Ren Yamamoto remaja biasa yang ingin putus sekolah saat sma tapi, itu semua berubah saat dia mendapatkan beasiswa sekolah the elit.
Karena dia tidak tahu tentang sekolah itu, dia mendatangi sekolah tersebut dan ternyata ini adalah sekolah untuk per...
Aku sudah di atas panggung pertarungan di the elit, banyak orang yang beteriak semangat karena jumlah pertarungan hanya sampai 5 pertarungan tapi hanya di selesaikan satu hari saja.
"White boy, white boy"semua memanggil julukan ku.
Aku dengan urat di dahi menahan amarahku,mare di bawah panggung menunjukku.
"Tadi mereka panggil ren white boy?"mare binggung melihatku.
"Tunggu sebentar kakak, kalau tidak salah.....oh itu julukan kakak ren"mine tersenyum sambil menujukan handphone.
"Oh benar ini ren, dia masih rank C "mare melihatku yang sedang pemanasan, "semangat white boy! "Mare meneriakiku.
"Berisik koplak"aku memarahi mare.
"Hehehe, white boy"mare tersenyum mengejek melihatku.
Di ruangan vip khusus anggota dewan, semua terdiam sambil menunduk kepalanya.
Sela gemetaran sambil mengepalakan tangan kananya, "(gawat aku enggak bisa menahan ya) hahahahaha! "Sela tertawa terbahak-bahak.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Julukan apa'an itu,puffff"yuki menahan tawanya.
"Maaf ren, julukanmu terdengar aneh"alice gemetaran dengan pipi memerah karena tidak bisa menahan tawanya.
"Hahahaha"semua anggota dewan tertawa termasuk ricka, yang tidak sanggup lagi menahannya.
"Ayo kesini bocah "ricka dengan wajah mengejek.
"Hahaha, hentikan ricka san perutku aduh-aduh"erina tertawa sambil menyentuh perutnya.
"Bocah putih, hemmmm menarik sekali"ran dengan wajah keren.
"Semangat white boy"selina beteriak lewat mik.
"Ehhhhhh"semua terkejut karena melihat selina yang menghidupkan miknya.
"Itu salah satu anggota dewan "semua orang terkejut melihat selina.