Adel membuka kelopak matanya sinar matahari menerobos masuk ke dalam kamarnya. Ia merasakan perutnya dipeluk seseorang erat. Menoleh kesamping, matanya membulat sempurna, melihat Kevin tersenyum manis kearahnya.
"K-kak k-kevin" kaget adel, ia berusaha melepaskan pelukan Kevin "k-kak l-lepas, jangan kaya gini" gugup adel.
Kevin menatap wajah adel "kamu istri saya, sah-sah aja saya peluk kamu, bahkan lebih juga enggak papa, itu lebih bagus" ucapnya.
Adel melotot kaget ia menggeleng keras "a-aku mau mandi kak, lepas nanti aku telat masuk kuliah" adel berusaha melepaskan tapi tidak bisa, kekuatannya Kevin lebih besar daripada kekuatannya.
Kevin menindih tubuh adel yang melotot kaget. "Saya minta hak saya sekarang boleh?" Tanya Kevin lirih.
Adel menggeleng ribut "j-jangan, aku belum siap, kak, mendingan kak Kevin mandi nanti telat ngajarnya" ucapnya berusaha mengalihkan pembicaraan. Saat ini rasanya adel ingin menangis, berteriak kalau dirinya takut.
Kevin tersenyum kecil "tidak usah mengalihkan pembicaraan, saya tidak suka istri saya mengalihkan pembicaraan gini" ucapnya sambil menyelipkan anak rambut yang menutupi wajah cantik istrinya.
Adel semakin dibuat takut, ia berusaha terus mendorong tubuh Kevin agar turun dari tubuhnya.
"Kak, tolong tur--mmph"
Kevin mencium bibir adel, bukan hanya mencium melumatnya dengan rakus, dan brutal, adel sampai kewalahan. Adel berusaha mendorong tubuh besar suaminya agar melepaskan ciumannya, tapi Kevin malah semakin gencar.
"Dylan, tolong aku" teriak adel dalam hati meminta tolong dylan, walaupun ia tau kalau dylan tidak akan mendengarnya.
Dirasa adel kehabisan napas Kevin melepaskan ciuman panas paginya, ia tersenyum manis menatap adel, yang sedang mengatur napasnya yang tersengal-sengal, Mengusap sudut bibir adel lembut.
"MINGGIR KAK KEVIN, SAYA MAU KULIAH" bentak adel marah.
Kevin cukup terkejut ia langsung turun dari tubuh adel, menatap adel yang matanya sudah berkaca-kaca.
"Sayang kamu ken--"
"STOP! SAYA BENCI KAK KEVIN" potong adel ia langsung mengambil baju gantinya, membawanya masuk kamar mandi, buru-buru ia mandi.
Adel keluar kamar mandi dengan pakaian rapihnya, menggunakan rok yang sangat pendek, dan baju lengan pendek, rambutnya ia gerai.
Kevin menahan lengan adel "jangan berpakaian kaya gini, enggak sopan, dan enggak baik" ucap Kevin tidak suka istrinya berpakaian terlalu terbuka.
Adel menepis tangan Kevin "bukan urusan kamu" setelah mengatakan itu ia langsung keluar kamar. Berpapasan dengan dylan ia enggan menyapanya, bahkan melirik dylan saja tidak.
"Adel, kamu kenapa?" Tanya dylan yang tidak dihiraukan adel. Yang langsung keluar rumah, masuk kedalam taksi.
Dylan membalikkan tubuhnya menghadap Kevin yang cemas "dia kenapa, Kak?" tanya dylan, ini pasti berkaitan dengan kakaknya.
"Saya cium dia, terus dia marah besar, padahal saya cuman cium dia, doang" lirih Kevin.
Deg.
Dylan mematung mendengar pengakuan kakaknya. "Adel di cium" lirih dylan, antara sedih, kecewa, marah, benci, cemburu, jadi satu.
"Gue pergi dulu" dylan langsung keluar rumah ia tau adel ke mana.
"Eh tunggu, dylan" teriak Kevin, yang tak dihiraukan dylan yang sudah jauh.
Adel dan mega berada di suatu ruangan yang cukup gelap, remang-remang, adel terus menuangkan minuman kebotol tanpa henti, mega yang masih sadar geleng-geleng kepala, bahkan sedari tadi ia sudah menyuruh adel untuk berhenti minum, tapi adel menolak.
KAMU SEDANG MEMBACA
satu hati 2 pria [TAMAT]
Teen FictionBagaimana rasanya jika kalian menjalin hubungan dengan seseorang yang sangat kalian cintai, tapi takdir berkata lain, Adel Chyntia Sari, biasa disebut Adel Yang masih berumur 21 tahun, Harus menikah dengan kakak dari kekasihnya sendiri. Kevin April...
![satu hati 2 pria [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/342264170-64-k606034.jpg)