Ingin ku tulis semua kisah yang telah ku lewati selama ini, menuangkan nya dalam secarik kertas, lalu membingkainya dan memajang nya. Jika kelak orang yang namanya berada dalam ceritaku itu melihatnya, ketahuilah kamu orang yang berarti dalam perjalanan hidupku. Dan jika kelak kamu melihat tulisan ku, itu pertanda aku sudah dalam peristirahatan selamanya, mengakhiri ceritaku di dunia yang entah berakhir bahagia atau menyedihkan.
Hari minggu kembali menyapa, saatnya anak sekolahan dan orang yang bekerja di luar rumah istirahat dari rutinitas mereka. Naya pun begitu, ia melirik jam yang masih menunjukan pukul 7 pagi, ia masih berada dalam kehangatan selimutnya. Ia rasanya tak ingin beranjak dari tempat ternyaman nya itu, ia pun meraih Hp nya yang berada di atas nakas lalu membuka Applikasi berwarna pink kombinasi kuning itu dan mulai menscroll applikasi itu. Ia melike foto yang ia ikuti hingga tercetus ide mencari username seseorang. Naya pun ke pencarian dan mengetikan nama seseorang dan yang muncul ada beberapa account tapi kebanyakan account fanbase dan 1 satu account yang foto profilnya hitam, Naya pun membuka account itu dan beruntung akun itu tidak terkunci sehingga memudahkan Naya mengeceknya.
Gemalviano
Hanya ada 4 postingan di akun tersebut, yang pertama pada tahun 2019 foto tentang sebuah bunga mawar hitam yang layu dan tanpa caption, lalu foto kedua tulisan kaligrafi yang bertuliskan Daredevil, foto yang ketiga foto seorang wanita berjilbab yang sedang tertunduk seakan sedang mengerjakan sesuatu di dapur dan Naya yakin itu adalah Ratih, bunda Gema dan foto terakhir foto pantai di sore hari dan di upload baru4 hari yang lalu dan semuanya tanpa caption dan tanpa ada yang mengomentari karena kolom komentar memang di nonaktifkan.
Naya semakin penasaran sama sosok Gema, selain dia irit bicara, Gema juga misterius kehidupannya. Walau Naya kenal bunda nya tapi Naya yakin, ada sesuatu yang Gema tutupi selama ini apalagi di akun instagramnya itu seakan menjelaskan sedikit dirinya meski Naya tidak bisa menebak maksud dari foto yang Gema unggah tapi Naya yakin, apa yang Gema unggah itu adalah hal yang membekas di hidupnya termasuk bunda dan geng nya, dan untuk 2 foto lain nya Naya tidak paham. Mungkin foto mawar layu itu tentang kepedihan atau di tinggal dan foto pantai, mungkin Gema suka pantai tapi foto itu rasanya Naya tidak asing namun Naya tidak bisa menebak sosok Gema.
Naya terus memperhatikan postingan Gema yang sebenarnya tak ada yang special namun karena Naya bucin jadi ya dia lihatin saja akun orang yang ia sukai karena kalau mau lihatin orang nya asli nggak bebas dan beberapa menit Naya baru tersadar akan sesuatu. Gema mengupload foto bundanya sendirian tetapi Gema tidak mengupload foto papanya sedangkan yang orang tau Gema masih memiliki ayah bahkan ayahnya orang berpengaruh. Apa itu artinya Gema tidak serumah dengan papa nya? Dan Naya baru ingat, sosok lelaki yang menabraknya di mall tempo hari bersama wanita, itu adalah Hendra Adhitama ,papa Gema. Naya segera menutup mulutnya, ia tidak percaya tentang apa yang ia pikirkan saat ini tapi kalau benar, fix Gema dan Naya hampir mirip kisahnya.
Lelah berspekulasi sendiri, Naya bangun dan turun ke lantai 1 untuk sarapan karena ia sudah lapar dan tidak lama lagi jam minum obatnya. Dan hari ini Naya tidak jadi ke dokter Riko karen dokter Riko sedang keluar kota, ada seminar yang harus ia hadiri sehingga jadwalnya kontrol berpindah hari senin.
" Mau makan apa non?" Tanya Mbok Darmi ke Naya yang sudah duduk di ruang makan.
" Mau makan bakso, andaikan boleh mbok."
" Sabar neng geulis, akan ada waktunya kok non Naya makan semuanya lagi."
" Ya semoga ya mbok, kalau nggak keduluan sama meninggal.",
" Jangan menyerah, tuhan tidak suka dengan hambanya yang mudah putus asa."
Naya tersenyum mendengar nasehat mbok Darmi lalu berterima kasih karena selalu di ingatkan akan terus semangat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nayanika ( END )
Novela JuvenilBerawal dari seorang gadis cantik yang imut namun memiliki sorot mata yang tajam bernama Nayanika yang tiba-tiba menembak seorang pria di dalam mall yang entah ia kerasukan apa membuat ia jadi tontonan gratis dan berujung ia di tinggalkan begitu saj...
