Adel dan noval menunggu jam pesawat mereka terbang, masih ada waktu dua jam sebelum penerbangan, adel menatap kosong depan, ia akan kembali ke negara yang selama lima tahun ia tinggali, ia akan kembali dengan dengan perasaan campur aduk.
Ia akan meninggalkan keluarga, sahabat, anak dan suaminya, ia akan jauh dari mereka rasanya ia belum siap untuk kehilangan mereka, ia masih merindukan mereka dan ia sangat merindukan anaknya, yang selama lima tahun ia hanya berteman satu kali.
Air matanya menetes buru-buru ia menghapus, ia tidak mau terlihat lemah dihadapan noval, sudah cukup noval melihat ia lemah selama lima tahun lamanya, walaupun mereka baru mengenal lima tahun, tapi mereka sudah tau tentang mereka berdua.
Adel sangat berhutang budi pada noval, yang sudah menolong ia diwaktu ia kekurangan uang, padahal noval tidak kenal siapa yang ia tolong, sudah memberikan ia tempat tinggal yang sangat layak, memberi ia makan minum, sampai akhirnya mereka merintis usaha sama-sama, yang tentu modalnya dari noval.
Waktu adel pergi dari rumah kevin, adel nekat pergi keluar negeri padahal ia hanya membawa paspor dan uang yang jumlahnya hanya cukup untuk beli tiket, dan makan siang. Sampai akhirnya ia sampai di Amerika serikat, selama dua hari ia tidak makan, sampai akhirnya ia pingsan dan untungnya noval yang membantu ia, dan merawatnya sampai ia sembuh, dan mengajak adel untuk tinggal bersamanya untuk beberapa waktu sampai adel memiliki tempat tinggal sendiri.
Noval menoleh ia menatap adel dari samping. "Del, semangat dong, kita bakal kembali ke Amerika" ucap noval menepuk pundak adel dua kali.
adel hanya mengangguk lemah.
"Pesawat **** akan segera berangkat......."
adel dan noval bangun mereka menarik koper masing-masing, rasanya kaki adel sangat berat untuk digerakkan, rasanya ia ingin tetap disini. "Del ingat, lo wanita jahat, lo engga boleh tinggal disini" batin adel.
Baru beberapa langkah ia sudah dikagetkan dengan suara yang familiar, suara anak kecil yang ia rindukan, suara anak kecil yang ia tolong di restoran.
"Mamah" teriak david berlari memeluk adel yang hanya berdiri membelakanginya. "Mamah tidak boleh pergi, mamah jangan tinggalkan david, mamah tidak boleh jahat sama david, mamah david buruh mamah, hiks" isak david memeluk kaki adel.
Tubuh adel membeku tidak bisa digerakkan, ia menatap lurus, ia merasakan pelukan hangat yang sama persis yang ia rasakan tiga hari yang lalu.
"Del, ayok kita pergi, pesawat mau berangkat" ajak noval.
Adel tersadar ia membalikkan tubuhnya, ia berjongkok menatap david yang pendek. "David, tante bukan m-mamah k-kamu, sayang---"
"Tidak! Kata papah, om, aunty, oma, opah, mamah david, bukan tante" potong david.
Adel mendongak ia menatap kevin yang menatapnya dengan tatapan sedih, tidak lupa air mata yang mengalir membasahi wajahnya. "Papah kamu bohong sayang, mamah kamu sudah meninggal, dia sudah mati 5 tahun lalu, kam---"
"Sekeras apapun kamu mengelak takdir akan berpihak pada kebenaran, kau bilang saya yang bohong, aslinya kamu yang bohong apa kamu tidak capek jauh dengan orang-orang yang mencintai dan menyayangi kamu, menerima kamu apa adanya, bahkan menunggu kamu selama 5 tahun, membesarkan david tanpa sosok ibunya, itu tidak muda" ucap kevin.
Adel meneteskan air matanya, lagi dan lagi ia langsung mengusap air matanya. "Untuk apa kamu menunggu aku?, Jelas-jelas adel Chyntia sari yang dulu sudah meninggal, harusnya kamu mencari sosok ibu untuk david, bukan menunggu seseorang yang sudah mati, tidak ada hasilnya, yang ada hanya harapan yang menyakiti hati kamu sendiri"
Kevin mengangkat tubuh mungil anaknya, ia menggendong, ia tau david ingin melihat wajah mamahnya lebih dekat, dan lebih jelas. "Tidak ada hasil? Kamu bilang, lantas dihadapan saya sekarang ini siapa?, Adel Chyntia sari, wanita super nakal, wanita super pemberontakan, wanita yang mau menang sendiri, wanita yang egois, wanita yang sering sekali bikin saya marah, kesal kecewa, tapi anehnya wanita dihadapan saya sekarang ini selalu membuat saya jatuh cinta, sejauh-jauhnya"
Adel tidak kuat lagi menahan tangisnya, ia menggeleng lemah, perasaan bersalah mulai mengalir dirinya. "Cinta membuat kakak kehilangan akal, lebih baik kakak mencari wanita yang lebih baik dari saya, sekaligus ibu yang baik untuk david, aku yakin pria baik dan sabar seperti kakak ini bisa mendapatkan wanita yang jauh lebih dari aku---"
"Ucapan kamu betul, saya bisa mencari wanita yang jauh lebih dari kamu, tapi sayangnya saya tidak mau, saya lebih memilih kamu, selama lima tahun banyak hari-hari saya yang terlewatkan, hari dimana saya merasakan kesal gara-gara kamu, hari dimana kamu pukul saya gara-gara saya minta sesuatu, dan masih banyak lagi, selama itu juga saya terpukul, bahkan beberapa tahun saya tidak memperdulikan david, saya tidak tahu keadaan david, saya tidak tahu david masih hidup atau sudah mati, yang ada dalam pikiran saya cuman kamu, adel Chyntia Sari, setiap hari-harinya saya menyakinkan kalau kamu akan kembali, dan kita akan kumpul bersama menjadi keluarga kecil yang harmonis"
Noval menggenggam tangan adel yang bergetar. "Kota pergi sekarang, nanti kita ketinggalan pesawat" ajak noval.
Adel mengangguk ia menggenggam kopernya. "Aku tidak bisa kembali sama kamu, kak, aku harus pergi dari sini, aku tidak mau nyakitin perasaan kamu, dan perasaan semua orang, sudah cukup kamu tersakiti gara-gara aku, sekarang waktunya kamu membuka lembaran baru. aku sangat menyayangi david, dulu aku sangat bodoh tidak menyayangi david sepenuh hati, tapi sekarang aku sadar kalau aku sangat menyayangi david sepenuh hati. aku titip david, ya, kak, semoga david dan kamu selalu bahagia di setiap detiknya, aku yakin kamu pasti kuat." Ucap adel berat hati.
Kevin menggeleng. "Enggak! Jangan pergi pagi del saya---"
"Kak, biarkan aku pergi dengan pilihan aku sendiri, aku mohon" potong adel. Ia mengelus pipi basah david. "Jangan nakal nurut sama papah kamu, tubuh jadi anak baik dan dewasa, ya, jangan ceroboh jangan seperti mamah kamu, yang selalu bikin kesal papah kamu."
Cup
Cup
Cup
Cup
Adel mencium seluruh wajah David. Ia menatap kevin. "Jangan cengeng, enggak pantes kamu nangis gini, aku pamit dulu" Adel langsung menarik kopernya pergi.
"MAMAH" teriak david kencang.
Adel sam sekali tidak memberhentikan langkahnya, ia menangis dalam diam, ia bisa merasakan david yang terus berteriak memanggilnya. "Ini demi kebaikan kita, kak, aku tidak mau kamu terus tersakiti.
Noval tidak tega melihat adel yang menangis, ia memberhentikan langkahnya menatap adel. "Belum terlambat, del, kamu boleh kembali bersama keluarga kamu, del, anak kamu membutuhkan kamu, dia masih terlalu kecil untuk menjadi korban masalah rumah tangga kalian, aku tau kamu berta ninggalin kota ini, kota kelahiran kamu, sekarang kamu ada di sini, dan kamu bertemu sama suami dan anak kamu, sekarang kamu kejar mereka" suruh noval. Jujur ia sangat berat mengatakan ini semua, ia sudah menyayangi adel, tapi cinta yang sesungguhnya merelakan yang dicintainya pergi bersama orang yang ia cintai.
Adel mendongak ia menggeleng pelan "aku enggak bisa, ak---"
"Kamu bisa, kamu tenang aja aku bisa pulang sendiri, nanti setelah aku sampai di Amerika aku telpon kamu, aku bakal kabarin, soal perusahaan---"
"Aku serahkan perusahaan kita berdua sama kamu, aku yakin kamu bisa mengelolanya dengan baik" potong adel. Ia sudah mendapatkan keputusan untuk kembali bersama david.
Noval menggeleng "enggak. Kita bagi hasilnya----"
"Aku enggak mau, aku tidak mengeluarkan sepeser uang pun, sekarang perusahaan menjadi milik kamu, jaga baik-baik, kalau ada apa-apa langsung telpon aku."
Noval mengangguk lemah "cepat susul mereka" suruh noval mendorong pelan adel.
Adel mengangguk ia berlari kencang menyusul kevin, yang sudah sangat jauh. noval tersenyum hambar ia langsung menarik kopernya ia langsung masuk kedalam pesawat.
"Kak kevin, david" panggil adel. Ia memeluk punggung Kevin. "Aku kembali sama kalian" lirih adel.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
satu hati 2 pria [TAMAT]
Roman pour AdolescentsBagaimana rasanya jika kalian menjalin hubungan dengan seseorang yang sangat kalian cintai, tapi takdir berkata lain, Adel Chyntia Sari, biasa disebut Adel Yang masih berumur 21 tahun, Harus menikah dengan kakak dari kekasihnya sendiri. Kevin April...
![satu hati 2 pria [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/342264170-64-k606034.jpg)