63. 5 bulan

226 2 0
                                        

Kevin benar-benar membuat darah adel mendidih, seperti sekaran g ini ia malah mengunci lemari baju adel, dan kuncinya ia taruh entah dimana. Sengaja ia ingin melihat adel tidak mengenakan baju.

Adel Menatap tajam kevin "mana kuncinya, aku mau pakai baju, kak" kesal adel.

Kevin menggeleng "enggak mau, aku mau kamu enggak pakai baju" ucap kevin tersenyum miring.

Adel yang kesal dan ia duduk di kursi kerja kevin. "Serah, aku mau nonton Drakor" kesal adel ia mengotak-atik laptop kevin, ia mulai fokus menonton.

Kevin menghampiri adel "nah gitu bagus, apalagi enggak pakai baju" ucap kevin, membuat adel semakin kesal. Berhubung tenaganya sudah habis untuk mengomeli kevin, ia lebih memilih mengabaikan ucapan kevin, kembali fokus menonton.

Kevin yang dicuekin tidak terima ia membopong paksa tubuh adel ia dudukan di atas pahanya. Sedangkan ia duduk di kursi yang tadi adel duduki "lanjut nonton" suruh kevin.

Sedangkan adel menatap wajah Kevin tajam "apaan sih, awas" ucap adel berusaha melepaskan pelukan kevin yang semakin erat.

"Enggak mau" tolak kevin.

Drett..drett.

Ponsel Kevin bergetar ia langsung merogoh saku celananya "tumben mamah telpon pagi-pagi gini" heran kevin.

Adel menoleh menatap kevin "jawab cepat, takutnya penting" suruh adel kepo.

"Hallo mah?"

"Mamah kangen sama adel, kamu nginep lagi dong disini satu Minggu"

"Lama amat" heran kevin.

"Namanya juga kangen, udah sih turutin aja" marah vina.

"Maksa"

"KEVIN, MAMAH PENGEN ELUS-ELUS PERUT ADEL, CEPAT KESINI ATAU MAMAH JEMPUT KESANA, DAN KAMU TIDAK BOLEH IKUT"

"CK! IYA-IYA" teriak kevin tak kalah kencang.

Tutt..

Adel mendengar semua menatap kevin yang menatapnya kesal "kenapa kamu jadi kesal ke aku?" Heran Adel.

Kevin menurunkan adel "enggak. Cepat siap-siap kita nginep di sana satu minggu" suruh nya.

Adel memekik keras dalam hati akhirnya ia bisa ketemu dylan "oke, aku siap-siap" ucap adel berpura-pura biasa saja, supaya Kevin tidak curiga.

***

Kevin menatap malas mamahnya yang sedari tadi mengelus perut buncit istrinya. Sedangkan ia tidak boleh dekat-dekat dengan istrinya sendiri.

"Udah berapa bulan?" Tanya vina menatap adel.

Adel tersenyum canggung ia menggeleng kecil "hehe, adel enggak paham hitung kandungan" kekeh adel malu.

Hardi dan vina geleng-geleng kepala "kevin, kamu tau usia kandungan istrimu?" Tanya hardi

Kevin menggaruk kepalanya yang tidak gatal "enggak tau" jawab kevin santai.

"Astaga! Ini kenapa enggak ada yang tau" heran vina.

"5 bulan" ucap dylan tiba-tiba.

satu hati 2 pria [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang