Happy reading 💜💛
•••
"Kakak bercanda?"
Zanita rasa jantungnya akan copot tak lama lagi. Apa itu tadi? Enzi, baru saja menyatakan ketertarikan? Padanya?
Ia langsung melirik sekitar. Memastikan bahwa di koridor itu tak ada manusia lain selain mereka.
Bisa gempar SBN kalau omongan Enzi tadi di dengar. Zanita juga tak akan aman lagi hidupnya.
"Kak---"
"Enzi"
Tangan Enzi menyelip di pinggang ramping Zanita. Perlahan-lahan Zanita merasakan tubuhnya mulai panas dingin.
"Panggil gue Enzi"
"Tap---"
"Lakuin atau kejadian semalam bakal gue ulangin"
Sial.
Sejak kapan Enzi jadi banyak bicara? Sejak kapan juga Enzi mau repot-repot mengancamnya hanya demi dapat mendengar namanya Zanita sebut tanpa embel-embel kak?
Enzi menarik wajahnya hingga ia kembali berhadapan dengan Zanita. Tangannya melingkupi pinggang gadis itu posesif.
Siapa saja! Zanita ingin pingsan sekarang!
"I want you to be mine"
Zanita terhipnotis oleh keindahan mata onyx itu. Senyum di bibir Enzi tercipta. Dengan jantan pemuda itu mendominasi Zanita. Hingga gadis itu tak akan dibiarkan untuk mengatakan tidak.
Zanita ditakdirkan untuk menjadi miliknya.
"Lo gak perlu mengkhawatirkan apapun. Karena gue akan selalu jadi perisai Lo"
"Kenapa?" Enzi menanti kelanjutan pertanyaan Zanita.
"Kenapa harus gue?"
Zanita lagi-lagi melihat senyum itu. Namun kali ini Zanita rasa ia benar-benar terpelosok pada pesona Enzi. Makna senyum pemuda itu dapat ia pahami.
Perasaan Enzi tulus.
"The answer there is in yourself, my Queen"
Enzi menarik diri. Tangan pemuda itu sekilas mengusap sisi wajah Zanita lembut.
"Hm, Lo gak diizinkan untuk ngikat rambut. Gue gak suka milik gue dinikmati orang lain"
Enzi telah berlalu. Meninggalkan Zanita yang kini benar-benar kehilangan seluruh tenaga. Gadis itu berdiri dengan berpegangan pada dinding. Demi apapun, tubuh Zanita sangat lemas.
Semua karena ulah pemuda berkuasa itu!
•••
Sepanjang menonton film wajah Zanita masih ditekuk. Gadis dengan rambut yang dikepang di kedua sisinya itu menolak bicara meski Naya dan Anna sudah membujuknya dengan berbagai cara.
Jangan kira Zanita akan melupakan begitu saja kejadian di kantin saat dua orang ini mengkhianatinya. Apa-apaan mereka? Meninggalkannya duduk berdua dengan Enzi?
KAMU SEDANG MEMBACA
Enzi : [The King Of Phoenix] ✓
De TodoNamanya Enzi Kaivan Arkananta. Pemimpin dengan aura tak terbantah yang penuh pesona. Enzi punya segalanya. Harta, kekuasaan, kedudukan. Namun semua hal itu tak serta merta membuat hidupnya bahagia. Sejak awal kata bahagia tak ada dalam kamus hidupny...
![Enzi : [The King Of Phoenix] ✓](https://img.wattpad.com/cover/274508899-64-k99859.jpg)