Best Friend

864 114 6
                                        

"JAEHYUN! Bisa ketuk pintunya dulu nggak sebelum lo masuk kamar gue?! Kebiasaan banget IHHHH

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"JAEHYUN! Bisa ketuk pintunya dulu nggak sebelum lo masuk kamar gue?! Kebiasaan banget IHHHH... Kalau gue lagi ganti baju gimana?!"

Y/N berteriak kesal kepada Jaehyun, teman kecilnya itu terkadang tidak memiliki sopan santun. Memang sedari kecil mereka selalu bersama apalagi rumah mereka berdekatan tapi bukan berarti Jaehyun bisa sesuka hatinya memasuki kamar Y/N kan? Perlu diingat jika Y/N adalah seorang wanita.

Jaehyun, pria yang sedang dimarahi pun berjalan dengan santai ke arah ranjang milik Y/N, tanpa peduli raut wajah temannya. "Rejeki lah buat gue," jawabnya.

"Awww!" ringis Jaehyun.

"Makan tuh rejeki," sembur Y/N, gadis itu melempar boneka besarnya ke arah Jaehyun hingga pria itu jatuh tersungkur.

"Bar-bar banget, cewek bukan sih lo?"

"Bodo amat, lo ngapain ke mari? Ganggu hari libur gue aja. Bukannya lembur?"

Y/N tahu betul bagaimana sifat gila kerja Jaehyun meskipun perusahaan tersebut milik ayah Jaehyun sendiri. Jaehyun tetaplah Jaehyun, tak ada hari libur baginya kecuali saat di mana Y/N sedang membutuhkannya, pria itu akan selalu sigap dan siaga, menurut Jaehyun Y/N is number one.

"Pusing," keluh Jaehyun tiba-tiba. Y/N yang sedang duduk di meja rias pun bergerak menghampiri pria yang sedang memegang kepalanya itu, apa pukulannya tadi terlalu keras?

"Mana yang sakit Jae? Duh... Sorry," ucapnya meringis, "Lo juga sih sering iseng dan sesuka hati kalau di sini. Lo lupa ya kita beda gender?"

"Udah kebiasaan, kita juga dulu sering mandi bareng kan?" celetuk Jaehyun yang terkesan tak tahu diri. Sebuah jitakan keras sukses mendarat di kepala Jaehyun. "Astaghfirullah, galak banget tunangannya Yiraga!" sungut Jaehyun tak terima.

"Biarin! Jae... kita ini udah dewasa. Nggak usah lah inget-inget kejadian yang kayak gitu, lagian dulu kita masih kecil."

"Kalau sekarang, mau nyoba nggak? Mandi bareng?" tanya Jaehyun. Kedua alisnya terangkat untuk menggoda Y/N. Jaehyun yang menyadari dalam bahaya besar segera menjauh dari sana. "Iya ampun. Bercanda doang elah," lanjutnya.

"Maju sini lo! Mau gue hantem sebelah mana hah?!"

"BUNDA!!!!" Seruan Jaehyun membuat Y/N tersenyum remeh.

"Halah, payah... Bisanya ngadu doang sama Bunda. Sini kalau berani hadapin gue sendiri. Nggak usah bawa-bawa Bunda."

"BUN LIAT ANAK GADISNYA, JAEHYUN DIPITING LEHERNYA BUN, TOLONGIN BUNDAA...."

"Mamam nih mandi bareng. Enak kan? Sesek nafas kan lo?" tanya Y/N. Gadis itu sedang merasa di atas angin, merasa bahwa dirinya sebagai pemenang kali ini.

"Uhuk.. uhuuk... Uhukk." Jaehyun terbatuk, wajah dan telinganya sudah memerah.

Suara langkah kaki membuat Y/N menoleh, sang bunda sudah berdiri di depannya lengkap dengan apron yang masih menempel pada tubuhnya.

JAEHYUN AS (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang