[ BONUS CHAPTER ] Serendipity.2

606 48 21
                                        

4 years later...



"Jellyyy..."

"Bukan jelly, tunggu sebentar ya."

"Maauu jelly.."



Lisa_ masih lama? buruan sayang, rewel banget ni

Rosie_ iyaaa wait, bentar lagi ni lagi antri di Kasir

Lisa_ Okay take care later

Rosie_ I will :*


Lima belas menit kemudian Rosie sudah sampai di lantai 2 Serendipity.


"Bubuuuu, Mommy Rosie cominggg."

Anak kecil itu segera berlari menghampiri Rosie, Rosie memeluknya lalu mengeluarkan sebungkus Jelly dari tas belanjaannya.

"Jellllyyy, mauuu."

"Iyaaa sabar, sini mommy bukain."


Gadis kecil berumur 3 tahun-an, dengan rambut hitam sebahu, dan wajah Asia itu pun berteriak kegirangan. Bola matanya yang berwarna coklat terang terlihat lebih lebar, bulat, menggemaskan.

Sementara Lisa melanjutkan kembali membuat adonan kue, merasa lega karena penyelamatnya sudah datang.


"Belum selesai adonannya?" tanya Rosie setelah mengecup bibir Lisa.

"Mau selesai gimana kalo diganggu bocil terus."

"Ha ha ha sabar ya mommy Lisa." Goda Rosie sambil men towel pipi Lisa dengan tepung di jari telunjuknya.

"Ishhh tambah satu lagi bocilnya." bibir lisa manyun karena diganggu oleh Rosie.

"Wait ada yang telpon.." Rosie bergegas mengambil ponselnya dari tas.

"Halo Dan? iyaa aman.. Wait aku loudspeaker."


"Bubuuu?"

"Dadddyy, daddy pulang kapan?"

"Wait ya, bentar lagi mommy ke situ, bubu sama mommy Rosie sama mommy Lisa dulu ya."


"AUNTIEEEEE" teriak Lisa dari dapur.


"Isshh biar aja suka2 Bubu mau manggil apa." Rosie melotot ke Lisa membuat Lisa seketika kalem dan melanjutkan menguleni adonan kue.

"Ceeepeet daddy." ujar bocah kecil itu sambil menarik-narik permen jelly di tangannya.

"Iyaa sayang, sama Mommy Rosie, Mommy Lisa dulu ya.. Tunggu bentar lagi ya."

"Tuhh Bubuu disini dulu sama Mommy Rosie, Mommy Lisa. Nanti dibikinin cookie kesukaan Bubuu mau?"

"Sudah gila, sudaah gila, sudaah gila." Batin Lisa yang membuat dia berhenti menguleni adonan kue dan membuang pandangannya dari Rosie yang sedang bicara dengan anaknya Daniel dan Jess sembari masih memegang ponselnya.

"Fuuuhhhhhh.." Suara hembusan Lisa yang berat sebelum dia meminta Rosie agar memberikan ponselnya untuk bicara dengan Daniel.

"Sayang, sini aku mau ngomong sama Daniel."

"Okee, Dan.. Lisa nih."

Kemudian Rosie mematikan mode loud speakernya dan memberikan ponselnya ke Lisa.

Taste of LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang