Om Jaehyun

2.4K 194 2
                                        

Cuaca sedang panas-panasnya membuat sang gadis berkulit putih susu itu semakin tak karuan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Cuaca sedang panas-panasnya membuat sang gadis berkulit putih susu itu semakin tak karuan. Selepas dirinya bertengkar hebat dengan sang Papa, Y/N memutuskan untuk kabur dari rumah membuat sang sahabat terkejut bukan main.

"Y/N, gue tahu lo itu terlalu ajaib, tapi seajaib-ajaibnya elo jangan sampe punya pemikiran buat kabur dari rumah. Lo yang lebih paham bokap lo kayak gimana. Kalian sama-sama keras harusnya lo lebih bisa mengalah."

Y/N berdecak menatap tak suka ke arah Dejun, dia bukan butuh nasihat untuk saat ini. "Jun, gue lagi nggak butuh saran atau nasihat. Kali ini gue benar-benar nggak bisa ngalah sama Papa."

"Kali ini apa lagi?"

"Gue di jo.do.hin! Gila kan?" ungkap Y/N tak habis pikir. Y/N tahu jika sepeninggal ibunya sang papa mendesaknya untuk menerima mama baru tapi, Y/N tidak menyetujui itu dan dia sadar perjodohan konyol ini pasti juga akal-akalan sang papa.

Hey, siapa yang mau dijodohkan saat usia kalian belum dewasa? Usia Y/N saja belum genap dua puluh Tahun. Kalau memang sang papa ingin menikah lagi, kenapa harus meminta Y/N untuk menikah di usia muda pula?

"Gue tahu ini akal-akalan si wanita gila itu yang mendesak Papa agar gue keluar dari rumah karena mereka bisa melangsungkan pernikahan setelah itu dan juga wanita itu bakalan bebas berkeliaran di rumah. Gue nggak ngerti kenapa Papa nggak bisa lepas dari wanita seperti dia. Dia nggak sebaik Mama, Jun."

Dejun menepuk bahu sahabatnya pelan. Kali ini bukan masalah biasa hingga membuat Y/N memutuskan untuk kabur dari rumah. "Terus lo mau tidur di mana setelah ini? Bokap lo pasti tahu keberadaan anaknya. Om Juan nggak akan segan-segan buat nyuruh orang suruhannya narik paksa lo untuk pulang."

"Gue nggak takut Jun. Lo bisa bantu gue cari tempat sewa kan? Kontrakan petak juga nggak masalah. Gue udah muak berada di rumah dengan wanita itu yang berkeliaran setiap hari. Rasanya beneran sesak," ungkap Y/N.

Rumah seluas itu membuatnya terasa sangat sesak. Y/N benci ketika ada wanita lain selain dirinya, mamanya, dan para maid berkeliaran di rumah.

"Lo udah tahu siapa yang mau dijodohin sama lo?" tanya Dejun lagi. Sungguh Dejun sangat penasaran. Bagaimana bisa kamu dipaksa untuk melakukan perjodohan.

"Udah, dia Jung Jaehyun."

"Lo lagi nggak ngibulin gue kan? Dosen Statistika?"

"Iya, gila kan? Dunia sempit banget ya Jun. Lo tahu jarak dia sama gue beda jauh kan? Belasan tahun," kata Y/N penuh emosi di akhir kalimat. "Gue berasa nikah sama om-om, you know?

"Terus Pak Jaehyun tahu kalau kalian itu dijodohin?"

Y/N mengedikkan bahunya kemudian meminum segelas air mineral dingin yang ada di hadapannya hingga tandas. Tubuhnya terasa sangat panas. "Nggak tahu dan gue nggak mau tahu. Gue menolak keras perjodohan ini. Lagi pula gue belum mau berkomitmen. Bisa gila gue kalau nikah sama Pak Jaehyun yang perfectionist itu."

JAEHYUN AS (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang