Suami Sempurna Pt. 2

1.1K 131 1
                                        

Aku mengerjapkan mataku berkali-kali, saat semuanya terlihat jelas, aku menatap langit-langit kamar

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku mengerjapkan mataku berkali-kali, saat semuanya terlihat jelas, aku menatap langit-langit kamar. Kamar yang biasa aku dan Mas Jaehyun tempati.

Kulihat Mas Jaehyun berjalan menghampiriku, "Udah bangun? Tidur kamu nyenyak banget, aku sampai nggak tega mau bangunin kamu. Ayo sarapan dulu, aku udah masakin nasi goreng kesukaan kamu," ucapnya bersemangat, seakan tak terjadi apa-apa sebelumnya.

"Kok diem aja? Masih pusing kepalanya?"

Aku menggeleng pelan menjawab pertanyaannya, bukankah seharusnya kami ada di acara ulang tahun papa mertuaku? Lalu mengapa aku ada di kamar ini? Dan Mas Jaehyun terlihat biasa saja, tidak ada amarah sama sekali di wajahnya.

"Sayang?"

"Kamu kenapa masih ada di sini?" tanyaku tiba-tiba, aku juga tak sadar mengapa kalimat itu yang terlontar dari bibirku.

"Ada apa sih yang? Ini kan hari libur? Aku nggak ngantor. Kamu lupa? Kamu kenapa? Habis mimpi apa sampai buat kamu linglung begini?" tanya Mas Jaehyun bertubi-tubi.

Seketika aku merasa aneh, dia yang terlihat biasa saja membuatku semakin curiga. Seharusnya dia meminta maaf padaku atau memberikan pengertian kepadaku, memintaku agar percaya kepadanya kan?

Apa dia setuju dengan permintaan papa mertua?

Mas Jaehyun mau berpoligami?

Bagaimana bisa?

"Sayang? Kok malah bengong."

"Kamu beneran mau duain aku ya? Udah nggak cinta lagi sama aku? Kamu bohong, katanya cinta aku sampai mati. Kamu bohong, katanya mau buat aku bahagia terus sampai kakek-nenek, aku belum jadi nenek-nenek aja kamu malah mau ninggalin aku."

"Heh, kok malah nangis begini? Siapa yang mau duain kamu coba? Dan siapa yang mau ninggalin kamu?" tanyanya dengan wajah terkejut. Aku merasa jika dia sedang berdusta saat ini. Pintar sekali berkilah.

"Ngaku aja, kamu mau nikah lagi kan? Kamu setuju sama permintaan Papa kan buat kamu berpoligami?"

"Astaga sayang. Ini kamu dapat info dari mana? Aku ketemu Papa aja belum, mana mungkin Papa nyuruh aku nikah lagi sedangkan aku udah punya kamu," jelasnya.

Aku menatap wajahnya yang terlihat serius. "Bener? kamu nggak lagi bohongin aku kan?" tanyaku mengintimidasinya.


"Sumpah sayang."

"Dia cantik ya? Cantikan aku apa dia?"

JAEHYUN AS (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang