Jadi dokter, pacar, suami, kakak ipar, kakak, selingkuhan, guru ngaji ataupun tutor? Jung Jaehyun of NCT bisa menjadi siapun yang kalian inginkan. Fiktif belaka ya jangan disamakan dengan kehidupan real life sang idola. Di sini kamu yang jadi lead f...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
BREAKING NEWS :
Mayat terbakar di temukan di tepi jalan, diduga korban pembunuhan. Petugas memasukkan sosok mayat yang hangus terbakar yang ditemukan warga saat melewati jalan tersebut. Terkonfirmasi, polisi menyatakan mayat yang hangus terbakar ditemukan warga di simpang jalan adalah sosok perempuan berinisial Y/N.
Laki-laki bertubuh tegap itu tersenyum miring setelah mematikan televisi yang sedang menyiarkan berita pembunuhan dan membuat gempar banyak warga. Dilihatnya ponsel pintar miliknya yang sedang bergetar hebat menandakan ada panggilan masuk.
"Bos?"
"Ya?"
"Aman."
"Lo yakin Chan? Nggak ada saksi mata yang lihat kan?"
"Aman bos, semuanya bersih."
"Okay, gue transfer sisanya. Setelah ini cari kerja yang layak Chan, nggak mungkin lo terus kasih makan keluarga lo pakai uang itu kan?"
"Terus, bagaimana dengan bos?"
"Gue? Pensiun. Gue capek terus-terusan ada di lingkaran hitam," jelas Jaehyun.
"Gimana sama gadis yang lo sekap bos?" tanya Chandra penasaran. Gadis itu harusnya menjadi korban pembunuhan terakhir Jaehyun. Tapi entah karena hal apa Jaehyun meminta Chandra untuk mengganti korbannya dengan wanita lain.
"Gue nggak tahu mau gue apain, gue nggak habis pikir kenapa bisa om dia sejahat itu mau bunuh dia cuma karena masalah harta?"
"Lo kasihan sama dia bos?"
"Mungkin," balas Jaehyun acuh. Laki-laki itu menyesap nikotin yang sudah separuh dan menghembuskannya ke udara.
"Gue tebak, lo jatuh cinta sama dia."
"Ngarang," tuduh Jaehyun asal. Mana mungkin seorang Jaehyun jatuh cinta dengan korbannya, ditambah hati laki-laki itu sudah tertutup tak mudah untuk dimasuki oleh wanita lain.
"Kali aja bos, hati nggak ada yang tahu. Ngapain coba lo biarin dia hidup dan memilih gantiin orang lain buat jadi korban?" Jaehyun membenarkan pertanyaan Chandra. Semakin dirinya mencari alasan mengapa bisa membiarkan gadis yang tak dikenalnya itu agar tetap hidup justru dirinya tak menemukan jawaban apa pun. Apakah hati nuraninya sebagai manusia sudah kembali?
Hey, Jaehyun itu dikenal sebagai pembunuh bayaran yang kejam yang tidak pernah mengecewakan clientnya.
Jaehyun jadi mengingat client terakhirnya yang memintanya untuk membakar seorang gadis. "Saya mau kamu bunuh dia, bakar hidup-hidup, bila perlu setubuhi dia terlebih dahulu." Sekejam-kejamnya Jaehyun, dia tidak pernah melakukan hal keji seperti itu. Jika memang dia mau dia lebih memilih untuk menyewa seorang jalang dibanding harus menyetubuhi korbannya.
"Yaudah, gue pamit ya bos."
"Hmm. Jaga diri lo dan keluarga lo, Chan."
Selepas mematikan sambungan teleponnya dengan Chandra sang kaki tangan, Jaehyun berjalan ke arah kamar di sebelah. Ia membuka pintu kamar secara perlahan, memperhatikan gadis yang sedang meringkuk dengan mata tertutup kain, tangan dan kakinya pun diikat, tak lupa dengan bibirnya yang dibekap sehelai kain berwarna hitam.