"Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, seperti sungai yang mengalir. Maka biarlah hidupku mengalir seperti sungai kehidupan, selalu percaya dan yakinlah kepada Allah."
~Aisyah putri salsabila.
"Terima kasih untuk kesemp...
Author: "Syah yang mau menikah tahun depan ada tanggal cantik loh 20-02-2020."
Aisyah: "halaah, tanggal cantik tanggal cantik, Kelamaan. Maunya bulan depan udah ketemu jodoh, bulan depannya dilamar, bulan depannya lagi nikahan. Aku tuh pengen cepet gandeng pasangan, udah cape gandeng kenangan. Capeek 😥"
Author: "laah, dia malah curhat😅".
_________________________________ Aisyah, jakson dan angga menuruni anak tangga, setibanya di ruangan basemen yang luas terdapat empat atau enam mobil klasik berharga milyaran rupiah di dalam basemen ini. Ruangan ini seperti workshop, ada banyak lemari perabotan, meja kerja, peralatan seperti kunci, dongkrak, dan benda-benda lain yang tersusun rapih.
"Dimana alex?." Batin aisyah
Suara mobil di stater terdengar. Di depan sana, tiga puluh meter darinya, pintu baja basemen yang menuju halaman belakang naik perlahan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
(Foto hanya pemanis)
Alex keluar dari mobilnya sembari membuka kaca mata hitam yang di pakainya.
"Sampai kapan kalian akan berdiri seperti itu terus?" Alex kembali masuk kedalam mobil setelah mengucapkan kalimat itu
Aisyah tersadar dari keterdiamannya, dia menggelengkan kepalanya dan langsung menyusul alex di ikuti oleh angga dan jakson.
Alex mulai menjalankan mobilnya menjauhi tempat itu dan persis setelah mereka keluar saat itu jugalah terdengar ledakan dari dalam gedung prusahaan itu.
"A.. apa yang terjadi?" Ujar aisyah mendengar suara ledakan itu
Duaarr.. Duuaar Terdengar suara ledakan lagi yang cukup keras, bahkan aisyah pun sampai menutup gendang telinganya.
Terdengar tiga kali ledakan dari dalam sana dan api mulai membesar melalap semua yang ada di bangunan itu.
"Hei pak tua, kenapa kau malah santai sekali melihat kantor mu itu kebakaran ?" aisyah mulai kesal dengan sikap alex yang kelewat santai itu.
"Lalu aku harus bagaimana nona, berlari dan berteriak kebakaran berharap semua akan kembali, begitu ?" Alex kembali memfokuskan diri lagi melihat jalanan di depannya
Aisyah menyaksikan api yang mulai menjilat gedung dari tempatnya sekarang, didalam mobil bersama alex. Asap tebal mulai menyelimuti gedung itu, mengepul hingga kelangit-langit menandakan bahwa ada kebakaran yang sangat besar di tempat itu.
Alex melirik aisyah yang terdiam menyaksikan kejadian itu, tangannya terulur menyentuh pucuk kepala aisyah yang tertutup khimar, dia mengusapnya lembut yang otomatis membuat aisyah menatap alex.
"Kau tida perlu khawatir, semua orang disana sudah aku selamatka terlebih dulu, jadi gedung itu kosong." Ujar alex setelah menurunkan tangannya dan kembali fokus menyetir