Jadi dokter, pacar, suami, kakak ipar, kakak, selingkuhan, guru ngaji ataupun tutor? Jung Jaehyun of NCT bisa menjadi siapun yang kalian inginkan. Fiktif belaka ya jangan disamakan dengan kehidupan real life sang idola. Di sini kamu yang jadi lead f...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Wanita itu memijat pelipisnya, mengapa harinya sial sekali di saat tidak ada sang suami di sampingnya. Ia terlihat kebingungan, haruskah dirinya meliburkan diri saat ini?
"Iya Mas, aku tahu. Tapi nggak mungkin juga kan aku naik kendaraan umum? Jalan satu-satunya ya aku harus bawa motor."
"Titip absen aja ya? Aku khawatir banget sama kamu kalau kamu naik angkutan umum atau ngendarain motor sendiri, kamu tahu sendiri kan motor itu belum aku service semenjak kita menikah?"
"Ya mau bagaimana lagi. Kunci mobil juga ke bawa sama kamu kan?"
"Maaf ya sayang? Nanti aku hubungi montir langganan aku buat service mobil kamu secepatnya."
"Kenapa minta maaf?"
Y/N menghela nafasnya pelan, harus berapa kali suaminya meminta maaf di saat pria itu tidak melakukan kesalahan apapun, bukan salahnya jika pria itu sedang berada di luar negeri saat ini. Tuntutan pekerjaannya lah yang mengharuskan sang suami pergi ke Jepang.
"Seharusnya aku ada di saat kamu lagi kesulitan kayak gini."
"Apa sih Mas, dangdut banget. Lagian kamu di sana juga kerja kan? Bukan untuk senang-senang."
"Ya tapi—"
"Udah. Kamu tenang aja, selesain pekerjaan kamu di sana. Inget ya kamu udah punya istri, matanya dijaga hatinya juga dijaga. Aku bisa minta jemput Dejun nanti, hari ini yang ngajar Pak Layandra. Nggak mungkin juga aku bisa titip absen Mas."
"Iya sayang, harusnya aku yang bilang itu ke kamu. Jauhin Jaehyun. Kabarin aku selalu kalau ada apa-apa. Miss you, aku kangen kamu banget, aku cuma bisa peluk guling seminggu belakangan."
"Sabar ya sayangnya aku, nanti kalau kamu pulang pasti terbayarkan."
Keduanya tersenyum seraya menatap satu sama lain melalui video call, jadi ini yang dirasakan ketika LDR? Doyoung sedang berada di Jepang saat ini, kurang lebih selama sebulan pria itu akan menetap di sana, baru satu Minggu merasakan hubungan jarak jauh rasanya seperti berbulan-bulan ditinggal oleh Doyoung, Y/N terbiasa bersama dengan Doyoung karena Doyoung yang selalu menjadi tumpuan hidupnya.
"Yaudah, aku tutup ya yang. Bentar lagi aku kunjungan beberapa kampus di sini."
"Iya Mas, have fun and take care... Istirahat yang cukup sama jangan lupa makan yang teratur, harus lakuin karena nggak ada aku yang selalu ingetin kamu di sana."
"Siap Bunda Y/N..."
Doyoung terkekeh sesaat memperhatikan perubahan sikap Y/N yang malu-malu dan merona jika dipanggil dengan sebutan bunda.
"Kenapa sih, kamu selalu malu kalau aku panggil kamu dengan sebutan itu? Jangan gemes-gemes dong. Aku jadi pengen cepat pulang. Beli tiket pulang aja apa ya?"
"Eh, sembarangan banget. Tiketnya kan mahal Mas, ditahan ya? Kamu juga yang selalu godain aku terus, kita kan udah sepakat perihal menunda momongan."
"Iya, iya. I Love you. kissnya jadi double setelah aku pulang ya."