*Part 14*

33 10 3
                                        

Tak terasa hari sudah semakin sore. Hao dan Hanbin sudah puas berjalan-jalan. Sekarang mereka sedang duduk di sebuah ayunan. 

"Makasih Hanbin udah mau jalan sama gw hari ini. Gw seneng banget," Kata Hao

"Iya sama-sama. Gw juga seneng bisa jalan sama lo."

"Apa lain kali kita bisa pergi  kayak gini lagi?"

"Hmm bisa aja. Tapi lebih seru kalo ajak Matthew sama Jiung juga."

"Gak usah ajak mereka. Kita berdua aja, lo sama gw."

"Apa maksudnya?  Kenapa dia bilang gitu?" Pikir Jiung yg masih mengikuti mereka. 

Hanbin juga sedikit bingung mendengarnya.

"Maksud lo apa Hao? Kenapa cuma kita berdua?"

"Iya cuma kita berdua. Gw pengen bisa ngabisin waktu lebih banyak sama lo."

Hanbin terlihat semakin bingung. 

"Gw suka sama lo Bin," Kata Hao.

"Hah?  Lo suka sama gw?"

"Ternyata bener si panda emang suka sama Hanbin," Batin Jiung.

"Iyah. Gw tahu harusnya gw gak boleh suka sama lo, karna lo udah punya pacar."

Hanbin masih sangat bingung dia tidak tahu harus bicara apa. 

"Gw udah coba hilangin perasaan gw, tapi gak bisa. Tapi gw gak ada niat sedikitpun buat ngerusak hubungan lo sama Matthew."

"Terus kenapa lo ngungkapin perasaan lo ke  Hanbin?" Tanya Jiung pelan.

"Kenapa lo Tiba-tiba bilang soal ini sama gw?"

"Gw cuma pengen jujur tentang perasaan gw. Tapi gw gak ngarepin jawaban apapun kok dari lo."

"Dia beneran udah gila, bisa-bisanya dia ngomong gitu ke pacar orang?" Kata Jiung. 

"Makasih karna lo udah suka sama gw, gw juga hargain keberanian lo buat jujur soal perasaan lo. Tapi sorry gw.."

"Iya gw tau. Lo sayang banget sama Matthew dan gak ada sedikitpun kesempatan buat gw kan?"

"Sorry Hao."

"It's okay.  Gw ngerti kok."

"Bagus Hanbin. Lo emang harus tegas, jangan kasih dia kesempatan sedikit pun," Kata Jiung. 

"Udah sore, kalo lo mau pulang, duluan aja. Gw masih pengen disini," Kata Hao. 

"Okey. Gw duluan yah. Bye Hao."

"Hmm bye Hanbin."

Hanbin pergi.

Baru beberapa langkah dia berjalan, Hanbin kembali menengok ke belakang. Hao tersenyum manis padanya seolah dia baik-baik saja. 

"Udah sana lo pulang," Kata Hao.

"Lo juga langsung pulang, kayaknya bentar lagi mau hujan."

"Iya bentar lagi gw pulang."

Hanbin kembali berjalan. 

Setelah Hanbin tak terlihat, tiba-tiba air mata Hao menetes. Dari tadi dia berusaha menahannya.

"Udah Hao jangan nangis. Lo juga udah tau hasilnya pasti gini. Hanbin gak mungkin tega nyakitin Matthew..hiks..
Gw sedih bukan karena Hanbin gak nerima perasaan gw, tapi karna hiks.. Setelah ini Hanbin pasti ngejauhin gw hikss..  Harusnya gw gak ngomong gitu tadi hiks.. Hikss.."

Hao terus menangis, dia  sangat menyesali perbuatannya. 

"Dasar bego. Harusnya lo jangan ngomong sama Hanbin, mungkin lo masih bisa tetep temenan sama dia. Ini juga yg gw takutin, karna itu gw gak  berani ngungkapin perasaan gw ke Matthew," Pikir Jiung. 

CINTA SEPIHAKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang