Hai jumpa lagi :)
Maaf ya aku baru update
***
Pembelajaran hari ke lima olimpiade sejarah kembali datang, Azel tampak tidak bersemangat sama sekali untuk ikut dan dia malah memilih tidur di kelas membuat Freya mendesah kesal dengan kelakuan sahabatnya ini.
"Zel! Lo ada pembelajaran olimpiade kan? Kenapa nggak masuk? Udah jamnya loh." Freya sedikit berteriak di telinga Azel sembari menyikut lengannya agar bangun.
Sang empu menegakkan kepalanya dan menatap tajam Freya karena mengganggu tidur indahnya. Lagian dia sangat mengantuk karena baru tidur jam tiga dini hari, makanya dia lebih memilih tidur daripada melakukan aktivitas yang sangat merugikan dirinya.
"AZALEA ROSALIND! Gue bilang sama Bu Rika nih, biar guru tercinta lo marah sama lo." Ancam Freya kali ini yang membuat Azel langsung bangun dari tidurnya.
"Iya, gue pergi." Jawab Azel dengan mata lima watt berjalan ke depan untuk meminta izin.
Freya yang berhasil langsung tertawa senang karena dengan mudahnya mengancam sahabatnya itu dengan guru kesayangannya.
Setiba di aula, dia menatap malas semuanya dan tak lama Ares juga datang bersama guru pembimbing. Dia semakin tidak bersemangat melihat cowok aneh ini, apalagi dia yang tersenyum ketika tak sengaja beradu pandang dengan Azel.
"Baiklah, untuk pembelajaran hari ini, ibu akan membagi kalian menjadi dua orang dalam kelompok. Untuk kelompoknya sudah bisa dilihat melalui grup olimpiade ya," ujar Bu Rika karena dia yang sudah menyiapkan dari semalam dan Azel yang langsung melihat grup yang dimaksud Bu Rika.
Dia sontak terkejut karena sekelompok dengan cowok aneh itu untuk membahas materi hari ini. Huh, kenapa selalu hidupnya diberikan cobaan yang memuakkan seperti ini? Dan kenapa juga harus cowok ini? Kan masih banyak orang lain yang bisa diletakkan bersamanya. Atau paling tidak, dia sendirian aja deh, daripada harus sama tuh cowok. Oceh Azel dalam hatinya melihat gurunya itu.
Setelah penjelasan dari Bu Rika, semua tampak duduk dengan kelompoknya. Ares yang bersama Azel langsung mendekatinya dan tanpa pikir panjang dia duduk dihadapan Azel yang menatapnya tidak peduli.
"Hai! Kita ketemu lagi." Sapa Ares dengan senyum hangatnya.
"Bodo amat, mau ketemu mau nggak. Nggak ada urusannya sama gue." Jawab Azel dalam hati mendumel.
"Kalo orang nyapa dijawab, nggak baik didiemin." Tambah lagi Ares menggoda Azel.
"Iya." Jawab singkat Azel menghembuskan napasnya kasar.
Ares yang melihat sedikit menahan tawa, karena tingkah Azel yang menurutnya sangat lucu, untung saja Bu Rika mau meletakkan dia sekelompok dengan Azel setelah mohonan yang hampir menghabiskan waktu satu jam lebih itu.
"Mau bahas apa?" kali ini Azel yang bertanya pada Ares karena dia yang berusaha menerima Ares untuk saat ini.
"Tanya jawab lagi aja kayak waktu itu. Oiya gue belum jawab pertanyaan lo waktu itu kan?" tanya balik Ares teringat.
Azel yang mendengar hanya menaikkan bahunya acuh membiarkan Ares menjawab pertanyaannya waktu itu.
"Persaingan antara Amerika dan Uni Soviet diawali oleh Uni Soviet yang meluncurkan Sputnik I pada tahun 1957, yang diiringi oleh Amerika dengan meluncurkan Explorer I pada tahun 1958. Pada persaingan awal ini tidak menggunakan awak kapal." Jeda Ares sebentar.
"Persaingan dilanjutkan dengan Uni Soviet mengirimkan manusia pertamanya keluar angkasa yaitu Yuri Alexseyivish Gagarin dengan mengendari Kapsul Vostok I berhasil mengitari orbit bumi pada April 1961. Keberhasilan Uni Soviet disusul oleh Amerika karena merasa iri dengan mengirimkan Alan B. Shepard yang berada dalam Kapsul Mercury 7." Hela napas Ares karena jawabannya sungguh sangat panjang, membuat dia sehari semalam harus menghafalkan jawaban ini agar sempurna.
KAMU SEDANG MEMBACA
AZALEA [Completed]
Teen Fiction⚠️Follow dulu sebelum membaca⚠️ Ini bukan kisah seorang cewek yang berkonflik dengan cowok bad boy, bukan juga kisah cewek yang humble ke semua orang dan berakhir disukai cowok idaman satu sekolah dan bukan juga kisah cewek yang dikejar seorang cowo...
![AZALEA [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/282799761-64-k934262.jpg)