orang tua

448 63 21
                                        

   Sekarang ini aku berada di pusat kota dengan sela, yang memakai baju tuan Putri.

"Ayo ren lama sekali, hihihi"sela menarik tanganku.

"Tunggu dulu"kataku.

   Tak beberapa lama aku sampai di taman tempat, tadi malam aku bertemu ran.

"Wow, indahnya padahal baru beberapa bulan meningalkan kota"sela menarik nafas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Wow, indahnya padahal baru beberapa bulan meningalkan kota"sela menarik nafas.

   Aku tersenyum melihat sela, "indahnya"aku tersenyum senang.

   Sela tersenyum melihatku, "ayo lambat"sela menarik tanganku menuju rumah kaca.

"Wow, tanaman hias semua keren"aku dengan mata berbinar-binar.

"Hihihi, permisi tuan"kata sela.

"Tentu, ah Putri sela kenapa kau ada disini"tuan tersebut terkejut.

"Hihihi"sela tersenyum senang.

"Maaf atas kelancangan hamba Putri"tuan tersebut menghormati sela.

   Sela ikut menghormati tuan tersebut, "dan juga anda siapa? "Tuan tersebut tersenyum ke arahku.

"Oh aku ren Yamamoto tuan"aku menjaga tangan tuan tersebut.

"Eh, ren Yamamoto jangan-jangan kau tunangan Putri sela! "Tuan tersebut menghormatiku.

"Tidak! "Aku beteriak.

"bukanya berita pertunangan Putri dan orang yang bernama ren itu sudah terdengar di seluruh kerajaan?"tuan tersebut bingung.

"Aduh ini hanya kesalah pahaman"aku mengelus kepalaku.

"Tidak dia benaran tunanganku"sela tersenyum.

"Lihat Putri saja mengatakan itu"tuan tersebut menujukku.
"Pick-pick"aku menjewer pipi sela, "jangan yang mengatakan hal yang aneh, nanti namamu akan buruk di dengar orang tahu"kataku.

"Maaf-maaf tapi aku tidak malu kok, mengatakan itu di depan orang banyak"sela mendekatiku sambil menyentuh daguku dengan kedua tangannya yang halus dan agak lebih kecil dari, tanganku.

"Emmm"aku dengan pipi merona.

   Tuan tersebut tersenyum melihatku, "kalau begitu bagaimana kalian melihat bunga blue moon"tuan tersebut tersenyum.

"Bunga blue moon? "Aku bingung.

"Blue, apakah sudah mekar boleh aku melihatnya"sela tersenyum senang.

"Tentu Putri"kata tuan tersebut.

  Aku dan sela di bawah ke tempat yang terlihat berbeda dengan rumah kaca, karena lebih tertutup namun cahaya matahari masih sedikit terlihat.

"Wow"aku tercengah melihat bunga berwarna biru yang tersinari cahaya,mirip cahaya bulan.

"Wow benar ini bunganya"sela tersenyum senang.

School Girl (The Symbol)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang