Hari senin ini upacara bendera kembali di laksanakan seperti yang sudah lalu-lalu, hari ini bapak kepala sekolah memberi penyampaian pada sesi amanat dan beliau mengingatkan khusus nya kelas XII untuk menjaga kesehatan dan tekun belajar karena pelaksanaan ujian praktek akan di mulai minggu ini dan awal bulan yang tinggal 2 minggu lagi pelaksanaan Ulangan sekolah untuk kelas XII karena Ujian Nasional sudah di tiadakan tahun ini. Semua murid-murid menyimak penyampain bapak kepala sekolah walau terik matahari seakan membakar kulit mereka dan sekitar 50 menitan Upacara pun selesai, murid-murid berbondong-bondong ke kelas nya untuk menunggu pelajaran berikut nya namun ada beberapa yang ke kantin sebentar untuk sekedar membeli minuman untuk melepas dahaga setelah berpanas-panasan.
Naya dan Mia berjalan menuju kelas mereka namun di dekat tangga mereka bertemu dengan Laura and the geng yang lagi berbincang-bincang, Naya mengacuhkan keberadaan Laura begitu pun Laura seakan pura-pura tidak melihat Naya saat akan berjalan di dekatnya namun ternyata Naya tersandung dan ia tersungkur dan pelakunya adalah Laura, dia mencegat Naya dengan kaki nya dan Naya tidak melihat itu membuat Naya kini berada di lantai dan Mia langsung membantu Naya berdiri sedangkan Laura dan yang lain melihat kejadian itu tertawa puas menertawai Naya.
" Eh ngapain si lo baring di situ? Pulang sana kalau ngantuk," ucap Laura saat Naya sudah bangkit di bantu oleh Mia.
" Laura kamu itu kenapa sih suka sekali gangguin aku? Aku kan sudah menuruti kemauan kamu untuk menjauh dari Gema."
Laura langsung mode serius ketika sudah mendengar pertanyaan Naya.
" Dengar ya, sekali gue membenci gue akan terus membenci orang itu sampai orang itu bersujud di depan gue mengakui kesalahan nya jadi selama lo nggak sujud di depan kaki gue, gue akan terus mengusik hidup lo di sekolah, paham?"
Naya menggeleng-gelengkan kepalanya tidak menyangka dengan pemikiran gila Laura itu.
" Aku tidak mengerti sama jalan pikiran kamu ya Laura, aku bahkan tidak merebut Gema tapi kenapa kamu begitu benci nya sama aku?" Naya sudah tidak tahan di kerjai terus sama Laura dan akhirnya ia berani bersuara.
" Apa lo bilang? Coba ulangi lagi?" Tanya Laura nyolot dan kini malah menjambak rambut Naya membuat Naya merasakan kesakitan dan murid yang melihat kejadian itu hanya menonton karena tidak ada yang berani menghalau Laura.
" Lo bilang nggak merebut? Iya lo memang tidak merebut Gema tapi lo bikin renggang hubungan gue sama Gema tau, sebelum lo datang gue dan Gema baik-baik saja tapi kehadiran lo buat ancaman bagi hubungan gue."
" Hubungan seperti apa yang kamu katakan Laura? Aku sudah tau semuanya," ucap Naya memberanikan diri membuat Laura melotot dengan teman nya sedangkan yang lain mulai bertanya-tanya tentang perkataan Naya.
" Apa maksud lo?" Tanya Laura terus mendekat dan semakin mengeratkan jambakan nya.
" Apa aku harus membongkar nya di sini? Kamu tidak takut menanggung malu jika semua orang tau?"
Laura semakin emosi dan langsung menampar Naya membuat Naya terpanting dan yang lain melihatnya langsung teriak kaget termasuk Mia yang refleks memanggil nama Naya dan seseorang yang juga memanggil nama Naya dan langsung berada di dekat Naya.
" Laura apa-apain ini?" Laura melotot ketakutan melihat Gema dll beserta Aska mendatangi nya dan raut wajah Gema sudah memerah.
" Gema aku bisa jelaskan, dia yang memulai duluan, dia yang mengancam aku untuk menghancurkan hubungan kita jadi aku refleks marah dong dan menampar dia," ucap Laura membela sedangkan Naya sudah berada di rangkulan Mia.
" Lo semakin gila ya, lo tuh cewek Pshyco tau Laura," bentak Aska.
" Lo nggak usah ya ikut campur, urus saja cewek lo supaya nggak menganggu hubungan gue."
KAMU SEDANG MEMBACA
Nayanika ( END )
Teen FictionBerawal dari seorang gadis cantik yang imut namun memiliki sorot mata yang tajam bernama Nayanika yang tiba-tiba menembak seorang pria di dalam mall yang entah ia kerasukan apa membuat ia jadi tontonan gratis dan berujung ia di tinggalkan begitu saj...
