Jadi dokter, pacar, suami, kakak ipar, kakak, selingkuhan, guru ngaji ataupun tutor? Jung Jaehyun of NCT bisa menjadi siapun yang kalian inginkan. Fiktif belaka ya jangan disamakan dengan kehidupan real life sang idola. Di sini kamu yang jadi lead f...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Gadis itu menatap sang dosen dengan tatapan yang sulit diartikan, hanya gadis bernama yourname yang dapat merasakan bagaimana perasaannya saat ini.
Banyak perubahan yang dialami oleh Jaehyun menjelang seminggu perpisahan mereka, Jaehyun yang lebih terlihat pendiam dan menuruti semua keinginan Y/N tanpa harus melakukan aksi protes terlebih dahulu.
Aneh, benar-benar aneh. Merasa kebingungan Y/N pun mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi kepada rekan kerja sang papa.
Ada hal yang tak biasa yang ditunjukkan Jaehyun belakangan ini, ditambah pria itu dengan semangat menyelesaikan skripsi Y/N hingga rampung 90%. Hebat bukan?
"10% lagi, harus banget saya yang tuntaskan? Tersisa bab terakhir. Masa segini aja kamu nggak bisa tarik kesimpulan."
"Kok ya kalimat Bapak seakan saya nggak berjuang apa-apa untuk skripsi saya?"
"Memang, kan kamu cuma liatin aja."
"Siapa bilang? Saya support Bapak lho... Nemenin Bapak, Bapak lupa siapa orang yang berbaik hati membuatkan Bapak kopi dan camilan lain supaya otak Bapak bekerja secara maksimal? Saya Pak. Lupa?" Gadis itu memicingkan matanya, ternyata perubahan yang dialami Jaehyun hanya bersifat sementara, buktinya tingkat menyebalkan pria itu sudah kembali pada diri Jaehyun.
"Yasudah kerjakan, waktu kamu hanya tersisa lima hari," tandas Jaehyun.
"Sekalian aja Bapak koreksi deh biar nggak kerja dua kali."
"Saya yang kerjain, saya juga yang mengoreksi gitu?" tanya Jaehyun dengan wajah mengintimidasi. Jujur saja akhir-akhir ini Jaehyun sedang kelelahan dan banyak pikiran perihal ucapan sang ibu yang menginginkan dirinya menikah dalam waktu dekat.
"Ih, Bapak kan dospem saya."
"Mana ada dospem yang turun tangan sendiri buat ngerjain tugas akhir mahasiswanya?"
"Lho, bukan salah saya toh? Coba diingat lagi, apa yang membuat Bapak bisa sampai seperti sekarang ini?"
"Pintar kamu ya?"
"Ya jelas, yourname. Udah cantik, pintar lagi."
"Minggir. Saya mau ke kamar mandi, mual perut saya."
"IH, PAK JAEHYUN JANGAN GEMES-GEMES. NANTI KALAU SAYA SUKA, BAPAK MAU TANGGUNG JAWAB?"
"Nggak boleh suka. Kamu bukan tipe saya."
Dasar galak!
Y/N mengerucutkan bibir, dalam hati sudah banyak sumpah serapah yang dirapalkanya untuk Jaehyun. Pria berdimple itu tak segan-segan untuk menolak mentah-mentah dirinya. Padahal Tuhan dapat membolak-balik hati manusia dengan mudahnya, bisa saja Jaehyun berubah pikiran besok lalu mengajaknya untuk menikah. "Hey, ke mana pikiranmu Y/N? Ayo kembali fokus. Jangan karena dirimu dijodohkan oleh pria pilihan Papa jadi memikirkan hal gila seperti ini," rutuknya di dalam hati.