulai melakukan pemanasan.

"Tambahin sekarang. Gw udah bisa," Kata Hao.

Jiung menambah kecepatannya.
Hanbin juga mempercepat laju treadmili nya. Keduanya mulai berlari lebih cepat.  Jiung dan Matthew terus memantau mereka. 

"Sepuluh menit aja jangan lama-lama," Kata Matthew.

"Iyah. Bentar lagi," Kata Hanbin.

Hao mulai kelelahan.

"Udah Jiung matiin aja," Pintanya.

Jiung mematikan mesin itu. Kaki Hao juga ikut berhenti. 

"Baru pemanasan aja udah capek," Kata Jiung.

"Tadi terlalu cepet," Kata Hao.

"Udah sekarang giliran gw."

Hao turun dari treadmill itu, lalu Jiung naik kesana.

"Udah yah sayang," Kata Matthew.

"Hmm Iyah."

Matthew juga mematikan treadmill yg Hanbin pakai.  Hanbin turun lalu gantian Matthew yg naik kesana.
Jiung sudah mulai berlari. Matthew juga mulai bergerak. Hao dan Hanbin menonton mereka.

"Kalo udah yg biasa ngegym emang beda yah?" Tanya Hao.

"Iyah. Mereka sama sekali gak keliatan capek," Kata Hanbin. 

Setelah 10 menit, Jiung mematikan treadmill nya. Tak lama kemudian Matthew juga selesai. 

"Sekarang kita mau ngapain lagi?" Tanya Hanbin.

"Terserah. Kamu mau coba yg mana?" Tanya Matthew.

Hanbin memperhatikan semua alat-alat gym yg ada disana.

"Gw pengen yg bisa kuatin otot tangan," Kata Hao. 

"Kita coba yg mudah aja dulu," Kata Jiung.

"Yg mana?" Tanya Hao.

"Angkat barbel."

"Gw juga pengen coba," Kata Hanbin.

"Ayo tempat angkat barbel di sebelah sana," Kata Matthew.

Mereka pergi kesana. Ada banyak sekali barbel yg berjejer rapi dengan berbagai berat yg berbeda-beda. 
Jiung mengambil sebuah barbel yg paling kecil.

CINTA SEPIHAKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang