Saat ini Dylan sedang suatu tempat dimana ia dan adel sering menghabiskan waktunya bersama, tempat berjuta kenangan, yang akhir-akhir ini tidak mereka kunjungi
Biasanya satu Minggu sekali mereka kesini, entah ingin berduaan, atau hanya sekedar gabut.
"ARGHHHH"
Dylan berteriak ia ingin meluapkan emosi, dan rasa sesaknya, disini, ditempat ini, ditempat pertama kali kita bertemu. "KENAPA RASANYA SESAK SEKALI TUHAN. GUE ENGGAK SANGGUP, GUE ENGGAK BISA, RASANYA SEPERTI DITUSUK-TUSUK BERIBU DURI" teriaknya, sambil memukul Dadanya kencang. Semoga dengan rasa sakit di dadanya bisa mengurangi rasa sakit dihatinya.
"GUE CINTA ADEL CHYNTIA SARI, DIA WANITA YANG SAYA SAYANGI, DIA CINTA PERTAMA GUE, KENAPA ENGGAK PISAHKAN KAMI, DENGAN TAKDIR YANG TIDAK TERDUGA, KENAPA ENGKAU PERTEMUKAN KAMI, KALAU ENGKAU TIDAK PERSATUKAN KAMI" teriaknya napasnya memburu. Air matanya mengalir deras membasahi kedua pipinya, rasanya ini seperti mimpi, kalau memang ini mimpi tolong bangunkan sekarang juga.
Dylan terduduk lemas di rerumputan hijau. "Adel, aku cinta kamu sayang, rasanya sakit, lihat kamu sama kak kevin kakak kandung aku sendiri, hiks, aku membenci takdirku" lirihnya.
Ada sebuah tangan mungil yang memeluknya erat dari belakang punggung, dylan melihat tangan mungil itu, tangan yang selalu mengusap air matanya jikalau dirinya sedang terpuruk, atau hanya sekedar mengusap rambutnya.
"A-adel" lirihnya, ia langsung membalikkan tubuhnya menghadap perempuan yang menjadi sumber bahagianya "s-sayang" lirihnya memeluk erat tubuh adel. "Sayang, kenapa kamu ada disini?" Tanya dylan disela-sela pelukannya.
Adel tak menjawab ia terus menangis, memeluk erat dylan, tubuh yang sekarang jarang ia peluk, jarang ia usap. "A-aku r-rindu kamu, dylan" lirihnya menahan sesak di dadanya.
Dylan melepaskan pelukannya ia mencium dahi adel lama. "Aku juga rindu kamu, aku cinta kamu, adel" lirihnya kembali mencium kedua mata adel yang berair.
Adel menggenggam tangan dylan, menciumnya lama "jangan tinggalkan aku" liriknya.
Dylan mengangguk cepat "aku disini untukmu sayang" lirih dylan menyatukan hidungnya dengan hidung adel "aku mencintaimu, adel Chyntia Sari" lirihnya sebelum menyatukan bibirnya dengan bibir adel.
Sore ini tepat dibawah pohon besar ada sepasang kekasih yang saling menyalurkan rasa rindunya, menikmati angin yang menghembus wajah mereka. Menikmati keindahan alam.
Ya. Mereka sekarang ini berada di tengah-tengah hutan yang jarang dikunjungi warga. Tempat yang hanya mereka yang tau, bahkan sahabat-sahabat mereka tidak mengetahui tempat ini. Dylan merahasiakan tempat ini dari mereka. Karena, ia tidak mau tempat bersama adel ada banyak orang yang tau. Menurut dylan, tempat berdua dengan adel di manapun akan terasa indah jika bersama sang kekasih.
Adel Chyntia Sari.
Adel merentangkan kedua tangannya "baby, kita teriak yang kencang supaya kita lebih lega" ajak adel.
Dylan mengangguk "hitungan ketiga kita teriak, sama-sama" anaknya.
"1"
"2"
"3"
"ARGHHHHHHHHHH"
Teriak mereka berdua, seandainya ada orang yang mendengar mungkin mereka dianggap aneh, bahkan bisa dibilang orang gila.
"AKU CINTA KAMU DYLAN" lanjut adel teriak sekencang mungkin.
Dylan tersenyum manis "AKU JUGA CINTA KAMU ADEL CHYNTIA SARI" teriaknya kencang.
"I LOVE YOU DYLAN"
"I LOVE YOU TOO, ADEL CHYNTIA DARI"
"Hahahha" mereka tertawa bersama menyadari hal yang bodoh. "Lega banget rasanya" ucap adel diangguki dylan. Mereka kembali duduk memejamkan matanya masing-masing, adel menyandarkan kepalanya di pundak dylan.
"Aku kira kita akan berjodoh, ternyata jodoh aku kakak kamu sendiri, dia memang jodoh aku, dia mencintai aku, tapi sayang, orang yang dia cintai mencintai adiknya sendiri. Haha, miris sekali dia" kekehnya hambar.
Dylan mencium dahi adel lama "banyak orang yang mencintai seseorang yang tidak mencintai dirinya, sama halnya dengan kakak aku mencintai kamu, tapi kamu tidak, tapi kenapa beda sama kita haha, kita mencintai seseorang yang juga seseorang itu mencintai kita, tapi takdir tidak berpihak pada kita. aku boleh enggak sih, marah sama takdir aku sendiri" Lirih dylan.
Adel menggenggam tangan dylan "sebesar apapun rasa cinta kakak kamu terhadap aku, tapi tetap aku selalu mencintai kamu" lirihnya.
"Teriak lagi yuk, aku mau lupakan semuanya, aku mau dalam pikiran aku ini, isinya, kamu, dylan, dylan, dan dylan. Enggak ada lagi rasa khawatir, dan rasa takut" lanjutnya ia bangun dari duduknya, diikuti dylan.
Mereka saling menggenggam satu sama lain "ARGHHHHHHHHHHH" teriak mereka bersamaan.
Dylan memeluk adel erat "I love you, adel" bisik dylan tepat di telinga adel.
"I love you too, dylan" bisik adel.
Mereka kembali berciuman dengan mesra, melupakan masalah untuk sementara waktu, mereka ingin menikmati kebersamaan mereka berdua untuk kali ini.
Dylan rasanya ingin menculik adel dari sini, membawanya pergi dari orang-orang yang berusaha memisahkan mereka. Perusahaan hubungan mereka yang sudah mereka bangun dari tiga tahun lalu.
Seandainya waktu bisa diputar lagi, mungkin dylan dan adel, akan memilih untuk bertahan di tahun yang lalu, dimana mereka saling bersama-sama, tanpa harus takut ada orang yang melihatnya.
Dylan dan adel akui, kalau mereka membuat kesalahan besar, tapi, mereka tidak sepenuhnya salah, Kevin Aprilio, yang merusak hubungan mereka berdua seandainya kevin tidak datang di kehidupan mereka, mungkin, dylan, dan adel, sekarang ini hidup bahagia.
Seandainya mereka tau akan berakhir seperti ini, mungkin mereka akan jauh-jauh dari negara ini, mereka memilih untuk meninggalkan Indonesia, supaya mereka tidak berakhir seperti ini, bahkan mereka memilih menikah di waktu SMK dulu.
Supaya mereka tidak terpisahkan seperti ini.
Takdir tidak ada yang tau, semua ditangan sang pencipta. Tapi apa boleh mereka membenci takdir mereka sendiri?, Apa boleh mereka marah dengan takdir?, Apa boleh mereka ingin takdir menuruti kemauan mereka?. Jawabannya tentu tidak boleh.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
satu hati 2 pria [TAMAT]
Ficção AdolescenteBagaimana rasanya jika kalian menjalin hubungan dengan seseorang yang sangat kalian cintai, tapi takdir berkata lain, Adel Chyntia Sari, biasa disebut Adel Yang masih berumur 21 tahun, Harus menikah dengan kakak dari kekasihnya sendiri. Kevin April...
![satu hati 2 pria [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/342264170-64-k606034.jpg)