Jadi dokter, pacar, suami, kakak ipar, kakak, selingkuhan, guru ngaji ataupun tutor? Jung Jaehyun of NCT bisa menjadi siapun yang kalian inginkan. Fiktif belaka ya jangan disamakan dengan kehidupan real life sang idola. Di sini kamu yang jadi lead f...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Mbak, biar gue aja yang ke pasar. Mbak nggak usah ikut," kata Y/N menahan pergerakan kakak iparnya. Mereka memang memiliki bisnis keluarga di bidang kuliner.
Alleta dan Y/N memilih untuk membuka catering. Merk dagangnya pun sudah tersebar luas di beberapa kantor. Termasuk kantor suami kakak iparnya sendiri, sudah banyak pelanggan yang memakai catering mereka.
"Tumbenan?"
"Lah, liat perut udah buncit begitu. Ngeri kalau lo kenapa-napa di pasar."
"Yaudah kalau gitu, gue siapin yang lain. Tapi inget beli kelapanya di tempat biasa soalnya beli di 2J itu masih fresh terus murah lagi. Agak keras juga kalau ngomong sama penjualnya ya?"
Y/N menganggukkan kepala padahal dia tidak mengerti maksud dari sang kakak ipar.
"Iya, iya ntar gue beli di si 2J. Siapa? Two J tadi. Lo juga jangan diforsir, kalau capek istirahat, kasian baby utun."
"Jelek amat manggil nama anak gue, udah dibilangin baby moon."
"Iya, baby moon."
"Nah, cakep."
"Gue jalan ya Mbak," pamit Y/N.
"Yow, tulus ya?" Y/N mengerutkan keningnya tak mengerti, "Hati-hati di jalan," sambung Alleta.
"Bazeng, sempet-sempetnya," timpal Y/N dan dihadiahi kekehan dari sang kakak ipar.
Mereka berdua memang satu server makanya usaha mereka berjalan lancar sampai detik ini bahkan mereka tidak pernah kemusuhan.
Y/N banyak menerima saran dari sang kakak ipar apalagi soal percintaannya dengan Jung Jaehyun. Kakak tingkatnya yang judes, galak, dan tidak berperikemanusiaan.
•
•
"Loh Jae, kok lo bisa di sini?" tanya Y/N. Dirinya tampak kebingungan, bukankah ini toko kelapa yang dimaksud kakak iparnya kan? Two J yang dimaksud, tapi bukan pelayan yang biasa yang melayani dirinya kemarin melainkan Jaehyun, si kakak Tingkatnya.
"Elo lagi," celetuk Jaehyun pelan.
"Ini tempat umum, kagak ada salahnya gue dimari. Lagian elo ngapain di sini dah Jae, bukannya di kampus, lo kan anak organisasi?"
"Emang ada larangan anak organisasi nggak boleh jualan, lagian ini tokonya abang gue. Gue bantuin dia."
"Ya bukan gitu Jae maksud gue. Lo kan nggak ada waktu buat ginian karena saking sibuknya di kampus," jelas Y/N, Jaehyun tak menghiraukan ucapan Y/N. Pria itu melirik ke arah sang kakak.