Hot Daddy

2.1K 149 1
                                        

Jangan bersedih, ini merupakan sequel dari Duren alias Duda Keren

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jangan bersedih, ini merupakan sequel dari Duren alias Duda Keren. Biar nggak bingung bisa baca part sebelumnya ya Duren pt1-4 biar nyambung ke cerita ini. Kalau misalnya ada yang nggak suka sama cerita ini bisa diskip aja karena cerita ini akan mengarah kepada pasutri yang baru aja menikah jadi harap maklum kalau ada dirty talknya. Enjoy the story, dan jangan lupa untuk feedback-nya. Makasih all!
_________________________________

Aku tak habis pikir, mengapa suamiku selalu melarang Nara pulang membawa kekasihnya? Lagipula aku dan Mas Jaehyun juga mengenal kekasih baru Nara dengan sangat baik. Dia Dejun, kekasih baru Nara. Akhirnya Dejun memutuskan untuk menjalin kasih kembali setelah aku yang terus menerus menyakitinya.

Hubunganku dengan Dejun telah kandas, semua itu karena Nara yang memohon kepadanya dan juga kepada Papa agar keduanya mau merestui hubunganku dengan sang ayah.

Aku bersyukur memiliki Nara sebagai temanku yang juga merangkap sebagai anakku. Mau tahu bagaimana rasanya? Aku tak bisa menjelaskan, jika kalian ingin merasakan apa yang aku rasakan saat ini silahkan kalian menikah dengan ayah teman kalian sendiri.

Hey, ayolah... Aku hanya bercanda, jangan dianggap serius ucapanku tadi.

"Kamu pulang jam berapa hari ini?"

"Kamu udah sembuh dari lupa ingatan, masih aja tanya jadwal aku. Jadwalku masih sama kayak Minggu yang lalu. Kenapa sih? Aku juga butuh belajar kelompok loh. Kalau kamu mau nemenin aku juga nggak apa-apa sih."

"Memangnya kamu siap kalau aku digandrungi cewek lain?" Sungguh, percaya diri sekali pria satu anak ini.

"Ya emang kenapa? Kalau kamu kepincut sama cewek lain aku juga masih bisa kok cari cowok lain," tandasku. Suami memang harus ditakuti seperti ini agar mereka tidak berani untuk bermain di belakang kita.

Pria yang dulu sempat membuat hatiku terombang-ambing ini menggiring tubuhku ke arah dinding membuatku sama sekali tak bisa berkutik ataupun kabur dari dirinya. "Oh, mulai berani?"

"Ya kamu duluan yang mulai, kalau kamu selingkuh. Aku juga bisa selingkuh. Hidup nggak usah dibuat pusing. Lagi pula Nara juga bakalan setuju sama apa yang aku lakuin saat tahu gimana kelakuan kamu nanti," ancamku.

"Aku belum ngapa-ngapain, tapi kamu udah berani ngancem." Sejujurnya aku sedang menahan tawa, pria yang katanya berusia hampir empat puluh Tahun ini kenapa bisa bersikap berlebihan.

"Apaan sih Mas, kamu kalau cemburu jangan begini banget dong. Aku jadi nggak bisa bergerak leluasa, aku juga sadar diri kok kalau aku sudah bersuami."

JAEHYUN AS (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang