14. gara-gara grup

375 4 0
                                        

Tiga hari kemudian

Kevin sudah pulang sepuluh menit yang lalu, saat ini mereka sedang berkumpul diruang tengah, dylan dan adel juga, sejak kejadian itu mereka lebih banyak diam. Entahlah mungkin mereka menyadari kalau perlakuan mereka berdua benar-benar kelewat batas.

Kevin mengelus rambut adel yang di Gelung asal, memperlihatkan lehernya yang putih mulus. "Aku kangen banget sama kamu, selama tiga hari aku enggak bisa tidur nyenyak, selalu terbayang-bayang kamu" ungkapnya.

Adel menoleh ia mengangguk kecil, untuk berdebat rasanya tidak ada tenaga. "Kak, aku izin ya, mau kerumah mamah wina, aku rindu mereka" ucapnya lirih.

Kevin mengerutkan dahinya "ko tiba-tiba?, Aku antar kalau gitu" ucapnya.

Adel menggeleng "enggak usah, aku sebentar doang ko janji, sambil ambil baju-baju aku yang masih ada disana, kak kevin enggak suka aku pakai baju terlalu pendek, kan?" Tanyanya.

Kevin mengangguk "iya, tapi aku antar ya" pintanya.

Adel menggeleng "aku mau sendiri kak" lirihnya.

"Udah kevin biarin mungkin adel mau mau manja-manja sama orangtuanya" ucap vina.

"Iya, nanti juga adel balik lagi kesini" sambung hardi.

Dylan menatap adel ia tau adel pasti sedih, selama ini adel dan Dylan dijauhi sahabat-sahabat mereka, mungkin itu kesedihan adel.

"Yaudah, jangan lama-lama, kalau ada apa-apa hubungi aku" adel mengangguk, ia melirik dylan yang sedang menatapnya dengan tatapan bersalah, adel yang tau tatapan itu ia tersenyum tipis, menyakinkan kalau dirinya baik-baik saja.

***

Adel merebahkan kepalanya di paha alek, kakaknya, yang selama ini menjadi peran penting dalam kehidupannya, kakak yang selalu support dalam segala hal yang positif, sedangkan mamah papahnya entah kemana.

"Kamu ada masalah sama kevin?" Tanya alek mengelus rambut adel sayang.

Adel menggeleng pelan "enggak, aku cuman pengen manja-manja aja sama kakak, emangnya enggak boleh?" Tanya adel lirih.

Alek mengangguk "boleh dong, boleh banget malah" ucapnya cepat.

"Abang salah enggak sih aku mencintai orang lain, yang selama ini bersama aku" lirihnya. "Aku cinta banget sama dia"

Alek diam sebentar "maaf, waktu kamu dijodohkan abang enggak bisa bantu kamu, kakak juga udah bujuk papah tapi dia bersikeras untuk melanjutkan perjodohan kamu" ungkapnya kasihan pada adiknya.

"Benar, kak alea juga udah ngomong sama papah mamah tapi, gitu deh, papah sama mamah kalau udah A, enggak akan pindah ke B" sambung alea.

Adel bangun "aku ke kamar dulu, jangan ada yang ganggu aku sebelum aku keluar kamar" ucapnya ia langsung masuk kamar menguncinya dari dalam kamar.

Tring..tring..

Puluhan sms masuk ke ponsel adel. Sang pemilik hanya meliriknya enggan ada niatan untuk membalas pesan. Karena terganggu adel membuka pesan itu, ogah-ogahan.

Geng kantin🍔

Rudi
Woi hangout yo?✓

Mega
Kemana?✓

Rio
Rumah bapakmu✓

Mega
Enggak suka enggak mau gelay💅🏻✓

Rudi
Geli anjirt.

satu hati 2 pria [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang