putih vs hitam

296 29 15
                                        

   Aku berjalan menuju sela sambil menggendong yuki, "sela kumohon jaga yuki ya"aku tersenyum kecil melihat sela yang syok.

"Ren apakah benar-benar ini dirimu"sela menyentuh wajahku.

   Aku tersenyum kecil melihat sela sambil menurunkan yuki, "benar ini aku, kumohon jaga yuki ya"aku tersenyum lebar.

   Sela tersenyum sambil meneteskan air matanya, "baik hehehe"sela membersihkan air matanya.

   Aku bediri membelakangi sela sambil menatap bayanganku, "ayo kita lanjutkan sialan! "Aku melotot melihat bayanganku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

   Aku bediri membelakangi sela sambil menatap bayanganku, "ayo kita lanjutkan sialan! "Aku melotot melihat bayanganku.

"Hehehe baiklah"bayanganku tersenyum senang dan menghilang.

  Dia tepat di depan wajahku,"grab"dia mencengkram wajahku sambil menampilkan senyuman mengerikan, "kau ikut denganku"aku terbawak dengan bayangku layaknya boneka.

   Dia membawaku dan menyeretku ke kubus-kubus yang beterbangan.

   Kubus hancur berantakan karena hantaman tubuhku, "hehehe"dia tersenyum senang sambil melihatku.

"Grab "aku mencengkram kuat wajahnya dan membuat dia menghantam tanah.

"Bukkk-bukkk"aku menghentak-hentakan kepalanya.

   Kubus dari retak kecil menjadi besar, dan semakin besar, "bomshh"aku menghentakan kepalanya untuk terakhir kali.

"Bomshhh"kubus hancur membuat debu beterbangan menutupi tempat ini.

"Mengerikan sekali "lucy menahan rasa sakit di perutnya.

"Kita melihat petarungan 2 monster"selina melihat petarung kami sambil menyenderkan tubuhnya.

"Bukan monster tapi iblis"rin gemetaran karena melihat aura kami saja.

   Hantaman pukulan bertubi-tubi mengenai seluruh tubuh kami berdua, makin banyak kubus yang hancur karena kami berdua.

"Cough"dia temundur dengan mulut mengeluarkan darah,"Bukkkk"dia membalas pukulannya ke wajahku.

"Sakit sialan "aku dengan hidung mimisan menggunakan kuda-kudaku yang lain.

"Yama style oni "pukulan sangat keras mengenai wajah dia.

   Mendadak keluar bayangan hitam dari tubuhnya, "aku ambil lagi"aku menarik bayangan itu.

"Wunggggg"tubuhku mulai nampak lagi dan tatto muncul di tangan kananku.

"Sialan, padahal sedikit lagi "dia memukul tanah dengan wajah penuh amarah.

"Aku sudah muak saat kau, menyakiti teman-temanku sialan "aku melotot melihatnya.

"Hehehe, jadi kau pikir aku ped... "Dia langsung terkena tendangan di wajahnya.

   Wajahnya mengeluarkan banyak darah dan, "grab"aku mencekik lehernya dengan sangat kuat.

"Hehehe, ayo lakukan! "Dia tersenyum senang melihatku.

School Girl (The Symbol)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang