Happy Reading
***
Malam pun tiba, Ares tengah bersiap untuk menuju rumah Reagan yang sekompleks dengan rumah Azel. Mereka cuma beda beberapa blok sehingga kalau Ares akan ke rumah Reagan, pasti harus melewati depan rumah Azel. Setelah dia selesai bersiap, dia mengambil kunci motornya dan turun ke bawah untuk berpamitan dengan bundanya. Lalu langsung melajukan motornya menuju rumah sahabatnya itu.
Sesampai di sana, sahabatnya sudah berkumpul semuanya, mereka masih sibuk dengan ponsel masing-masing dan ketika Ares baru saja tiba, mereka langsung heboh. Pastinya suara dari rumah itu akan seperti itu sampai tengah malam.
"Kita pesen makanan dulu lah yok, laper tau." Ajak Gavin karena tidak makan sejak siang tadi.
"Lu mah apa-apa makan mulu Vin. Tapi gue setuju yok pesen." Ledek Nevan tapi akhirnya malah setuju juga.
"Si bego emang." Kesal Keenan melihat keplin-planan sahabatnya itu.
"Ok, Reagan pesen yak." Suruh Gavin yang sangat santai.
"Anjir! Malah gue pula yang kena." Dengus Reagan dan masih mengiyakan sahabatnya sembari membukan aplikasi Gofood di ponselnya.
"Apa nih?" tanya Reagan pada sahabatnya itu.
"Gue mau Richeese satu level 3, starbuck yang biasa satu, kebab satu, corn dog satu sama bittersweet yang kemarin juga satu." Jawab Gavin dengan lancarnya, memesan semua yang dia mau, membuat semua sahabatnya melongo heran dengan lambungnya.
"Lo lapar atau lagi marah Vin? Mesen udah kek mau syukuran." Tanya Farrel geleng-geleng kepala melihat tingkah sahabatnya ini.
"Biarin! Lagian duit gue, nggak minta dari lo." Jawab skakmat Gavin pada Farrel yang membuatnya langsung terdiam, maklum kalau sudah mode lapar jadi bikin orang kesal aja.
"Udah-udah, yang lain mau apa?" tanya Reagan kembali dan sebelum itu menghentikan keributan antara Farrel dan Gavin.
"Gue mie pedes level 5 aja deh, sama minumannya jus jeruk." Jawab Nevan setelah berpikir.
"Gue samain dengan Nevan." Sela Keenan yang sibuk bermain game.
"Gue juga sama aja deh tapi level 2, sama minuman gue es cappuccino." Jawab Ares juga yang duduk bersandar didekat Reagan.
"Oke, lo Rel?" tanya Reagan pada Farrel.
"Gue burger aja deh sama jus jeruk." Jawab Farrel yang sudah sibuk ikutan mabar dengan Keenan.
"Ya udah, itu aja kan? Gue tambah pizza jumbo ya, buat ntar habis makan, nanti pada laper lagi," ucap Reagan yang hanya diangguki oleh mereka semua.
Selang beberapa menit akhirnya pesanan mereka datang dan mereka langsung sibuk dengan makanan masing-masing, sesekali bercanda meledeki Gavin yang makan sangat banyak. Selesai makan mereka sibuk bermain PS dan berlomba untuk menang, awalnya Ares juga ikutan namun dia terasa bosan dan memilih keluar rumah Reagan dan duduk di tepi kolam melihat langit malam.
Jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam, dia teringat akan Azel. Apakah perempuan itu tidak apa-apa? Sedang apa perempuan itu? Apakah dia sudah makan? Pertanyaan itu terus saja memenuhi otaknya. Dia seakan diberikan pilihan sekarang ini, meruntuhkan egonya dan kembali mengejar Azel atau tetap dengan pendiriannya ini.
Dia semakin kalut dan mengacak kasar rambutnya karena tidak tau akan memutuskan apa. Reagan yang melihat Ares jalan keluar mengikutinya dari belakang memperhatikan gerak-gerik sahabatnya itu. Dia tau kalau Ares memikirkan Azel, tapi karena kegengsiannya makanya Ares sok tidak peduli.
KAMU SEDANG MEMBACA
AZALEA [Completed]
Teen Fiction⚠️Follow dulu sebelum membaca⚠️ Ini bukan kisah seorang cewek yang berkonflik dengan cowok bad boy, bukan juga kisah cewek yang humble ke semua orang dan berakhir disukai cowok idaman satu sekolah dan bukan juga kisah cewek yang dikejar seorang cowo...
![AZALEA [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/282799761-64-k934262.jpg)